TechDaily.id – Samsung diprediksi akan kembali bangkit di dunia chipset smartphone dengan Exynos 2700. Ini generasi penerus Exynos 2600 yang baru-baru ini menjadi sorotan banyak penggemar teknologi.
Berdasarkan bocoran terbaru, chip ini dikabarkan menghadirkan peningkatan signifikan dalam performa, efisiensi energi, dan manajemen panas — aspek yang selama ini menjadi perhatian utama para pengguna chipset Exynos.

Bocoran Samsung Exynos 2700 Ungkap Peningkatan Besar di Performa
Teknologi 2nm SF2P: Dasar Performa dan Efisiensi Baru
Exynos 2700 dilaporkan akan dibangun pada proses 2nm generasi kedua milik Samsung Foundry, yang dikenal sebagai SF2P. Proses fabrikasi ini lebih maju dibanding pendahulunya dan diperkirakan mampu memberikan peningkatan performa hingga 12% sekaligus mengurangi konsumsi daya sekitar 25%. Hal ini menjadi salah satu kunci bagaimana Exynos 2700 bisa tampil lebih efisien tanpa mengorbankan kemampuan komputasi.
Selain itu, penggunaan inti CPU generasi ARM terbaru seperti C2-Ultra dan C2-Pro diprediksi menyediakan lonjakan instructions per clock (IPC) sekitar 35% lebih tinggi. Artinya, chip ini dapat menangani tugas berat dan multitasking lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Performa Benchmark Lebih Tinggi
Dengan berbagai peningkatan tersebut, rumornya Exynos 2700 mampu mencapai skor benchmark yang tinggi. Diperkirakan nilai Geekbench 6 menjadi sekitar 4.800 untuk single-core dan 15.000 untuk multi-core. Ini mencerminkan lonjakan performa sekitar 40% dan 30% dibanding Exynos 2600.
Skor semacam ini menunjukkan Exynos 2700 mampu bersaing dengan chipset papan atas lainnya dari pesaing seperti Qualcomm dan MediaTek di pasar flagship.

Desain Thermal Lebih Canggih
Salah satu tantangan terbesar Exynos selama ini adalah manajemen panas. Exynos 2700 dilaporkan akan menggunakan teknologi pengemasan FOWLP-SbS (Side-by-Side) dengan Unified Heat Path Block berbasis tembaga, sebagaimana dikutip Gizmo China.
Desain baru ini memungkinkan disipasi panas yang lebih efektif karena DRAM dan application processor diletakkan secara horizontal dengan heatsink yang lebih luas, sehingga mengurangi panas berlebih saat beban kerja berat.
Peningkatan GPU dan Memori
Exynos 2700 kemungkinan akan dilengkapi dengan GPU berbasis AMD Xclipse generasi baru, dipadukan dengan RAM LPDDR6 berkecepatan tinggi dan penyimpanan UFS 5.0. Kombinasi teknologi ini diprediksi bisa menggandakan kecepatan transfer data, memberikan pengalaman gaming dan multimedia yang lebih mulus daripada seri sebelumnya.
Apa Arti Semua Ini bagi Samsung?
Dengan semua peningkatan ini, Exynos 2700 dipandang sebagai upaya Samsung untuk memperkuat posisi in-house chipset mereka dan mengurangi ketergantungan pada rival seperti Qualcomm. Chipset ini kemungkinan besar akan menjadi otak dari lini Galaxy S27 yang akan datang, atau perangkat flagship Samsung generasi berikutnya, mengingat potensinya yang tinggi di segi performa dan efisiensi.
Rumor leak Exynos 2700 menunjukkan bahwa Samsung siap memberikan peningkatan besar di tiga aspek penting: performa, efisiensi daya, dan manajemen panas. Dengan proses fabrikasi 2nm SF2P, arsitektur CPU generasi terbaru, teknologi pengemasan thermal mutakhir, serta dukungan GPU dan memori generasi baru, Exynos 2700 dapat menjadi pesaing kuat di segmen chipset flagship 2027.
Meskipun informasi ini masih berdasarkan bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh Samsung, ekspektasi terhadap Exynos 2700 tetap tinggi di kalangan penggemar teknologi dan pengguna Galaxy.

Chipset Smartphone: Jantung Performa Ponsel di Era Digital
Dalam dunia smartphone, chipset menjadi salah satu komponen paling penting yang menentukan kecepatan, efisiensi daya, dan kemampuan ponsel secara keseluruhan. Baik kamu menggunakan ponsel Android atau iPhone, keberadaan chipset yang tepat bisa membuat pengalaman penggunaan jadi lebih cepat, responsif, dan stabil.
Berita ini akan menjelaskan apa itu chipset smartphone, cara kerjanya, serta rekomendasi chipset populer yang sering digunakan di ponsel terbaru 2026.
Apa Itu Chipset Smartphone?
Chipset adalah sebutan umum untuk sistem sirkuit terpadu utama dalam sebuah smartphone yang mengontrol hampir semua fungsi penting. Di dalamnya terdapat CPU (Central Processing Unit), GPU (Graphics Processing Unit), modem jaringan, dan komponen lainnya yang mengatur pemrosesan data, komunikasi, serta manajemen perangkat keras.
Singkatnya, chipset bertindak sebagai “otak” ponsel, mengatur bagaimana aplikasi berjalan, game diproses, foto diolah, dan jaringan seluler dihubungkan.













































