Selular.ID – Produsen ponsel asal China, Honor, menggandeng Arri Group untuk mengembangkan ponsel robot dengan kemampuan pembuatan film profesional.
Perangkat itu diklaim akan menjadi ponsel robot pertama di dunia yang membawa perangkat sinematik Arri ke telepon genggam.
Yicai Global dikutip Rabu, 29 Juli, melaporkan, Honor dan Arri akan menggabungkan mesin pencitraan Chip-Device-Cloud milik Honor dengan pengalaman Arri di bidang estetika film dan ilmu warna yang telah dibangun selama lebih dari satu abad.
Arri merupakan perusahaan asal Jerman yang dikenal sebagai produsen perlengkapan film profesional.
Teknologinya banyak digunakan dalam produksi film berskala besar.
Baca juga:
- Honor Gandeng Arri Siap Boyong Robot Phone Pekan Ini
- Honor Robot Phone Muncul di Final Piala Dunia 2026
Sistem pencitraan hasil kerja sama itu juga akan diterapkan pada produk Honor lain, termasuk seri Magic9 yang akan datang.
Perangkat yang disebut Honor sebagai ponsel robot tersebut akan mendukung Arri LogC3, beragam gaya gambar Arri Look, dan Arri Wide Gamut3.
Ketiganya merupakan perangkat pengelolaan warna yang biasa digunakan untuk menghasilkan tampilan sinematik.
Honor menyebut teknologi itu untuk pertama kalinya dibawa ke sebuah ponsel.
Selama ini, perangkat tersebut banyak digunakan dalam produksi film-film Hollywood.
Kepala ilmuwan Arri, Harald Brendel, mengatakan kerja sama itu bukan sekadar pemasangan dua merek pada satu produk.
“Kerja sama ini jauh melampaui kolaborasi merek,” kata Brendel.
Menurut Brendel, kolaborasi tersebut menjadi integrasi penuh pertama ilmu warna sinematik Arri ke dalam ponsel untuk konsumen.
Ponsel robot itu akan mendukung perekaman gerak lambat 4K dengan kecepatan 120 bingkai per detik.
Perangkat tersebut juga mampu merekam video 4K pada 60 bingkai per detik.
Mengatur Efek
Honor mengatakan pengguna dapat mengatur efek kecantikan dan penghalusan kulit secara langsung saat merekam.
Dengan sekali sentuh, perangkat itu diklaim mampu menghasilkan video potret dengan warna kulit alami dan tekstur yang tetap terlihat nyata.
Sejumlah profil warna Arri Look juga akan tersedia di dalam perangkat.
Pengguna dapat melihat pratinjau efek visual secara langsung dan menghasilkan video akhir dengan cepat.
Honor menilai peningkatan mutu gambar tidak cukup hanya mengandalkan pembaruan perangkat keras atau algoritma secara terpisah.
Hasilnya bergantung pada perpaduan kemampuan sensor menangkap cahaya dan daya pemrosesan cerdas.
Perusahaan menyebut pendekatan itu sebagai hukum evolusi bersama cahaya dan kecerdasan.
Wakil Presiden Riset Perangkat Global International Data Corporation, Francisco Jeronimo, mengatakan AI kini tidak lagi sekadar fitur tambahan.
Teknologi itu mulai menjadi bagian dari arsitektur dasar perangkat.
Menurut Jeronimo, persaingan ponsel pada masa mendatang tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi perangkat keras.
Perpaduan perangkat lunak, algoritma, cip, dan ekosistem akan semakin menentukan.
Ia menilai produsen ponsel mulai beralih dari sekadar menaikkan spesifikasi perangkat keras menuju pengembangan sistem teknologi yang saling terhubung.


















































