Selular.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Corporate University (Telkom CorpU) memperkuat strategi pengembangan talenta dengan menggelar forum CorpU Association Insight bertajuk From Learning to Impact: Driving Workforce Transformation through Integrated Talent Ecosystem and Hyper-Personalized Learning di Telkom Corporate University, Bandung, pada 9 Juli 2026.
Forum ini mempertemukan praktisi sumber daya manusia (SDM), pemimpin Corporate University, serta pengelola pengembangan talenta dari berbagai organisasi untuk membahas transformasi tenaga kerja melalui pembelajaran adaptif dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Penyelenggaraan forum tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom menjawab perubahan kebutuhan kompetensi yang dipicu percepatan transformasi digital dan adopsi AI di berbagai sektor industri.
Fokus utama yang diangkat adalah membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi sehingga proses pembelajaran tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak terhadap kesiapan tenaga kerja dan kinerja organisasi.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, mengatakan bahwa transformasi bisnis saat ini membutuhkan talenta yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi maupun tuntutan kompetensi baru.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Menurutnya, proses pembelajaran, pengembangan talenta, dan pengembangan karier perlu berada dalam satu ekosistem agar organisasi dapat mempercepat peningkatan kapabilitas SDM sekaligus mendukung pencapaian strategi bisnis.
Menurut Willy, organisasi di era AI membutuhkan talenta yang lincah (agile) dan siap menghadapi perubahan.
Integrasi antara sistem pembelajaran, pengembangan talenta, dan jalur karier dinilai mampu meningkatkan kesiapan SDM sekaligus menghasilkan dampak yang lebih terukur terhadap bisnis.
Sejalan dengan pandangan tersebut, Senior General Manager Telkom Corporate University M. Subhan Iswahyudi menjelaskan bahwa peran Corporate University kini berkembang dari sekadar penyelenggara pelatihan menjadi mitra strategis dalam transformasi organisasi.
Subhan mengatakan Corporate University memiliki tanggung jawab lebih luas untuk membangun ekosistem pengembangan talenta yang saling terhubung.
Melalui forum CorpU Association Insight, Telkom CorpU ingin memperkuat kolaborasi lintas organisasi sekaligus mendorong pendekatan pengembangan SDM yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada dampak nyata.
Salah satu pembahasan utama dalam forum tersebut adalah penerapan Hyper-Personalized Learning, yaitu pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik setiap individu, mulai dari peran pekerjaan, kompetensi yang dimiliki, hingga kebutuhan pengembangan karier. Model ini memanfaatkan data dan teknologi digital, termasuk AI, untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan bagi setiap karyawan.
Pendekatan tersebut dinilai penting karena kebutuhan kompetensi di berbagai industri terus berubah seiring berkembangnya teknologi digital.
Organisasi kini tidak hanya dituntut menyediakan pelatihan secara berkala, tetapi juga memastikan materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan mampu mempercepat proses upskilling maupun reskilling.
Upskilling merupakan peningkatan keterampilan yang telah dimiliki agar sesuai dengan tuntutan pekerjaan baru, sedangkan reskilling adalah proses mempelajari kemampuan berbeda untuk mendukung perubahan peran atau fungsi kerja.
Selain membahas personalisasi pembelajaran, forum juga menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai sektor yang berbagi pengalaman mengenai perkembangan global di bidang human capital, transformasi sistem pembelajaran, pengelolaan talenta, hingga implementasi AI dalam mendukung pengalaman belajar yang lebih efektif.
Diskusi tersebut memperlihatkan bahwa Corporate University semakin berperan sebagai penghubung antara strategi bisnis dan strategi pengembangan SDM.
Dengan memanfaatkan teknologi digital dan analitik data, perusahaan dapat mengidentifikasi kebutuhan kompetensi secara lebih cepat sekaligus merancang jalur pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun individu.
Bagi Telkom, penguatan kapabilitas SDM menjadi salah satu fondasi dalam menjalankan transformasi digital perusahaan.
Perubahan model bisnis yang semakin berbasis teknologi memerlukan tenaga kerja yang mampu beradaptasi terhadap inovasi, termasuk pemanfaatan AI dalam proses operasional maupun pengambilan keputusan.
Melalui penyelenggaraan CorpU Association Insight, Telkom Corporate University menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi dalam membangun ekosistem pembelajaran yang terintegrasi.
Langkah tersebut juga sejalan dengan strategi Telkom dalam mendukung percepatan transformasi digital Indonesia melalui pengembangan talenta yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Penguatan ekosistem pembelajaran adaptif diharapkan mampu meningkatkan daya saing organisasi sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Telkom menilai pengembangan SDM berbasis teknologi dan AI akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesiapan perusahaan menghadapi perubahan kebutuhan pasar dan dinamika transformasi digital yang terus berkembang.
Baca Juga: Telkom Perkuat Talenta Digital Lewat Kolaborasi Telkom University dan NUS
















































