Selular.ID – Vivo melalui lini Vivo X300 disebut menjadi salah satu kandidat kuat di segmen flagship 2026, terutama berkat fokus pada kamera dan performa tinggi.
Namun di saat yang sama, sejumlah vendor global menghadirkan perangkat pesaing dengan spesifikasi dan fitur yang sebanding, memberikan alternatif bagi konsumen di kelas premium.
Laporan media global menyebutkan pada April 2026 menyoroti setidaknya lima smartphone flagship dari berbagai brand yang dapat menjadi alternatif langsung bagi Vivo X300.
Dalam konteks pasar, persaingan di kelas flagship semakin ketat seiring adopsi chipset generasi terbaru dan peningkatan kemampuan fotografi berbasis AI.
Vendor seperti Samsung, Xiaomi, hingga OnePlus terus memperkuat portofolio mereka untuk menantang dominasi pemain utama di segmen premium.
Salah satu alternatif yang disorot adalah Samsung Galaxy S25 dari Samsung. Perangkat ini mengandalkan kombinasi layar AMOLED dengan refresh rate tinggi serta chipset flagship terbaru.
Samsung juga mempertahankan fokus pada ekosistem dan optimalisasi software, termasuk peningkatan fitur kamera berbasis kecerdasan buatan.
Dari Xiaomi, Xiaomi 15 menjadi pesaing langsung dengan pendekatan pada performa dan fotografi.
Xiaomi terus melanjutkan kolaborasi dengan brand kamera global untuk meningkatkan kualitas imaging, sekaligus menghadirkan desain premium dan pengisian daya cepat sebagai nilai tambah.
Sementara itu, OnePlus menghadirkan OnePlus 13 yang mengedepankan performa tinggi dan pengalaman pengguna yang ringan melalui antarmuka OxygenOS.
Perangkat ini dikenal fokus pada kecepatan dan stabilitas, terutama untuk penggunaan intensif seperti gaming dan multitasking.
Alternatif lainnya datang dari Oppo melalui Oppo Find X8. Oppo memperkuat lini flagship dengan inovasi kamera dan desain, serta integrasi fitur AI untuk meningkatkan pengalaman fotografi dan video.
Selain itu, Google menawarkan Pixel 9 Pro sebagai opsi berbasis ekosistem Android murni.
Keunggulan utama perangkat ini terletak pada pemrosesan gambar berbasis komputasi (computational photography), yang memanfaatkan algoritma AI untuk menghasilkan kualitas foto konsisten di berbagai kondisi.
Kelima perangkat tersebut mencerminkan arah industri smartphone premium saat ini, di mana diferensiasi tidak hanya bergantung pada spesifikasi hardware, tetapi juga pada integrasi software, AI, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Vivo X300 sendiri diposisikan untuk bersaing di area serupa, terutama dalam hal kamera dan performa.
Pasar Flagship Indonesia 2026
Sepanjang awal 2025 hingga pertengahan 2026, sejumlah perangkat premium telah resmi beredar atau tersedia melalui jalur distribusi global yang masuk ke pasar Indonesia.
Masing-masing brand membawa pendekatan berbeda, mulai dari fokus fotografi, performa gaming, hingga integrasi ekosistem.
Vivo
Vivo secara resmi meluncurkan seri X300 pada November 2025 di Indonesia, menghadirkan dua varian flagship: X300 Pro dan X300 standar.
Kedua smartphone ini menjadi yang pertama mengusung chipset MediaTek Dimensity 9500 yang baru diumumkan, menandai lompatan performa signifikan dalam lini produk vivo.
Dipadukan dengan konfigurasi RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB. Chipset flagship ini sebelumnya telah dikabarkan membawa tiga inovasi performa pertama di industri, menjanjikan peningkatan signifikan dalam efisiensi daya dan kemampuan pemrosesan.
Vivo X300 Pro mengusung layar lebih besar 6.78-inch dengan panel 8T LTPO, resolusi 1260 x 2800 piksel, dan dukungan HDR10+ serta Dolby Vision.
Perangkat ini dilengkapi baterai raksasa 6.510 mAh dengan dukungan pengisian daya 90W wired dan 40W wireless
Vivo X300 Pro dengan sistem kamera Zeiss terbaru, sementara X300 standar menawarkan paket flagship dalam bodi lebih kompak yang banyak dinantikan pengguna.
Vivo X300 hadir dalam tiga pilihan warna Aurora Pink, Mist Blue, dan Phantom Black dengan dua opsi memori: 12GB + 256GB seharga Rp14.999.000 dan 16GB + 512GB seharga Rp16.999.000.
Sementara vivo X300 Pro tersedia dalam warna premium Dune Brown, Cloud White, dan Phantom Black dengan varian 16GB + 512GB seharga Rp18.999.000.
Samsung
Dari lini Samsung, Samsung Galaxy S25 Ultra menjadi salah satu perangkat yang menonjol.
Smartphone ini mengusung chipset kelas atas seperti Snapdragon 8 Gen terbaru, dipadukan dengan kamera utama hingga 200MP, baterai sekitar 5.000mAh, serta layar Dynamic AMOLED beresolusi tinggi dengan refresh rate 120Hz.
Di Indonesia, perangkat ini berada di kisaran harga premium di atas Rp20 juta, tergantung konfigurasi memori.
Oppo
Oppo secara resmi meluncurkan lini flagship terbarunya, Oppo Find X9 Series, di pasar Indonesia pada awal November 2025. Seri ini terdiri dari dua model Oppo Find X9 dan Oppo Find X9 Pro
Oppo Find X9 Series telah tersedia di pasar Indonesia dengan pilihan varian dan harga sebagai berikut: Find X9: 12/256GB: Rp14,999 juta 16/512GB: Rp16,999 juta Find X9 Pro: 16/512GB: Rp19,999 juta
Oppo Find X9 dilengkapi tiga kamera 50MP yang dikembangkan bersama Hasselblad. Konfigurasinya meliputi kamera utama 50MP dengan sensor Sony LYT-808 1/1.4 inci dan apertur f/1.6, kamera telefoto periskop 50MP dengan sensor besar 1/1.95 inci, serta kamera ultra-wide 50MP dengan apertur f/2.0.
Teknologi telefoto bertenaga AI pada Find X9 mampu menghasilkan zoom hingga 120x. Dari sisi performa, Find X9 ditenagai oleh chip MediaTek Dimensity 9500 dengan fabrikasi 3nm yang dioptimalkan oleh Trinity Engine.
Untuk menopang penggunaan intensif, ponsel ini dilengkapi baterai 7025 mAh dengan dukungan pengisian daya 80W SUPERVOOC dan pengisian nirkabel 50W AIRVOOC.
Varian Pro menghadirkan kamera yang lebih powerful dengan fitur paling menonjol pada kamera telefoto 200MP Kamera utama Find X9 Pro kamera 50MP, dengan sensor Sony LYT-808 1/1.28 inci.
Seperti varian dasar, Find X9 Pro juga menggunakan chip MediaTek Dimensity 9500 dan Trinity Engine, tetapi membawa baterai lebih besar berkapasitas 7500 mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 80W SUPERVOOC dan nirkabel 50W AIRVOOC.
Xiaomi
Xiaomi menghadirkan Xiaomi 15 Ultra sebagai pesaing langsung di segmen fotografi. Perangkat ini dikenal mengandalkan kolaborasi dengan Leica untuk sistem kamera, termasuk sensor besar untuk kebutuhan low-light.
Chipset flagship terbaru dari Qualcomm menjadi andalan, didukung baterai sekitar 5.000mAh dan teknologi pengisian cepat di atas 100W. Harga pasarannya berada di kisaran Rp16–20 jutaan.
Huawei
Huawei resmi menghadirkan kembali lini flagship Mate ke Indonesia melalui Huawei Mate 80 Pro pada 16 April 2026 di Jakarta.Smartphone premium ini dibanderol Rp16.999.000.
Huawei membawa peningkatan signifikan pada sektor fotografi melalui konfigurasi kamera utama 50MP Ultra Lighting dengan sensor RYYB berukuran 1/1.28 inci.
Huawei turut menyematkan fitur AI Composition untuk membantu pengguna mendapatkan komposisi foto yang lebih optimal secara otomatis.
Di sektor ketahanan, Huawei mengusung pendekatan Super Durable Architecture yang dipadukan dengan material Kunlun Glass generasi kedua.
Perusahaan mengklaim material ini memiliki ketahanan hingga 20 kali lebih baik dibanding kaca standar terhadap benturan.
Baca Juga:Oppo Siapkan Find N6 dan X9 Series untuk Kuasai Pasar Flagship
Mate 80 Pro dibekali baterai berkapasitas 5750mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W wired dan 80W wireless.














































