Penyebab Iklan di Hp Realme, dan Cara Menghapusnya

14 hours ago 13

Selular.ID – Realme menjadi salah satu produsen smartphone yang menggunakan antarmuka berbasis Android dengan kustomisasi Realme UI, yang dalam kondisi tertentu dapat menampilkan iklan atau notifikasi promosi di perangkat.

Iklan ini umumnya muncul melalui aplikasi bawaan, notifikasi sistem, atau aplikasi pihak ketiga yang terinstal di perangkat pengguna.

Fenomena munculnya iklan di ponsel, termasuk di perangkat Realme, berkaitan dengan model bisnis perangkat lunak dan aplikasi yang memanfaatkan layanan periklanan digital.

Dalam ekosistem Android, pengembang aplikasi dapat menyisipkan iklan sebagai sumber pendapatan, terutama pada aplikasi gratis.

Selain itu, beberapa fitur sistem seperti rekomendasi konten atau notifikasi promosi juga dapat memicu kemunculan iklan jika tidak dinonaktifkan oleh pengguna.

Realme sendiri melalui dokumentasi resmi Realme UI menjelaskan bahwa sebagian notifikasi rekomendasi dapat dikontrol melalui pengaturan sistem.

Pengguna diberikan opsi untuk menonaktifkan fitur tersebut guna mengurangi gangguan, termasuk notifikasi dari aplikasi bawaan seperti File Manager, Theme Store, atau Security.

Untuk menghapus atau mengurangi iklan di HP Realme, pengguna dapat memulai dari pengaturan notifikasi.

Masuk ke menu Settings, lalu pilih Notifications & Status Bar, dan nonaktifkan opsi yang berkaitan dengan rekomendasi atau promosi. Langkah ini efektif untuk membatasi iklan yang muncul sebagai notifikasi sistem.

Selain itu, pengguna dapat menonaktifkan rekomendasi konten di aplikasi bawaan. Misalnya, pada aplikasi File Manager atau Music, biasanya terdapat opsi “Recommendations” atau “Online Content” yang dapat dimatikan melalui menu pengaturan masing-masing aplikasi. Fitur ini merupakan bagian dari layanan berbasis internet yang menampilkan konten atau iklan.

Penghapusan aplikasi pihak ketiga juga menjadi langkah penting. Aplikasi gratis yang diunduh dari Google Play Store sering kali menyertakan iklan sebagai bagian dari monetisasi.

Jika iklan muncul secara agresif, pengguna disarankan untuk menghapus aplikasi tersebut atau menggantinya dengan versi berbayar yang bebas iklan.

Dalam beberapa kasus, iklan yang muncul secara tiba-tiba juga dapat disebabkan oleh aplikasi berbahaya atau adware.

Adware adalah jenis perangkat lunak yang dirancang untuk menampilkan iklan secara berlebihan dan dapat terinstal tanpa disadari.

Untuk mengatasinya, pengguna dapat memanfaatkan fitur keamanan bawaan atau aplikasi keamanan tambahan untuk melakukan pemindaian sistem.

Dari sisi keamanan, keberadaan iklan di ponsel tidak selalu berbahaya jika berasal dari sumber resmi.

Namun, iklan yang mengarah ke tautan tidak dikenal berpotensi membawa risiko, seperti phishing atau pengunduhan aplikasi berbahaya.

Google dalam panduan keamanan Android menyarankan pengguna untuk hanya mengunduh aplikasi dari sumber resmi dan menghindari interaksi dengan iklan mencurigakan.

Selain risiko keamanan, iklan yang tidak terkontrol juga dapat berdampak pada performa perangkat.

Konsumsi data meningkat karena konten iklan dimuat secara online, sementara penggunaan CPU dan RAM dapat bertambah jika iklan berjalan di latar belakang.

Hal ini berpotensi mempengaruhi daya tahan baterai dan responsivitas perangkat, terutama pada smartphone kelas entry-level.

Realme sebagai vendor menyediakan kontrol dasar bagi pengguna untuk mengelola pengalaman penggunaan perangkat, termasuk pengaturan privasi dan notifikasi.

Namun, efektivitas penghapusan iklan tetap bergantung pada kombinasi pengaturan sistem dan kebiasaan pengguna dalam menginstal aplikasi.

Ke depan, pengelolaan iklan di perangkat mobile diperkirakan akan semakin menjadi perhatian seiring meningkatnya kesadaran pengguna terhadap privasi dan keamanan digital.

Baca Juga:Rekomendasi Hp Realme Rp2 Jutaan dengan Fitur AI

Vendor perangkat dan pengembang aplikasi dituntut menghadirkan kontrol yang lebih transparan, sekaligus menjaga keseimbangan antara monetisasi layanan dan kenyamanan pengguna.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |