Produsen Smartphone Terapkan IP Rating dan Seal Presisi

2 hours ago 3

Selular.ID – Sejauh ini setiap peluncuran,  produsen ponsel menunjukan bagaimana mereka merancang perangkat tahan air, termasuk untuk kategori ponsel lipat, melalui kombinasi desain mekanis presisi, material pelindung, dan sertifikasi standar internasional seperti IP rating.

Pendekatan ini diterapkan oleh berbagai merek global untuk meningkatkan durabilitas perangkat di tengah tuntutan konsumen akan ponsel yang lebih tangguh dalam penggunaan harian.

Gizmochina menjelaskan bahwa ketahanan air pada smartphone tidak dicapai melalui satu komponen tunggal. Melainkan melalui sistem perlindungan menyeluruh.

Produsen menyegel setiap celah potensial tempat air bisa masuk, mulai dari port pengisian daya, tombol fisik, hingga sambungan layar dan rangka.

Komponen internal seperti motherboard dan konektor juga dirancang dengan lapisan pelindung tambahan untuk meminimalkan risiko korsleting saat terpapar cairan.

Standar yang paling umum digunakan industri adalah IP rating atau Ingress Protection rating yang ditetapkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC).

Kode seperti IP67 atau IP68 menunjukkan tingkat perlindungan terhadap debu dan air.

Angka pertama merujuk pada ketahanan terhadap partikel padat seperti debu, sementara angka kedua menunjukkan ketahanan terhadap cairan pada kedalaman dan durasi tertentu sesuai pengujian laboratorium.

Untuk mencapai sertifikasi tersebut, produsen menggunakan gasket karet dan seal silikon di sekitar komponen sensitif. Adhesive atau perekat khusus juga diaplikasikan pada sambungan layar dan bodi belakang.

Pada port USB-C, misalnya, digunakan cincin karet mikro yang dirancang agar tetap fleksibel namun rapat saat kabel dilepas. Speaker dan mikrofon dilapisi membran akustik khusus yang memungkinkan suara keluar masuk tetapi menahan air.

Teknologi pelapisan nano turut digunakan pada beberapa model. Lapisan ini bersifat hidrofobik, yakni mampu menolak air pada tingkat mikroskopis.

Meski tidak menggantikan segel fisik, pelapisan nano memberi perlindungan tambahan terhadap percikan atau kelembapan.

Tantangan lebih kompleks muncul pada ponsel lipat. Desain engsel yang memiliki bagian bergerak menciptakan celah struktural yang sulit ditutup sepenuhnya.

Namun, sejumlah produsen telah mengembangkan mekanisme engsel dengan toleransi presisi tinggi dan sistem penyaring partikel untuk mencegah debu dan cairan masuk ke bagian dalam.

Beberapa model foldable terbaru bahkan telah memperoleh sertifikasi IPX8, yang berarti tahan air tetapi belum tentu tahan debu karena kompleksitas desain engsel.

Dalam konteks industri, peningkatan ketahanan air menjadi salah satu diferensiasi produk, terutama pada segmen premium.

Produsen seperti Samsung dan Apple secara konsisten menonjolkan sertifikasi IP pada lini flagship mereka sebagai nilai tambah.

Sertifikasi tersebut diperoleh melalui pengujian laboratorium terkontrol, bukan dalam kondisi penggunaan ekstrem sehari-hari, sehingga klaim ketahanan air selalu disertai batasan teknis tertentu.

Secara teknis, proses pengujian IP melibatkan perendaman perangkat dalam air dengan kedalaman tertentu selama periode waktu yang telah ditentukan.

Untuk IP68, misalnya, parameter kedalaman dan durasi dapat berbeda tergantung kebijakan produsen, selama memenuhi atau melampaui ambang minimum standar IEC.

Oleh karena itu, rincian spesifik biasanya dicantumkan dalam dokumentasi resmi masing-masing perusahaan.

Selain desain perangkat keras, optimalisasi manufaktur juga berperan penting. Presisi perakitan harus dijaga pada tingkat mikron agar celah antarkomponen tetap konsisten.

Proses quality control dilakukan melalui uji tekanan udara dan simulasi paparan cairan untuk memastikan tidak ada kebocoran pada unit produksi massal.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa ketahanan air kini bukan lagi fitur eksklusif, melainkan telah menjadi standar yang diharapkan konsumen pada banyak kategori harga.

Bahkan, pada perangkat lipat yang memiliki kompleksitas mekanis lebih tinggi, produsen terus berinvestasi dalam riset material dan desain struktural agar tetap memenuhi standar perlindungan.

Baca Juga:5 HP Terbaru 2026 Desain Mirip iPhone Harga Mulai Rp2 Jutaan

Ke depan, peningkatan teknologi sealing dan material kemungkinan akan terus menjadi fokus industri smartphone, seiring kebutuhan akan perangkat yang lebih tipis, ringan, dan fleksibel tanpa mengorbankan daya tahan terhadap air dan debu sesuai standar sertifikasi internasional.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |