MDI Ventures Raih Penghargaan Inovasi Keamanan Siber 2026

10 hours ago 10

Selular.ID – PT Metra Digital Investama (MDI Ventures), perusahaan modal ventura di bawah TelkomGroup, meraih Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026 atas kontribusinya mendorong inovasi keamanan siber melalui investasi strategis pada teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Indonesia Cyber Security Summit (ICSS) 2026 yang diselenggarakan Warta Ekonomi di Jakarta.

MDI Ventures memperoleh predikat “Indonesia Cyber Security Excellence Award for Advancing Cybersecurity Innovation through Strategic Investment in AI-Powered Threat Intelligence”.

Penghargaan ini menyoroti pendekatan investasi MDI Ventures yang mencakup pengembangan ekosistem keamanan siber melalui perusahaan portofolio, termasuk CYFIRMA.

VP Corporate Communication & Strategy MDI Ventures Alvin Evander mengatakan investasi perusahaan tidak hanya diarahkan pada penyediaan modal, tetapi juga untuk mempertemukan teknologi, kebutuhan industri, inovasi, dan akses pasar.

“Kami melihat keamanan siber sebagai salah satu fondasi penting dalam pertumbuhan ekonomi digital. Karena itu, investasi MDI Ventures tidak berhenti pada penyediaan modal, tetapi juga bagaimana kami dapat menjadi katalis yang mempertemukan teknologi, kebutuhan industri, inovasi, dan akses pasar,” ujar Alvin.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Investasi di CYFIRMA

Salah satu langkah MDI Ventures di sektor keamanan siber dilakukan pada 2025 melalui investasi di CYFIRMA.

Perusahaan tersebut menyediakan solusi predictive cyber intelligence, yakni pendekatan keamanan yang menggunakan analisis informasi ancaman untuk membantu organisasi mengantisipasi potensi serangan sebelum berdampak.

CYFIRMA juga menyediakan layanan untuk memantau lanskap ancaman eksternal, menemukan attack surface atau aset digital yang berpotensi menjadi titik masuk serangan, serta mengelola risiko digital.

Menurut MDI Ventures, CYFIRMA telah melayani perusahaan Fortune 500 dan institusi pemerintah di berbagai negara.

Investasi tersebut menjadi bagian dari fokus strategis MDI Ventures pada sektor AI dan keamanan siber.

Perusahaan melihat kedua bidang tersebut memiliki keterkaitan dalam pengembangan kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merespons ancaman digital.

Melalui investasi pada CYFIRMA, MDI Ventures juga mengembangkan kolaborasi dengan perusahaan portofolionya untuk memperluas penerapan solusi keamanan siber di Indonesia.

Pendekatan ini menempatkan modal ventura tidak hanya sebagai penyedia pendanaan, tetapi juga sebagai penghubung antara perusahaan teknologi dan kebutuhan pasar.

Ancaman Siber di Indonesia

Penguatan keamanan siber menjadi semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas digital.

Berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang disampaikan MDI Ventures, Indonesia mencatat 3,64 miliar anomali serangan sepanjang Januari hingga Juli 2025.

Anomali serangan merupakan aktivitas atau kejadian pada sistem digital yang terindikasi memiliki karakteristik tidak normal dan dapat berkaitan dengan ancaman keamanan.

Besarnya jumlah tersebut menunjukkan luasnya permukaan yang harus dipantau ketika layanan digital semakin banyak digunakan.

Kondisi tersebut juga membuat pengelolaan keamanan siber membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Perusahaan teknologi, pemerintah, regulator, dan pelaku industri memiliki peran dalam membangun sistem digital yang mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman.

Bagi perusahaan, kemampuan mengetahui aset digital yang terekspos menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan risiko.

Attack surface discovery yang ditawarkan CYFIRMA berfokus pada proses menemukan aset digital eksternal organisasi sehingga potensi titik masuk serangan dapat dipantau.

Sementara itu, predictive cyber intelligence memanfaatkan informasi mengenai ancaman untuk memberikan gambaran mengenai risiko yang berpotensi dihadapi organisasi.

Pendekatan tersebut berbeda dari sekadar merespons insiden setelah serangan terjadi karena informasi ancaman dapat digunakan sebagai bagian dari proses pencegahan.

Relevan bagi Ekonomi Digital

Kebutuhan terhadap keamanan digital juga berkaitan dengan pertumbuhan layanan keuangan berbasis teknologi.

MDI Ventures menyebut hingga Juli 2026 terdapat lebih dari 22,69 juta akun konsumen keuangan digital.

Pertumbuhan penggunaan layanan digital meningkatkan kebutuhan terhadap keamanan dan kepercayaan pengguna.

Perlindungan terhadap aset digital, data, serta akses pengguna menjadi bagian dari pengelolaan risiko ketika transaksi dan layanan keuangan semakin terhubung secara digital.

Dalam konteks tersebut, investasi pada perusahaan keamanan siber menjadi salah satu pendekatan yang dilakukan MDI Ventures untuk mendukung pengembangan teknologi di ekosistem digital.

Fokus pada AI dan threat intelligence memungkinkan perusahaan portofolio mengembangkan solusi yang ditujukan untuk membantu organisasi memahami ancaman secara lebih terstruktur.

Penghargaan Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026 diberikan melalui proses penilaian yang mencakup self-assessment peserta dan verifikasi.

Proses verifikasi tersebut mempertimbangkan sejumlah sumber, antara lain pemantauan media, laporan tahunan dan keuangan, rekam jejak insiden siber yang dipublikasikan, sertifikasi keamanan internasional, serta partisipasi dalam ekosistem keamanan siber.

Bagi MDI Ventures, pengakuan tersebut menjadi bagian dari perjalanan investasi perusahaan di bidang keamanan siber.

Alvin mengatakan pendekatan investasi yang menggabungkan modal dengan akses terhadap ekosistem diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi perusahaan portofolio.

Ke depan, MDI Ventures menyatakan akan terus mengeksplorasi peluang investasi pada teknologi yang memiliki relevansi strategis bagi perkembangan ekosistem digital.

Perusahaan juga akan memanfaatkan akses terhadap ekosistem TelkomGroup untuk mendukung perusahaan portofolio dan mendorong pengembangan solusi yang ditujukan bagi kebutuhan Indonesia maupun Asia Tenggara.

Baca Juga: MDI Ventures Telkom Targetkan Jaring 50 Startup di Tahun 2024

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |