Acer Swift Blade 14 dengan Bobot Cuma 799 Gram Menuju Indonesia

5 hours ago 13

Selular.ID – Acer memperkenalkan Acer Swift Blade 14 dan Acer Swift Air 16 sebagai dua laptop tipis dan ringan terbaru dalam gelaran next@Acer di Berlin, Jerman, 2 September 2026.

Keduanya menjalankan Windows 11 dan menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat portabel untuk produktivitas, hiburan, maupun aktivitas kreatif.

Swift Blade 14 menjadi model yang paling menonjol dari sisi mobilitas dengan bobot hanya 799 gram dan ketebalan mulai 12,9 mm.

Acer Swift Blade 14 menggunakan layar berukuran 14 inci dan ditawarkan dengan pilihan panel OLED hingga resolusi 3K.

Layarnya memiliki cakupan warna hingga 100% DCI-P3, rasio layar-ke-bodi 90%, bezel setipis 4,3 mm, serta rasio aspek 16:10. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk menyediakan area kerja yang lebih luas dalam bodi yang tetap ringkas.

Untuk dapur pacu, Swift Blade 14 dapat dikonfigurasi dengan prosesor hingga Intel Core 7 processor 350, dipadukan dengan memori LPDDR5 12 GB dan SSD PCIe Gen 4 NVMe hingga 1 TB.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Acer juga menyediakan varian prosesor Intel Core 5 processor 320, Core 5 processor 315, dan Core 3 processor 304. Sistem grafis mengandalkan Intel Graphics.

Acer Swift Blade 14 Utamakan Mobilitas

Bobot menjadi aspek utama pada Swift Blade 14. Acer menggunakan kombinasi material paduan magnesium-aluminium dan serat karbon untuk membangun bodinya.

Perusahaan mencantumkan bobot 799 gram dan ketebalan 12,9 mm pada konfigurasi tertentu, sementara ketebalan dapat mencapai 13,5 mm tergantung layar dan konfigurasi.

Perangkat ini memiliki baterai berkapasitas 50 Wh yang mendukung teknologi pengisian cepat.

Untuk konektivitas, tersedia tiga port USB 3.2 Gen 1 Type-C, terdiri dari dua port dengan fungsi lengkap dan satu port untuk transfer data, ditambah jack audio 3,5 mm. Koneksi nirkabel mencakup Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.3.

Kamera depan menggunakan sensor 2 MP dengan resolusi Full HD. Acer juga menyematkan tombol fisik untuk menonaktifkan kamera, sehingga pengguna dapat memutus akses webcam secara langsung ketika tidak digunakan.

Fitur tersebut turut ditampilkan pada laman produk Acer Indonesia sebagai bagian dari rancangan privasi Swift Blade 14.

Untuk layar, pilihan tertingginya adalah OLED WQXGA+ dengan resolusi 2.880 x 1.800 piksel, cakupan 100% DCI-P3, tingkat kecerahan hingga 400 nits, dan refresh rate 90 Hz.

Acer juga menawarkan OLED WUXGA 1.920 x 1.200 piksel serta panel IPS LCD dengan resolusi yang sama untuk konfigurasi berbeda.

Pilihan warna Swift Blade 14 terdiri dari Marshmallow White dan Marshmallow Blue. Acer menyebut spesifikasi, pilihan warna, bobot, serta ketersediaan dapat berbeda berdasarkan konfigurasi dan kawasan pemasaran.

Acer Swift Blade 14 dan Acer Swift Air 16Acer Swift Blade 14

Swift Air 16 Bawa Layar Besar

Bersamaan dengan Swift Blade 14, Acer memperkenalkan Swift Air 16 yang membawa layar 16 inci dalam bodi setebal mulai 13,3 mm dengan bobot 1,5 kg.

ini menggunakan sasis aluminium dan tersedia dalam warna Elemental Blue, Sage Green, serta Sandstone Gold. Keyboard-nya dilengkapi lampu latar untuk membantu penggunaan di lingkungan dengan pencahayaan rendah.

Swift Air 16 juga mengandalkan hingga Intel Core 7 processor 350. Acer mencantumkan kemampuan hingga 40 platform TOPS serta NPU khusus untuk pemrosesan beban kerja AI.

Memori yang tersedia mencapai 16 GB LPDDR5x, sedangkan penyimpanan internal mencapai 512 GB PCIe Gen 4 NVMe SSD dan mendukung peningkatan kapasitas melalui penyimpanan eksternal hingga 1 TB.

Untuk tampilan, Swift Air 16 menawarkan sejumlah konfigurasi. Panel OLED tertingginya beresolusi WQXGA+ 2.880 x 1.800 piksel dengan kecerahan hingga 500 nits, cakupan warna 100% DCI-P3, dan refresh rate 120 Hz.

Tersedia pula OLED WUXGA 60 Hz serta panel IPS WUXGA dengan cakupan 100% sRGB, kecerahan hingga 400 nits, dan dukungan multi-touch.

Kapasitas baterainya lebih besar dibanding Swift Blade 14, yakni 70 Wh. Acer menyatakan baterai tersebut dapat diisi hingga 50% dalam 30 menit menggunakan adaptor 100W.

Untuk audio, Swift Air 16 mengusung empat speaker dengan dukungan DTS Virtual:X yang dirancang menghasilkan efek audio spasial 3D.

Konektivitasnya mencakup dua port Thunderbolt 4, satu USB 3.2 Gen 1 Type-A, dan jack audio 3,5 mm.

Kamera depan menggunakan kamera Full HD dengan sensor inframerah serta privacy shutter dan mendukung pengenalan wajah Windows Hello. Perangkat ini juga membawa Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3.

Acer Swift Blade 14 dan Acer Swift Air 16Acer Swift Air 16

Kapan Masuk Indonesia?

Acer belum mencantumkan harga maupun tanggal penjualan kedua laptop tersebut untuk pasar Indonesia.

Dalam pengumuman globalnya, perusahaan menyatakan Swift Blade 14 dijadwalkan tersedia di kawasan EMEA pada Desember 2026, sementara Swift Air 16 dijadwalkan hadir di EMEA pada Desember 2026 dan Amerika Utara pada kuartal pertama 2027.

Harga dan spesifikasi akhir dapat berbeda menurut wilayah.

Untuk Indonesia, laman resmi Acer telah menampilkan Swift Blade 14 sebagai produk baru, tetapi keterangan Acer juga menyebutkan bahwa ketersediaan model dan konfigurasi dapat berubah berdasarkan pasar.

Informasi harga dan jadwal penjualan lokal masih menunggu pengumuman Acer Indonesia.

2185895137

Kehadiran Swift Blade 14 dan Swift Air 16 memperluas lini laptop tipis Acer dengan pendekatan yang berbeda.

Swift Blade 14 menempatkan bobot dan portabilitas sebagai fokus utama melalui perangkat 14 inci seberat 799 gram, sedangkan Swift Air 16 menawarkan layar lebih besar, baterai 70 Wh, konektivitas Thunderbolt 4, serta opsi layar OLED 120 Hz dalam bodi 1,5 kg.

Kedua perangkat diperkenalkan sebagai bagian dari portofolio Acer di IFA 2026 melalui agenda next@Acer.

Baca Juga: Acer Swift AI Terbaru Adopsi Copilot+ PC yang Didukung Intel Core Ultra Seri 3

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |