Jangan Terkecoh Angka SAR! Ini Daftar HP dengan Radiasi Terendah

4 hours ago 3

Selular.ID – Smartphone hampir tidak pernah lepas dari tangan penggunanya, mulai saat bekerja, menonton video hingga menjelang tidur.

Di tengah intensitas penggunaan tersebut, tingkat paparan gelombang radio ponsel kembali menarik perhatian.

Menariknya, angka Specific Absorption Rate (SAR) antara satu smartphone dan lainnya dapat berbeda cukup jauh.

SAR merupakan ukuran laju energi frekuensi radio yang diserap tubuh dan dinyatakan dalam watt per kilogram (W/kg).

Baca juga:

Namun, angka SAR perlu dipahami dengan tepat: SAR lebih rendah bukan berarti ponsel dengan SAR lebih tinggi otomatis berbahaya, selama perangkat memenuhi batas paparan yang ditetapkan regulator.

Standarnya pun berbeda. Uni Eropa menggunakan batas 2 W/kg untuk kepala dan tubuh yang dilokalkan pada 10 gram jaringan, sedangkan regulasi FCC Amerika Serikat menggunakan batas 1,6 W/kg pada 1 gram jaringan.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Karena metode pengujiannya berbeda, angka SAR dari standar berbeda tidak tepat dibandingkan secara langsung.

Samsung S23 Masuk Daftar SAR Rendah

Dikutip dari Gizchina, sejumlah smartphone tercatat mempunyai nilai SAR relatif rendah.

ZTE Blade V10 berada di posisi terendah dalam daftar dengan 0,13 W/kg, disusul Samsung Galaxy S23 sebesar 0,16 W/kg.

Berikut sejumlah perangkat dalam daftar tersebut:

  • ZTE Blade V10: 0,13 W/kg
  • Samsung Galaxy S23: 0,16 W/kg
  • Samsung Galaxy Note 8/ZTE Axon Elite: 0,17 W/kg
  • Samsung Galaxy Note 10: 0,19 W/kg
  • Samsung Galaxy S10 Plus: 0,26 W/kg
  • Samsung Galaxy A20s/LG V60 ThinQ 5G: 0,35 W/kg
  • Nokia C21 Plus/Motorola One Fusion: 0,40 W/kg

Daftar tersebut menarik karena Samsung menempatkan beberapa perangkatnya pada kelompok dengan angka SAR rendah.

Meski demikian, konsumen tetap harus memperhatikan metode dan kondisi pengujian sebelum membandingkan angka antarperangkat.

Bagaimana dengan iPhone 16 dan Galaxy S25?

Smartphone flagship generasi lebih baru menunjukkan angka yang beragam.

Dalam data yang dihimpun, Samsung Galaxy S25 disebut memiliki SAR sekitar 1,12 W/kg untuk kepala dan 0,73 W/kg untuk tubuh. Sementara Galaxy S25 Ultra berada di kisaran 1,00 W/kg untuk kepala.

Pada kubu Apple, iPhone 16 tercatat sekitar 1,08 W/kg untuk kepala, sedangkan iPhone 16 Pro Max berada pada kisaran 1,01 W/kg.

Google Pixel 9 disebut memiliki angka resmi sekitar 0,87 W/kg untuk kepala.

Angka tersebut tidak berarti smartphone flagship itu otomatis tidak aman. Nilai SAR harus dibaca berdasarkan standar pengujian yang digunakan dan batas yang ditetapkan regulator.

Sinyal Lemah Bisa Bikin HP Memancarkan Daya Lebih Tinggi

Ada faktor lain yang sering luput ketika membicarakan paparan RF dari smartphone, yakni kondisi jaringan.

Ponsel tidak selalu memancarkan daya pada tingkat yang sama. Perangkat menyesuaikan daya transmisinya agar tetap dapat berkomunikasi dengan jaringan.

Ketika kualitas sinyal memburuk, ponsel dapat meningkatkan daya transmisinya untuk mempertahankan koneksi.

Karena itu, penggunaan di tempat dengan penerimaan sinyal buruk dapat berbeda dibandingkan ketika perangkat memperoleh sinyal kuat.

Jarak antara smartphone dan tubuh juga sangat berpengaruh terhadap besarnya paparan yang diterima.

Menggunakan speakerphone atau headset saat menelepon dapat menjauhkan sumber transmisi RF dari kepala.

Apakah Radiasi Smartphone Berbahaya?

Bagian ini yang harus dipahami agar konsumen tidak keliru mengartikan daftar SAR.

Smartphone menggunakan radiasi non-ionisasi, berbeda dengan radiasi pengion seperti sinar-X yang memiliki energi cukup tinggi untuk mengionisasi atom.

Karena itu, angka SAR sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan sebuah smartphone “berbahaya” atau “aman”.

SAR pada dasarnya merupakan parameter kepatuhan terhadap batas paparan energi RF dalam kondisi pengujian tertentu, bukan skor kesehatan yang bisa digunakan secara sederhana untuk menentukan ponsel terbaik.

Pengguna yang tetap ingin mengurangi paparan dapat melakukan langkah sederhana, seperti menggunakan speakerphone atau headset untuk percakapan panjang, tidak menempelkan ponsel ke tubuh ketika tidak diperlukan, serta menjauhkan perangkat saat tidur.

Jadi, tidak perlu langsung takut ketika menemukan smartphone memiliki SAR lebih tinggi dibandingkan model lain.

Yang jauh lebih penting adalah memastikan perangkat memenuhi regulasi yang berlaku dan memahami bahwa tingkat paparan aktual juga sangat dipengaruhi jarak, kondisi jaringan serta cara smartphone digunakan.

Daftar smartphone dengan SAR rendah dapat menjadi informasi tambahan ketika membeli ponsel, tetapi jangan sampai angka radiasi menjadi alat menakut-nakuti konsumen tanpa memahami standar pengujiannya.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |