Suzuki Thunder Dilarang Isi Pertalite, Ingat Lagi Farhan yang Jadi Bintang Iklannya

15 hours ago 9

Selular.ID – Belakangan ini Suzuki Thunder kembali naik daun. Bukan karena diburu kolektor yang membuat harganya melejit seperti Yamaha RX King versi jadul, tapi karena praktek “kesempatan dalam kesempitan” dari sebagian pemiliknya.

Siapa yang menyangka, Thunder kini kerap dipakai sebagian pedagang bensin eceran untuk mengumpulkan stok BBM karena kapasitas tangkinya lebih besar. Tak sedikit juga yang dimodifikasi agar bisa membawa lebih banyak BBM.

Untuk diketahui, Thunder merupakan motor sport jenis touring yang dijual kali pertama pada 1999 di Indonesia. Ada dua model Thunder di dalam negeri, yaitu 250 cc dan 125 cc.

Untuk 250 cc pertama kali mengaspal sejak 1999 namun discontinue pada 2005. Sedangkan versi 125 cc diperkenalkan pada 2004 dan kemudian stop produksi pada 2015.

Meski beda kapasitas mesin, kedua model itu punya kapasitas tangki yang sama, yaitu mampu menenggak bensin hingga 15 liter mengingat desainnya untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.

Untuk diketahui, larangan pengisian BBM jenis Pertalite bagi pengguna motor Suzuki Thunder memang tengah viral dan diterapkan di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Kebijakan ini bukan aturan resmi nasional dari Pertamina, melainkan kebijakan internal dari masing-masing pengelola SPBU untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi dan mengatasi keluhan antrean panjang.

Di Tangerang, kebijakan pelarangan Suzuki Thunder mengisi BBM jenis Pertalite, bahkan didukung penuh oleh aparat penegak hukum (APH).

Dilansir dari laman TangerangNews.com, kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang akan meningkatkan pengawasan terhadap penimbun BBM bersubsidi di wilayah hukumnya.

Langkah ini dilakukan usai maraknya fenomena segerombolan pengemudi Suzuki Thunder dengan tanki modifikasi. Mereka kerap antre mengisi bensin jenis Pertalite di berbagai SPBU di sejumlah daerah, termasuk wilayah Tangerang.

Disinyalir mereka melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi, dengan menjual kembali bensin tersebut ke sejumlah pengecer untuk mendapatkan margin keuntungan.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Di Masa Jayanya Nokia Kerap Memanfaatkan Jasa Roy Suryo

Farhan: Gua Beli Motor Bukan Beli Mimpi

Melejitnya kembali Suzuki Thunder, membuat sebagian publik kembali teringat dengan sosok Farhan.

Seperti diketahui, saat masih berprofesi sebagai presenter dan penyiar radio terkemuka di Indonesia, Farhan yang kini menjabat sebagai wali kota Bandung, pernah didaulat sebagai bintang iklan yang sangat ikonik untuk motor Suzuki Thunder 125.

Iklan ini sangat legendaris karena mengusung tagline “Thunder 125 Ini Motor Gue..”.

Lewat tagline itu, Suzuki menganalogikan mimpi dan masa depan, di mana Farhan tampil dengan gaya macho dan realistis untuk menggambarkan karakter Thunder yang sesuai dengan kebutuhan pengguna di Indonesia. Baik untuk keperluan harian, touring, bahkan untuk gaya.

 Selain tampilan yang keren, mesin Suzuki Thunder terkenal tahan banting dan tidak mudah rewel. Perawatannya pun relatif mudah dan suku cadangnya mudah ditemukan, menjadikannya andal untuk penggunaan sehari-hari.

Meskipun memiliki bodi yang besar layaknya motor sport, Thunder 125 memiliki konsumsi BBM yang sangat efisien sehingga ramah di kantong.

Suzuki memberikan harga yang sangat rasional dan terjangkau untuk segmen motor sport, menjadikannya pilihan menarik bagi kalangan pekerja hingga anak muda

Desain dasarnya yang bergaya naked-sport atau cruiser memberikan ruang yang luas bagi pemiliknya untuk memodifikasi motor sesuai gaya mereka, termasuk gaya moge (motor gede)

Dengan karakter macho dan harga yang terbilang lebih terjangkau dari para pesaingnya, menjadikan Suzuki Thunder salah satu varian Suzuki yang terbilang sukses di Indonesia.

Karena berbagai kelebihan tersebut, tak heran jika Suzuki Thunder terbilang sukses di Indonesia.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukan rata-rata penjualannya hanya 600 unit perbulan dari Januari hingga April 2011.

Tapi sejak Juli hingga September 2011, penjualannya selalu diatas 1.000 unit. 1.568 unit pada Juli, disusul 1.561 unit di bulan Agustus dan 1.190 pada September.

Meski kini Suzuki Thunder telah disuntik mati, namun persepsinya di masyarakat masih terbilang kuat. Salah satunya berkat peran Farhan yang tampil sebagai bintang iklan.

Sayangnya, di tengah popularitas yang masih menancap kuat di sebagian masyarakat, Suzuki Thunder kini punya image buruk. Motor bergaya moge ini justru dimanfaatkan sebagian orang yang mencari jalan pintas.

Dengan membeli BBM bersubsidi, mereka mencari keuntungan pribadi dari Suzuki Thunder yang punya kapasitas tangki jumbo.

Baca Juga: Kiprah Sang Flamboyan Terry Gou: Mengapa Pendiri Foxconn Ini Disamakan dengan Donald Trump?

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |