Nabire, Intelektual muda Gereja Kemah Injil di Tanah Papua (KINGMI), Jhon Iyowogi Nawipa, memberikan apresiasi terhadap kunjungan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ke wilayah Koordinator Dogiyai dan Deiyai.
Jhon menilai kunjungan tersebut merupakan langkah positif yang perlu disikapi secara objektif. Ia mengimbau para intelektual dan pemuda KINGMI agar tidak terburu-buru memberikan penilaian negatif terhadap kunjungan Gubernur Papua Tengah ke wilayah pelayanan tersebut.
Menurut Jhon, Meki Nawipa merupakan bagian dari anak dan aset keluarga besar KINGMI. Karena itu, sebagai pemimpin di Provinsi Papua Tengah, gubernur dinilai wajar apabila mengunjungi berbagai wilayah, membangun komunikasi dengan pemuda KINGMI, serta melihat langsung kondisi masyarakat.
“Kunjungan Gubernur Papua Tengah ke Koordinator Dogiyai dan Deiyai jangan ditanggapi secara negatif. Beliau merupakan bagian dari anak dan aset KINGMI. Karena itu, sudah seharusnya beliau dapat mengunjungi dan melihat secara langsung kondisi pemuda KINGMI serta masyarakat di wilayahnya,” ujar Jhon.
Gubernur Diharapkan Kunjungi Seluruh Koordinator KINGMI
Jhon menegaskan, kunjungan Gubernur Papua Tengah tidak seharusnya dipandang hanya sebatas agenda di Koordinator Dogiyai dan Deiyai. Ia berharap ke depan gubernur juga dapat mengunjungi setiap koordinator KINGMI di wilayah Papua Tengah.
Menurutnya, kunjungan langsung ke berbagai wilayah dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan, sekaligus mendengar aspirasi masyarakat. Pola komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting agar kebutuhan di tingkat lapangan dapat dipahami secara lebih baik.
Kunjungan sebagai Momentum Pembangunan
Jhon menjelaskan, kunjungan gubernur ke sejumlah kabupaten bukan sekadar agenda pemerintahan. Kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk melihat langsung realisasi program prioritas pembangunan, memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten, dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Lawatan Gubernur ke kabupaten-kabupaten bertujuan melihat dari dekat pelaksanaan program prioritas, memperkuat kerja sama bersama para bupati, menjemput suara rakyat secara langsung, merekap kebutuhan masyarakat, serta mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah,” jelasnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk intelektual muda KINGMI, dapat memberikan dukungan terhadap langkah-langkah positif pemerintah yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Letakkan Batu Pertama Asrama di Dogiyai
Dalam kunjungannya ke Kabupaten Dogiyai, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai dijadwalkan meletakkan batu pertama pembangunan Asrama SMP YPPK St. Fransiskus di Mapia.
Rombongan gubernur juga dijadwalkan meresmikan sejumlah fasilitas asrama, di antaranya Asrama STP dan STA Bomomani, serta fasilitas pendidikan dan pelayanan lainnya.
Jhon menilai agenda tersebut menunjukkan bahwa kunjungan kepala daerah ke kabupaten tidak hanya bersifat seremonial. Kunjungan dapat menjadi kesempatan untuk melihat kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama dalam bidang pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, dan pelayanan publik.
Ajakan Menjaga Persatuan
Jhon kembali mengajak intelektual dan pemuda KINGMI untuk menyikapi kunjungan tersebut secara positif dengan mengedepankan persatuan dan kepentingan masyarakat.
“Jangan kita melihat setiap kunjungan pemimpin dari sisi negatif. Mari kita melihat manfaatnya bagi masyarakat. Kami berharap Gubernur Papua Tengah dapat terus mengunjungi seluruh wilayah dan koordinator KINGMI di Papua Tengah sehingga komunikasi, persaudaraan dan kerja sama dapat semakin kuat,” tutup Jhon Iyowogi Nawipa.
[Nabire.Net]

6 hours ago
8

















































