Motorola Razr Fold Resmi Diperkenalkan di CES 2026, HP Lipat yang Bisa Bertransformasi Jadi Tablet!

3 weeks ago 37

Techdaily.id – Motorola kembali mencuri perhatian di ajang CES 2026 dengan memperkenalkan Motorola Razr Fold, smartphone lipat terbaru yang tampil berbeda dari identitas Razr sebelumnya. Jika selama ini Razr identik dengan desain flip bernuansa nostalgia, kali ini Motorola mengambil arah baru dengan menghadirkan ponsel lipat bergaya buku yang cocok untuk produktivitas, hiburan, dan multitasking.

Keunggulan Motorola Razr Fold

Simak sejumlah keunggulan yang ditawarkan oleh Motorola Razr Fold berikut ini:

Desain Motorola Razr Fold

Dalam kondisi tertutup, Razr Fold terlihat dan terasa seperti smartphone pada umumnya berkat layar luar berukuran 6,6 inci. Namun saat dibuka, perangkat ini berubah menjadi tablet mini dengan layar utama 8,1 inci beresolusi 2K LTPO, memberikan ruang kerja yang jauh lebih luas untuk membuka banyak aplikasi sekaligus. Motorola menyebut desain ini ditujukan bagi pengguna yang ingin bekerja, berkreasi, sekaligus menikmati hiburan dalam satu perangkat yang fleksibel.

Dari sisi pengalaman pengguna, Motorola mengandalkan layout fleksibel, antarmuka adaptif, serta dukungan stylus moto pen ultra. Kombinasi ini membuat aktivitas seperti mencatat, mengedit dokumen, menggambar, hingga multitasking terasa lebih natural. Razr Fold juga tetap ramping dan nyaman digenggam, meski membawa layar besar di dalam bodinya.

Dilengkapi dengan Motorola Qila

Salah satu sorotan utama Motorola Razr Fold adalah kehadiran Motorola Qira, platform AI terpadu hasil kolaborasi Motorola dan Lenovo. Qira dirancang untuk mengurangi kerepotan pengguna yang sering harus berpindah aplikasi atau perangkat. Dengan satu asisten AI yang konsisten, konteks dan kebiasaan pengguna bisa diingat lintas perangkat.

Fitur seperti Catch Me Up membantu merangkum notifikasi dan informasi penting, sementara Next Move memberikan saran tindakan berdasarkan konteks aktivitas pengguna. Qira juga terintegrasi dengan berbagai mitra besar seperti Microsoft Copilot, Google, Qualcomm, Intel, hingga Perplexity, sehingga AI ini tidak hanya pintar, tetapi juga relevan untuk kebutuhan kerja maupun personal.

Kamera Lengkap dengan Sensor Sony

Untuk urusan kamera, Motorola Razr Fold dibekali tiga kamera belakang 50 MP, yang terdiri dari kamera utama, ultrawide/macro, dan telefoto periskop 3x. Sensor Sony LYTIA menjadi andalan utama untuk menghasilkan foto yang lebih cerah dan detail di berbagai kondisi.

Selain itu, terdapat kamera selfie 32 MP di bagian luar yang memudahkan pengambilan foto saat ponsel tertutup, serta kamera depan 20 MP di layar utama untuk video call dan konten. Dukungan Dolby Vision untuk perekaman video dan sistem stabilisasi membuat hasil video terlihat lebih sinematik dan stabil.

Membawa Motorola Signature

Selain Razr Fold, Motorola juga memperkenalkan lini baru bernama Motorola Signature, yang menjadi representasi ponsel ultra premium mereka. Perangkat ini membawa desain mewah, pilihan warna eksklusif, serta komitmen hingga tujuh tahun update Android dan keamanan.

Motorola Signature ditenagai Snapdragon 8 Gen 5 berbasis 3nm, memiliki empat kamera 50 MP, baterai 5200 mAh, fast charging 90W, serta wireless charging 50W. Layarnya menggunakan Extreme AMOLED 6,8 inci, dilengkapi Dolby Vision, Dolby Atmos, dan audio dari Bose.

Razr FIFA World Cup 2026 Edition

Motorola juga mengumumkan Razr FIFA World Cup 26 Edition, edisi spesial untuk menyambut Piala Dunia 2026. Perangkat ini hadir dengan desain dan software bertema FIFA, termasuk wallpaper eksklusif, ringtone resmi turnamen, serta watermark khusus untuk foto.

Edisi ini tetap membawa fitur unggulan Razr, seperti layar luar pintar, kamera berbasis AI, engsel diperkuat titanium dengan sertifikasi IP48, serta baterai 4500 mAh. Perangkat ini akan mulai tersedia Februari mendatang melalui motorola.com dan Verizon, sebelum masuk ke pasar yang lebih luas.

Di CES 2026, Motorola juga memperluas ekosistem perangkatnya lewat peluncuran moto sound flow, moto watch, moto pen ultra, dan moto tag 2. Seluruh perangkat ini dirancang saling terhubung dalam ekosistem Motorola Qira, menghadirkan pengalaman yang lebih mulus antara ponsel, wearable, dan aksesori.

Secara keseluruhan, lewat Razr Fold dan berbagai inovasi AI, Motorola ingin menunjukkan bahwa ponsel lipat bukan hanya soal desain unik, tetapi juga soal fungsi nyata, produktivitas, dan pengalaman pintar yang relevan dengan kebutuhan pengguna modern.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |