RAM Langka, Ada Jurus Supaya Smartphone dan Laptop Tetap Laris Manis Meski Harga Naik

2 hours ago 1

Selular.id – Kelangkaan RAM membuat harga smartphone atau handphone (hp), tablet hingga laptop (PC) diprediksi naik pada tahun 2026 ini.

Namun, masih ada cara supaya produk-produk yang dirilis pada tahun ini masih laris manis diminati masyarakat.

Pengamat gadget, Aryo Meidianto mengatakan produk-produk gadget yang dirilis tahun 2026 ini kemungkinan besar spesifikasinya tidak akan semewah tahun-tahun sebelumnya.

“Nantinya akan sulit menemukan smartphone harga Rp2 jutaan dengan RAM 8 GB di tahun 2026 ini,” ujar Aryo kepada Selular, Jumat (13/2/2026).

“Hp sekitaran Rp1 jutaan kemungkinan besar hanya akan membawa RAM 4 GB mentok dengan memori 128 GB atau mentok di 256 GB,” sambungnya.

Namun, Aryo menambahkan ada jurus yang bisa vendor keluarkan jika masih ingin produknya diminati masyarakat dan laris manis di pasaran.

“Vendor smartphone atau gadget harus memberikan nilai tambah kepada produk yang akan mereka rilis meski mengurangi kapasitas RAM maupun memorinya,” ungkap Aryo.

Baca juga:

Penambahan nilai suatu produk, dijelaskan Aryo dengan memperhatikan detail fitur unggulan.

Misalnya saja penggunaan kecerdasaan buatan atau meningkatkan spesifikasi di sektor kamera dan lainnya.

Wajib Kolaborasi

Tidak hanya meningkatkan spesifikasi di fitur unggulan, vendor juga bisa melakukan kolaborasi dengan pihak lainnya.

“Misalnya kolaborasi dengan operator seluler atau perusahaan internet service provider fixed broadband,” kata Aryo.

“Ada bundling jika membeli gadget maka dapat bonus internet dari operator seluler selama satu tahun, dan ini sangat menarik untuk konsumen,” sambungnya.

Aryo memprediksi kenaikan harga smartphone di tahun ini bervariasi mulai dari Rp500 ribu hingga lebih dari Rp1 juta tergantung spesifikasi yang akan dibawa suatu produk.

Seperti Selular beritakan sebelumnya, RAM (Random Access Memory) sedang langka dan harganya naik secara global.

Penyebab dari kelangkaan ini karena permintaan tinggi dari industri AI dan data center, yang memprioritaskan chip performa tinggi.

Hal tersebut membuat pasokan untuk perangkat konsumen (HP, laptop) menjadi terbatas, diperkirakan akan berlangsung hingga 2027.

Kondisi ini memaksa produsen memori fokus pada chip server AI, yang menyebabkan lonjakan harga dan kekurangan stok untuk PC serta smartphone.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |