Selular.ID – Momentum Ramadan sebagai periode dengan peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat yang signifikan, sekaligus menjadi peluang bagi UMKM dan pelaku bisnis digital untuk mengoptimalkan strategi pemasaran. Berikut panduan strategi agar pelaku usaha dapat meningkatkan penjualan selama bulan Ramadan.
Perubahan perilaku konsumen selama Ramadan—mulai dari pola belanja, jam aktif digital, hingga preferensi produk—perlu direspons dengan pendekatan pemasaran yang relevan dan adaptif.
Ramadan kerap menjadi periode dengan lonjakan transaksi di sektor makanan dan minuman, fesyen, kebutuhan rumah tangga, hingga layanan digital, sehingga pelaku usaha perlu menyiapkan strategi promosi sejak awal.
Beberapa pendekatan yang dapat diterapkan pelaku usaha. Salah satunya adalah memahami target pasar secara lebih spesifik, termasuk kebiasaan konsumen menjelang berbuka puasa atau setelah salat tarawih, di mana aktivitas digital meningkat.
Optimalisasi media sosial dan kanal digital dinilai menjadi langkah penting untuk menjangkau pelanggan di waktu yang tepat.
Strategi berikutnya adalah menghadirkan promo atau bundling produk yang relevan dengan kebutuhan Ramadan. Telkomsel menjelaskan bahwa penawaran khusus, diskon terbatas, maupun paket hemat dapat menarik minat konsumen yang cenderung lebih aktif berbelanja selama bulan suci.
Penawaran tersebut perlu dikomunikasikan secara konsisten melalui berbagai platform digital agar menjangkau audiens lebih luas.
Selain promosi, penting juga untuk menjaga kualitas layanan dan respons yang cepat kepada pelanggan. Dalam konteks bisnis berbasis digital, kecepatan membalas pesan, memastikan stok tersedia, serta memberikan pengalaman transaksi yang lancar menjadi faktor penentu kepuasan pelanggan. Aspek ini dinilai krusial karena persaingan selama Ramadan biasanya meningkat.
Sebaiknya pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat operasional bisnis. Penggunaan platform e-commerce, pembayaran digital, hingga fitur promosi berbayar di media sosial disebut dapat membantu meningkatkan visibilitas usaha. Digitalisasi proses bisnis dinilai dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan efisiensi.
Dalam konteks dukungan infrastruktur, Telkomsel senantiasa menyiapkan jaringan untuk mendukung lonjakan trafik data selama Ramadan. Secara historis, periode Ramadan dan Idulfitri sering diikuti peningkatan penggunaan layanan data, baik untuk komunikasi, transaksi daring, maupun konsumsi konten hiburan. Ketersediaan jaringan yang stabil menjadi fondasi bagi pelaku usaha yang mengandalkan kanal digital.
Patut dicatat, penting untuk membangun kedekatan emosional dengan pelanggan melalui konten yang relevan dengan nilai Ramadan. Pendekatan komunikasi yang menonjolkan kebersamaan, kepedulian, atau semangat berbagi dinilai lebih mudah diterima oleh konsumen pada periode ini. Namun, pesan promosi tetap perlu disampaikan secara jelas agar tujuan bisnis tercapai.
Bagi UMKM, momentum Ramadan juga dapat dimanfaatkan untuk memperluas basis pelanggan baru. Sebaiknya pelaku usaha mengoptimalkan database pelanggan yang sudah ada melalui pesan pengingat promo atau program loyalitas. Strategi retensi pelanggan dinilai sama pentingnya dengan akuisisi pelanggan baru.
Pemanfaatan teknologi digital, pemahaman perilaku konsumen, serta kesiapan operasional menjadi faktor utama yang ditekankan dalam strategi yang dibagikan perusahaan.
Baca Juga: Tren Belanja Ramadan 2025, Paket Internet Dominasi Pembelian Online














































