Techdaily.id – Samsung tak hanya memperkenalkan Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra dalam ajang Galaxy Unpacked 2026. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut juga meluncurkan Galaxy Z Flip8, generasi terbaru smartphone lipat bergaya clamshell yang kini hadir dengan desain lebih tipis, fitur AI lebih pintar, dan pengalaman kamera yang semakin mendukung pembuatan konten.
Menurut Samsung, Galaxy Z Flip8 dirancang untuk pengguna yang menginginkan smartphone praktis dengan kemampuan AI yang selalu siap membantu aktivitas sehari-hari. Berkat pembaruan pada FlexWindow, Galaxy AI, hingga FlexCam, pengguna dapat mengakses berbagai informasi maupun membuat konten tanpa harus membuka perangkat.
Apa yang Baru dari Samsung Galaxy Z Flip8?
Samsung menyebut Galaxy Z Flip8 sebagai seri Flip paling tipis dan ringan yang pernah mereka buat.
Perangkat ini memiliki bobot hanya 180 gram dengan ketebalan 6,1 mm saat dibuka. Desain tersebut membuat Galaxy Z Flip8 semakin nyaman dibawa bepergian tanpa mengorbankan layar maupun performanya.
Galaxy Z Flip8 mengusung layar utama Dynamic AMOLED 2X 6,9 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz. Sementara itu, cover screen kini menggunakan panel Super AMOLED 4,1 inci yang juga mendukung refresh rate 60Hz hingga 120Hz, sehingga navigasi terasa lebih mulus.
Samsung mengatakan FlexWindow kini bukan lagi sekadar layar kecil untuk melihat notifikasi, tetapi menjadi pusat interaksi berbasis AI yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai informasi maupun menjalankan beragam aktivitas tanpa perlu membuka smartphone.
Bagaimana FlexWindow Baru di Galaxy Z Flip8 Bekerja?
Samsung membawa pengalaman AI-native FlexWindow ke Galaxy Z Flip8.
Melalui cover screen terbaru ini, pengguna dapat langsung mengakses aplikasi, berbagai insight, hingga fitur berbasis Galaxy AI dengan lebih cepat.
Salah satu fitur utamanya adalah Now Brief yang akan menampilkan informasi penting berdasarkan rutinitas pengguna. Tak hanya memberikan ringkasan aktivitas, fitur ini juga menyertakan rekomendasi tindakan berikutnya sehingga pengguna bisa langsung melanjutkan aktivitas tanpa harus membuka banyak aplikasi.
Galaxy Z Flip8 juga mendukung Gemini Intelligence yang kini dapat diakses langsung dari FlexWindow. Pengguna cukup menggunakan tombol samping atau memberikan perintah suara secara natural untuk menjalankan berbagai aktivitas yang terhubung.
Apa Saja Peningkatan Kamera Galaxy Z Flip8?
Samsung juga membawa peningkatan pada sektor kamera melalui teknologi FlexCam.
Galaxy Z Flip8 dibekali kamera utama 50 MP yang dipadukan dengan ProVisual Engine. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghasilkan warna kulit lebih natural, efek bokeh yang lebih baik, dan detail foto yang tetap tajam.
Samsung juga mempertahankan keunggulan desain Flip yang memungkinkan pengguna mengambil foto maupun video dari berbagai sudut tanpa harus memegang smartphone.
Melalui Flex Mode, Galaxy Z Flip8 bisa digunakan untuk merekam video secara hands-free. Samsung juga menghadirkan Camcorder Grip dengan Zoom Rocker agar proses merekam video terasa lebih stabil dan nyaman.
Sementara itu, fitur Super Steady kini mendapat tambahan Horizontal Lock sehingga video tetap stabil ketika pengguna berjalan atau merekam aktivitas bergerak.
Untuk kebutuhan selfie, tersedia FlipShot yang memungkinkan pengguna mempersonalisasi tampilan FlexWindow sekaligus mengambil mirror selfie dengan lebih ekspresif. Ada pula fitur Mirror View yang mengubah cover screen menjadi cermin sehingga pengguna bisa memastikan penampilan sebelum mengambil foto.

Bagaimana Galaxy AI Membantu Aktivitas Sehari-hari?
Selain menghadirkan desain baru, Samsung juga meningkatkan kemampuan Galaxy AI di seluruh Galaxy Z Series.
Fitur Now Brief kini mampu memberikan insight yang lebih personal berdasarkan rutinitas, minat, dan kebutuhan pengguna. Samsung juga menambahkan briefing card yang dapat dikustomisasi beserta informasi mengenai keamanan dan privasi.
Selanjutnya ada Now Nudge yang membantu pengguna mengubah insight menjadi tindakan. Saat AI mendeteksi sebuah rencana dalam percakapan, sistem dapat memberikan rekomendasi seperti membuka jadwal, mencari lokasi, hingga menyimpan alamat.
Samsung juga memperluas kemampuan Gemini Intelligence yang kini mendukung lebih dari 40 aplikasi dan layanan. Pengguna dapat meminta AI mencari tiket, menemukan restoran, melakukan reservasi, hingga menyusun berbagai pekerjaan hanya melalui instruksi sederhana.
Tak hanya itu, Gemini Notebook memungkinkan pengguna mengumpulkan catatan, gambar, dokumen, rekaman suara, maupun file lain dalam satu ruang kerja. Berkat dukungan drag and drop di Split View, seluruh konten tersebut dapat diubah menjadi ringkasan audio, laporan, infografik, rangkuman rapat, hingga dokumen hanya dalam beberapa langkah.
Samsung juga menyebut pengalaman AI akan semakin terhubung ketika Galaxy Z Series dipasangkan dengan Galaxy Watch Ultra, Galaxy Watch9, maupun perangkat Intelligent Eyewear yang akan hadir di masa mendatang.
Bagaimana Samsung Menjaga Privasi Pengguna?
Samsung membekali Galaxy Z Series terbaru dengan berbagai lapisan keamanan melalui Samsung Knox, Knox Matrix, Personal Data Engine (PDE), Knox Enhanced Encrypted Protection (KEEP), serta Knox Vault.
One UI 9 juga menghadirkan AI Assistant Activity Dashboard sehingga pengguna dapat melihat seluruh aktivitas AI dalam satu halaman. Selain itu, fitur Privacy Alerts akan memberikan notifikasi apabila terdapat aktivitas aplikasi yang berpotensi mengganggu privasi.
Samsung juga tetap menyediakan fitur keamanan lain seperti Auto Blocker, Theft Protection, Private Sharing, dan Secure Wi-Fi.
Kapan Samsung Galaxy Z Flip8 Mulai Dijual?
Samsung membuka pre-order Galaxy Z Flip8 mulai 22 Juli 2026 di sejumlah negara.
Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Graphite, Cream, dan Pink, sedangkan warna Mint menjadi varian eksklusif Samsung.com.
Samsung juga memberikan uji coba Google AI Pro selama enam bulan lengkap dengan penyimpanan cloud 5 TB.
Bagi pengguna iPhone yang ingin berpindah ke Galaxy, Samsung menghadirkan Smart Switch terbaru yang memungkinkan transfer data hanya dengan memindai QR code. Data yang dipindahkan juga lebih lengkap, termasuk password, passkey, riwayat panggilan, pengaturan aksesibilitas, hingga eSIM. Selain itu, Quick Share kini sudah kompatibel dengan AirDrop sehingga proses berbagi file antara perangkat Galaxy dan iPhone menjadi lebih mudah.
Sebagai pelengkap, Samsung turut menawarkan Samsung Care+ yang mencakup perlindungan dari kerusakan tidak disengaja, perpanjangan masa garansi, hingga layanan dukungan teknis.

















































