Techdaily.id – Tahun 2025 menjadi fase penting bagi iQOO Indonesia dalam memperkuat posisinya di pasar smartphone nasional. Brand yang dikenal dengan fokus pada performa ini tak lagi bermain di satu segmen saja, melainkan menghadirkan lini produk yang lengkap dari kelas terjangkau hingga flagship. Strategi tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna Indonesia yang semakin mengandalkan smartphone untuk aktivitas berat, mulai dari gaming, multitasking, hingga produktivitas harian.
Langkah iQOO Indonesia sepanjang 2025 terlihat konsisten. Alih-alih hanya mengejar spesifikasi tinggi di satu produk, iQOO membangun portofolio yang menyeluruh. Setiap perangkat dirancang dengan karakter masing-masing, namun tetap membawa DNA yang sama, yakni performa tinggi dan pengalaman penggunaan yang stabil dalam jangka panjang. Pendekatan ini menjadi fondasi iQOO dalam menyongsong persaingan smartphone performa tinggi di 2026.
Pembuka lini produk 2025 datang dari iQOO Z10 Indonesia. Perangkat ini langsung mencuri perhatian lewat baterai 7.300mAh yang berhasil mencatatkan rekor MURI sebagai smartphone dengan kapasitas baterai terbesar di Tanah Air. Meski mengusung daya besar, iQOO Z10 tetap mengedepankan performa melalui chipset Snapdragon 7s Gen 3, menjadikannya relevan bagi pengguna aktif yang membutuhkan daya tahan panjang tanpa mengorbankan responsivitas.

Masuk ke kelas sub-flagship, iQOO Neo 10 Indonesia menjadi salah satu produk paling menonjol tahun ini. Smartphone ini merupakan perangkat pertama di Indonesia yang ditenagai Snapdragon 8s Gen 4. Tidak hanya itu, iQOO Neo 10 juga mencetak rekor MURI sebagai smartphone sub-flagship pertama yang mampu menjalankan game hingga 144 fps. Posisi ini membuat iQOO Neo 10 kuat di segmen smartphone gaming dengan performa mendekati flagship.
iQOO juga memperluas jangkauan ke segmen harga yang lebih terjangkau melalui iQOO Z10 Lite Indonesia. Smartphone ini menyasar pengguna di kelas Rp2 jutaan, namun tetap membawa fitur yang biasanya ditemukan di kelas lebih tinggi. Layar AMOLED 120Hz, baterai 6.000mAh dengan Bypass Charging, serta sertifikasi IP68 dan IP69 menjadi nilai jual utama iQOO Z10 Lite, sekaligus memperkuat citra #PerformaKelas di segmen entry-level.
Melengkapi lini menengah, iQOO Z10R Indonesia hadir di kisaran harga Rp3 jutaan. Smartphone ini dibekali chipset Dimensity 7360-Turbo, baterai 6.500mAh, serta layar AMOLED 120Hz. Kombinasi tersebut membuat iQOO Z10R berada di posisi kompetitif untuk pengguna yang menginginkan keseimbangan antara performa, visual, dan daya tahan, tanpa harus naik ke kelas sub-flagship.
Puncak inovasi iQOO sepanjang 2025 hadir lewat iQOO 15 Indonesia. Smartphone ini menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5, sekaligus menjadi fondasi iQOO dalam menghadapi persaingan flagship 2026. iQOO 15 membawa layar 2K M14 LEAD™ OLED dengan teknologi polarizer-free pertama di dunia, yang memungkinkan efisiensi daya lebih baik dan tingkat kecerahan lebih tinggi.
Dari sisi performa berkelanjutan, iQOO 15 didukung baterai 7.000mAh BlueVolt Battery dan sistem pendingin 8K Ultra VC Cooling System. Kombinasi ini dirancang untuk menjaga performa tetap stabil, bahkan saat digunakan untuk gaming berat atau pemakaian jangka panjang. iQOO 15 juga menjadi smartphone iQOO pertama yang langsung menjalankan OriginOS 6, sistem yang dioptimalkan untuk performa mulus hingga lima tahun penggunaan.
Dengan portofolio produk yang semakin matang, iQOO Indonesia memasuki 2026 dengan posisi yang jauh lebih kuat. Dari iQOO Z Series hingga iQOO 15 sebagai flagship terbaru, iQOO tidak hanya mengikuti tren, tetapi mulai membentuk standar baru bagi smartphone performa tinggi di Indonesia.













































