Meta Siapkan Smartwatch Malibu 2 Berbasis AI dan Pelacakan Kesehatan

13 hours ago 12

Selular.ID – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat Meta Platforms Inc. dilaporkan tengah menyiapkan smartwatch pertamanya, yang diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2026 dengan kode nama “Malibu 2”, sebagai bagian dari strategi perluasan perangkat wearable setelah keberhasilan kacamata pintar berbasis AI dalam ekosistemnya.

Menurut laporan The Information yang dikutip oleh Reuters, Meta menghidupkan kembali proyek wearable yang sebelumnya sempat dihentikan pada 2022 di bawah unit hardware bagian Reality Labs.

Smartwatch ini dirancang untuk menghadirkan fokus utama pada pelacakan kesehatan (health tracking) dan Meta AI assistant bawaan yang terintegrasi langsung di perangkat.

Proyek Malibu 2 semula telah dieksplorasi sekitar lima tahun lalu, bahkan mencakup konsep dengan tiga kamera, namun kemudian dihentikan sebagai bagian dari pengurangan biaya unit Reality Labs.

Kebangkitan kembali proyek ini menandakan arah baru Meta untuk memperkuat portofolio perangkat konsumen selain kacamata pintar (smart glasses) yang sebelumnya diluncurkan.

Sumber laporan menyebutkan bahwa smartwatch Meta direncanakan meluncur pada akhir 2026 mengingat kompleksitas pengembangan dan integrasi teknologi AI dan sensor kesehatan.

Meskipun Meta belum memberikan komentar resmi, langkah ini menggambarkan keterlibatan perusahaan dalam wearable technology yang semakin mengedepankan penggabungan kecerdasan buatan untuk pengalaman pengguna yang lebih personal.

Perangkat jam tangan pintar ini diproyeksikan akan menjadi pesaing langsung di pasar global yang selama ini didominasi oleh sejumlah player besar seperti Apple Inc. dengan Apple Watch, Samsung Electronics dengan Galaxy Watch, serta juga dihadiri oleh wearable dari Google LLC dan merek lain yang menawarkan fitur serupa.

Integrasi Meta AI dalam smartwatch merupakan salah satu aspek kunci yang akan membedakannya dari produk lain.

Meta AI merupakan teknologi asisten cerdas yang dikembangkan oleh Meta untuk menghadirkan interaksi natural language dan informasi real-time kepada pengguna di berbagai perangkat, termasuk di wearables.

Fitur semacam ini diharapkan akan menghadirkan pengalaman personalisasi lebih kuat dibandingkan hanya sekadar pelacakan aktivitas fisik atau notifikasi ponsel.

Selain smartwatch, Meta juga memiliki ekosistem perangkat lain termasuk kacamata pintar Ray-Ban Display yang diproduksi bekerja sama dengan EssilorLuxottica, perusahaan induk dari Ray-Ban.

Produk kaca mata pintar ini telah mencatat pengiriman jutaan unit pada 2025 dan menjadi salah satu titik pijak utama Meta dalam pasar wearable AI. Kesuksesan smart glasses inilah yang turut mendorong Meta untuk memperluas jangkauan hardware ke perangkat lain seperti smartwatch.

Strategi perangkat wearable Meta kini memasuki fase lebih luas, di mana Malibu 2 bukan hanya akan berfungsi sebagai jam tangan tradisional, tetapi juga sebagai bagian yang terintegrasi dalam ekosistem digital yang mencakup AI assistant, notifikasi mobile, serta potensi sinkronisasi dengan perangkat lain termasuk smart glasses.

Konteks ini menjadi penting di tengah persaingan pasar yang semakin mengedepankan fitur pintar dan kemampuan kecerdasan buatan.

Pasar wearable global sendiri terus menunjukkan tren pertumbuhan, terutama dalam penggabungan kecerdasan buatan dengan kemampuan kesehatan dan kebugaran. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan konsumen terhadap perangkat yang mampu memantau detak jantung, pola tidur, tekanan darah, dan indikator kesehatan lain semakin meningkat.

Smartwatch seperti Apple Watch dan model dari Samsung juga telah mengintegrasikan fitur-fitur tersebut, sehingga kehadiran Malibu 2 dari Meta akan memperluas pilihan konsumen dalam kategori perangkat pintar ini.

Walaupun Meta telah mengumumkan sejumlah produk yang berkaitan dengan realitas campuran (mixed reality) dan kacamata pintar, perusahaan juga dilaporkan menunda beberapa peluncuran perangkat lainnya untuk mengatur ritme peluncuran produk agar tidak saling tumpang tindih di pasar.

Keputusan ini mencerminkan upaya Meta untuk menyeimbangkan pengembangan inovasi perangkat keras (hardware) yang kompleks dengan permintaan pasar yang dinamis.

Sejauh ini, Meta belum mengonfirmasi secara resmi tanggal rilis, harga, atau spesifikasi penuh smartwatch Malibu 2. Perusahaan pun tetap menutup pernyataan resmi mengenai laporan tersebut serta belum memberikan jaminan produk akan tersedia di seluruh negara konsumen global.

Kehadiran perangkat wearable ini diprediksi akan memperluas kemampuan Meta dalam menghadirkan teknologi berbasis kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat posisinya di pasar perangkat konsumen pintar yang terus berkembang.

Baca Juga: ‘Bangkit dari Kubur’, Meta Garap Smartwatch Versi Baru

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |