6 Cara Mudah Setting 5G Android

1 hour ago 1

Selular.ID – Kali ini selular memberikan enam cara melakukan pengaturan jaringan 5G di perangkat Android agar koneksi internet dapat berjalan optimal sesuai dukungan operator dan perangkat.

Panduan ini disusun untuk membantu pengguna memastikan jaringan generasi kelima benar-benar aktif dan tidak terbatas pada 4G LTE akibat konfigurasi yang belum tepat.

Perlu diingat akses 5G tidak hanya bergantung pada ketersediaan jaringan operator, tetapi juga kompatibilitas perangkat, kartu SIM, serta pengaturan jaringan di menu sistem.

Di Indonesia, layanan 5G telah digelar secara bertahap oleh sejumlah operator seluler di kota-kota tertentu, sehingga pengguna perlu memastikan wilayahnya sudah tercakup jaringan tersebut.

Langkah pertama yang disarankan adalah memastikan perangkat mendukung 5G secara hardware.

Tidak semua ponsel Android kompatibel dengan frekuensi 5G yang digunakan operator di Indonesia. Informasi dukungan jaringan biasanya tersedia pada spesifikasi resmi perangkat dari produsen.

Langkah kedua adalah mengecek jenis kartu SIM yang digunakan. Operator umumnya mensyaratkan kartu SIM generasi terbaru yang telah mendukung 5G.

Jika kartu masih versi lama, pengguna perlu melakukan penggantian di gerai resmi operator agar dapat mengakses jaringan terbaru.

Ketiga, pengguna perlu mengaktifkan mode jaringan 5G melalui menu pengaturan. Pada sebagian besar perangkat Android, pengaturan dapat diakses melalui Settings > Network & Internet > Mobile Network > Preferred Network Type.

Lalu memilih opsi 5G/4G/3G/2G (Auto). Opsi ini memungkinkan perangkat otomatis terkoneksi ke 5G ketika sinyal tersedia.

Keempat, Selular.ID menyarankan pembaruan sistem operasi dan firmware perangkat.

Pembaruan perangkat lunak sering kali membawa optimasi modem dan peningkatan kompatibilitas jaringan. Produsen smartphone secara berkala merilis pembaruan untuk meningkatkan stabilitas koneksi dan efisiensi daya pada jaringan 5G.

Langkah kelima berkaitan dengan pengaturan APN (Access Point Name). APN adalah konfigurasi gerbang jaringan yang menghubungkan perangkat ke internet operator.

Dalam beberapa kasus, pengaturan APN perlu disesuaikan atau diperbarui agar kompatibel dengan layanan 5G yang disediakan operator.

Terakhir, pengguna disarankan memastikan lokasi berada dalam cakupan jaringan 5G. Meski perangkat dan kartu SIM sudah mendukung, koneksi tetap akan kembali ke 4G jika berada di luar area layanan.

Operator biasanya menyediakan peta cakupan jaringan melalui situs resmi atau aplikasi pelanggan.

Secara teknis, jaringan 5G menawarkan latensi lebih rendah dan kapasitas data lebih besar dibanding 4G LTE.

Latensi adalah waktu respons antara perangkat dan server, yang berpengaruh pada aktivitas seperti streaming, gaming daring, dan video conference.

Namun, performa aktual tetap dipengaruhi kepadatan jaringan dan kualitas sinyal di lokasi pengguna.

Selular.ID juga menyoroti bahwa konsumsi daya pada 5G dapat lebih tinggi dibanding 4G dalam kondisi tertentu, terutama jika sinyal tidak stabil.

Oleh karena itu, beberapa perangkat menyediakan opsi “Smart 5G” yang secara otomatis beralih ke 4G saat 5G tidak diperlukan, guna menjaga efisiensi baterai.

Panduan ini hadir seiring percepatan adopsi 5G di Indonesia dan peningkatan jumlah perangkat yang telah mendukung teknologi tersebut.

Baca Juga:8 HP 5G Murah Bulan Februari yang Cocok untuk Hadiah Valentine

Dengan konfigurasi yang tepat dan dukungan operator yang memadai, pengguna Android dapat memaksimalkan potensi jaringan 5G untuk kebutuhan komunikasi dan akses data berkecepatan tinggi sesuai kapasitas layanan yang tersedia di wilayah masing-masing.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |