Techdaily.id – Nama seri chipset ini memang pelafalannya cukup sulit untuk sebagian orang. Tapi pabrikan asal Taiwan, Mediatek merancang chipset Dimensity 9400 yang rilis tahun 2024 untuk sederetan smartphone flagship di Indonesia. Versi pembaruan chipset Dimensity 9400 hadir dengan nama Dimensity 9400+ di kuartal pertama 2025.
Kalau Anda berpikiran chipset Dimensity 9400 versi pembaruan ini hadir dengan spesifikasi yang serupa dengan standarnya, hal ini sama sekali tidak keliru. chipset Dimensity 9400+ memiliki pembaruan di CPU, AI, dan satu yang cukup memukau adalah Bluetooth dengan konektivitas yang jaraknya mencapai 10 kilometer.
Versi pembaruan dari chipset Dimensity 9400 memang membawa peningkatan analisis arsitektur all-big-core. Cortex-X925 yang ada di dalamnya naik 100MHz dari yang tadinya 3,63 GHz pada versi lamanya menjadi 3,73 GHz. Lalu apa yang tetap sama? Ada tiga inti Cortex-X4 yang berjalan di 3,3 GHz dan Cortex-A720 2,4 Ghz dengan empat core yang memiliki L3 cache 12 M dan cache sistemnya 10MB.
Percepatan Transfer Data untuk Pengguna Multitasking
Di sektor RAM dan storage, versi pembaruan dari chipset Dimensity 9400 hadir dengan dukungan RAM LPDDR5X yang kecepatannya 10.667 Mbps dan penyimpanannya mendukung Universal Flash Storage 4.0. Meskipun dua teknologi ini masih serupa dengan chipset Dimensity 9400 generasi sebelumnya, implementasinya cocok untuk melibas beban kerja berat secara instan.
Seperti apa implementasi chipset Dimensity 9400 yang paling terasa. Untuk editor multimedia yang membutuhkan on the go editing, akan mendapatkan kelancaran proses pekerjaan tanpa delay berarti dan loading time yang tidak menyiksa. Sementara untuk game dengan detail grafis tinggi Anda bisa memilih opsi setting tertinggi tanpa mengorbankan baterai dan panas berlebih.
Optimalisasi Performa Era Akal Imitasi (AI)
Siapa pun pasti sepakat, akal imitasi (AI) di era teknologi hari ini adalah suatu hal yang mutlak adanya dan perangkat penunjangnya adalah suatu hal mutlak. Dalam versi pembaruan dari chipset Dimensity 9400, MediaTek memang masih belum beralih dari Neural Processing Unit (NPU) 890. Bedanya chipset Dimensity 9400 versi baru hadir dengan teknologi Speculative Decoding Plus (SpD+) dengan percepatan pemrosesan interferensi yang memprediksi upcoming token. Percepatan performa AI-nya juga layak menjadi pertimbangan dengan tambahan dua puluh persen.
Satu hal yang menarik dari chipset Dimensity 9400 versi baru adalah integrasi akal imitasi (AI) pada perangkat. Parameter pada DeepSeek R1 Distill LLMs bisa berjalan mulai dari 1,5 sampai 8 miliar parameter.
Implementasi on-device AI pada chipset Dimensity 9400 versi pembaruan juga potensial meningkatkan keamanan pada perangkat karena artinya pemrosesan akal imitasi tidak harus membuat perangkat terkoneksi dengan internet.
Jangkauan Bluetooth Super Jauh
Apa yang ada di pikiran Anda saat mendengar jarak 10 KM? Sekalipun bentuknya adalah garis lurus rasanya masih cukup jauh. Jarak inilah yang jadi nilai jual andalan pada versi pembaruan chipset Dimensity 9400. Jangkauan Bluetoothnya kini berhasil mencapai jarak itu dengan catatan tidak ada penghalang di antara dua perangkat yang terkoneksi.
Catatan ini tentu menjadi lompatan terbesar ketimbang chipset Dimensity 9400 versi sebelumnya yang jaraknya hanya 1,5 KM saja. Artinya ada lompatan hampir tujuh kali lipat ketika bicara koneksi Bluetooth. Sejumlah smartphone yang mengadopsi chipset Dimensity 9400 versi pembaruannya mulai dari OnePlus, Vivo, sampai Oppo nantinya akan bisa terhubung dalam koneksi nirkabel jarak jauh berbasis Bluetooth. Selain itu, chipset Dimensity 9400 versi pembaruan juga telah mendukung koneksi WiFi 7.
Selamat Tinggal Panas dan Sahabat Powerbank
Smartphone era modern sebenarnya masih berhadapan dengan tantangan yang serupa dari generasi ke generasi. Mulai dari dimensi perangkat yang harus jauh lebih ringan sekaligus lebih tipis. Tantangan ini berhasil membuat chipset Dimensity 9400 versi pembaruan menjawab dua tantangan pada smartphone.
Tantangan klasik lain pada smartphone adalah penggunaan baterai. Saat ini umumnya smartphone masih berhadapan dengan masalah baterai yang kapasitasnya kurang besar dengan tegangan yang perlu penyesuaian. Implementasi chipset Dimensity 9400 memungkinkan untuk pemakaian baterai dengan tegangan rendah dan efisiensi lebih tinggi sehingga umur baterai atau (battery life) yang lebih baik.
Baca Juga: MediaTek Dimensity 9400e Resmi Rilis, Ini Kelebihannya!
Chipset Dimensity 9400, Chipset untuk Siapa?
Untuk pengguna layanan digital dengan tingkat komputasi tanpa kompromi antara kecepatan, suhu kerja, dan ketahanan baterai, chipset Dimensity 9400 adalah pilihan yang menarik. Kecepatan kerja juga makin optimal dengan dukungan kecepatan download sampai dengan 7 Gbps.
Satu lagi yang membuat chipset Dimensity 9400 adalah dukungan sensor kamera yang luar biasa besar sampai 320 MP. Untuk yang membutuhkan hasil gambar yang lebih optimal dengan lebih maksimal dengan olahan AI pada Gen-AI Telephoto dan optimalisasi kualitas suara dengan AI Audio Focus. (*)


















































