Huawei Watch GT Runner 2 Dijual 5 Jutaan di Indonesia

6 hours ago 10

Selular.ID – Huawei Technologies resmi menghadirkan Huawei Watch GT Runner 2 di Indonesia pada 15 April 2026 dengan harga Rp5.499.000, menyasar pelari yang membutuhkan perangkat wearable dengan akurasi tinggi, panduan latihan berbasis data, serta integrasi gaya hidup.

Produk ini tersedia melalui kanal e-commerce dan toko resmi Huawei, disertai penawaran first sale hingga 14 Mei 2026 dengan total benefit mencapai Rp1,5 juta.

Peluncuran ini dilakukan di tengah meningkatnya tren lari di Indonesia, yang mendorong kebutuhan perangkat lebih canggih dari sekadar pelacak aktivitas.

Huawei merespons dengan menghadirkan smartwatch yang dirancang khusus untuk kebutuhan pelari, mulai dari latihan harian hingga kompetisi.

Pengembangan perangkat ini melibatkan Eliud Kipchoge bersama tim lari profesional untuk memastikan pendekatan berbasis performa dan data.

Huawei menyatakan bahwa Watch GT Runner 2 dirancang sebagai perangkat “Ultra Precise, Ultra Intelligent, dan Ultra Performance”.

Konsep ini menggabungkan sistem positioning presisi, algoritma pelatihan, serta analisis performa untuk membantu pengguna mencapai target lari secara terukur dan berkelanjutan.

Selama periode first sale, Huawei menawarkan sejumlah benefit tambahan, termasuk langganan 12 bulan Huawei Health+ yang menyediakan akses ke program latihan lanjutan dan personal, strap tambahan berbahan fluoroelastomer, termos stainless steel, serta perpanjangan garansi satu tahun.

Skema cicilan 0% hingga 24 bulan juga disediakan untuk memperluas akses konsumen terhadap perangkat ini.

Dari sisi teknologi, Watch GT Runner 2 mengandalkan Ultra Precise Positioning System yang memanfaatkan 3D Floating Antenna Architecture.

Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan akurasi GPS dalam berbagai kondisi, termasuk area dengan sinyal terbatas seperti jalur perkotaan padat, pegunungan, maupun terowongan.

Data rute, jarak, dan kecepatan menjadi lebih presisi, sehingga dapat digunakan sebagai dasar analisis latihan.

Perangkat ini juga dilengkapi Intelligent Marathon Mode, sebuah sistem pelatihan digital yang berfungsi sebagai pelatih virtual.

Fitur ini mencakup prediksi performa, strategi pengaturan kecepatan (pace), hingga pengingat asupan energi saat berlari.

Pengguna dapat memilih target lomba dan mengikuti program latihan bertahap langsung dari perangkat, dengan panduan real-time selama sesi lari dan analisis setelahnya.

Fitur pemantauan kondisi tubuh menjadi bagian penting dalam perangkat ini.

Melalui Huawei TruSense System berbasis NPU (Neural Processing Unit) dan AI, smartwatch mampu memantau detak jantung dengan tingkat akurasi hingga 98%, serta indikator lain seperti variabilitas detak jantung (HRV), kualitas tidur, dan tingkat pemulihan.

Data ini digunakan untuk memberikan rekomendasi latihan yang lebih seimbang, termasuk menentukan waktu optimal untuk latihan intensif atau istirahat.

Dari aspek desain, Watch GT Runner 2 menggunakan material Lightweight Titanium dengan bobot sekitar 43,5 gram.

Perangkat ini dilengkapi Kunlun Glass yang dirancang tahan benturan serta AirDry woven strap yang mendukung sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan saat digunakan dalam aktivitas intens.

Tiga pilihan warna—Dawn Orange, Dusk Blue, dan Midnight Black—ditawarkan untuk menyesuaikan preferensi pengguna.

Ketahanan baterai menjadi salah satu fitur utama. Huawei menyebut perangkat ini mampu bertahan hingga 14 hari dalam penggunaan normal dan hingga 32 jam dalam mode GPS.

Daya tahan ini memungkinkan pengguna menjalani berbagai skenario penggunaan, mulai dari latihan rutin hingga lomba jarak jauh seperti maraton dan ultramaraton tanpa gangguan pengisian daya.

Selain fungsi olahraga, Watch GT Runner 2 juga mengintegrasikan fitur pendukung aktivitas harian, termasuk NFC dan pemindaian QR untuk kemudahan transaksi dan akses layanan digital.

Kompatibilitas dengan sistem operasi Android dan iOS memastikan perangkat dapat terhubung dengan berbagai ekosistem pengguna.

Huawei menempatkan Watch GT Runner 2 sebagai bagian dari strategi memperluas portofolio wearable berbasis kesehatan dan kebugaran.

Dengan menggabungkan teknologi pemantauan presisi, pelatihan berbasis data, dan integrasi gaya hidup, perusahaan berupaya menjawab kebutuhan pengguna yang semakin spesifik di segmen olahraga lari.

Ke depan, pendekatan berbasis data dan personalisasi dalam perangkat wearable diperkirakan akan terus berkembang, seiring meningkatnya adopsi teknologi kesehatan digital.

Huawei melalui Watch GT Runner 2 menunjukkan fokus pada integrasi antara performa olahraga dan pemantauan kesehatan dalam satu perangkat yang terhubung.

Baca Juga: Huawei Watch GT Runner 2: Jam Tangan Marathon Kolaborasi Eliud Kipchoge

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |