Selular.ID – Perang melawan sampah plastik kini masuk ke lingkungan korporasi. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendorong perubahan gaya hidup berkelanjutan melalui BISA Green Action Fest 2026 bertajuk “Tanah, Air, Kita”.
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi pilar lingkungan Bisa Lestari, yang mengajak karyawan, komunitas, UMKM, dan masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari.
Salah satu langkah yang paling konkret adalah kick-off Zero Plastic Movement, ditandai dengan penyediaan fasilitas water refill station di lingkungan TelkomGroup.
Karyawan juga didorong membawa wadah makan dan minum sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Baca juga:
- Telkom Optimistis Pertumbuhan 2026 Ditopang Bisnis Infrastruktur Digital
- Telkom Dorong Literasi AI dan Wellbeing Pelajar di Makassar
Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa keberlanjutan tidak bisa hanya dibebankan kepada perusahaan.
“Menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama.”
Menurutnya, konsistensi aksi dari perusahaan, karyawan, komunitas, dan masyarakat akan memperbesar dampak terhadap kelestarian lingkungan serta kehidupan generasi mendatang.
Tak Sekadar Kampanye
TelkomGroup juga menampilkan berbagai program lingkungan dalam exhibition BISA Green Action Fest.
Area Tanah membawa tema Green Carbon dan Waste Management, sedangkan Area Air menyoroti Blue Carbon dan sarana air bersih. Area Kita diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui penguatan UMKM.
Sejumlah inisiatif dari ekosistem TelkomGroup turut ditampilkan, antara lain Innovillage, Telkom Employee Social Activity (TESA), Bumi Berseru Fest, GoZero%, Mitratel, Telkomsel Jaga Bumi, dan InfraNexia.
Dampaknya juga diperluas ke masyarakat. Sebanyak 146 siswa, komunitas lingkungan, dan masyarakat sekitar mengikuti kegiatan edukatif, mulai dari mengolah kemasan plastik menjadi produk fesyen, ecoprint, hingga daur ulang kertas.
Dari Kantor ke Gaya Hidup
Yang menarik, Telkom tidak menempatkan program lingkungan sebatas kegiatan seremonial. Perusahaan ingin mengubah aksi sederhana menjadi budaya, baik di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Pendekatan ini menjadi penting karena pengurangan sampah plastik tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas pengelolaan sampah.
Perubahan perilaku—seperti mengurangi plastik sekali pakai dan menggunakan kembali wadah minum—menjadi bagian penting dari rantai solusi.
Melalui BISA Green Action Fest, TelkomGroup menempatkan agenda keberlanjutan sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.
Dengan kick-off Zero Plastic Movement, TelkomGroup ingin menunjukkan bahwa transformasi tidak selalu harus dimulai dari teknologi canggih.
Kadang, perubahan besar justru dimulai dari hal sederhana: berhenti menggunakan satu botol plastik sekali pakai.

















































