Yuk, Optimalisasi Kualitas Audio Android Auto

19 hours ago 10

Selular.ID – Google menghadirkan Android Auto sebagai antarmuka konektivitas yang memungkinkan pengguna ponsel Android mengakses aplikasi navigasi, musik, dan komunikasi langsung melalui head unit mobil.

Namun, sejumlah konsumen melaporkan kualitas audio yang kurang optimal saat menggunakan Android Auto, mendorong kebutuhan panduan praktis untuk meningkatkan pengalaman suara selama berkendara. Ada beberapa pendekatan yang dapat diterapkan pengguna untuk memperbaiki kualitas audio Android Auto melalui penyesuaian pengaturan dan perangkat terkait.

Kualitas audio yang buruk ketika menggunakan Android Auto tidak selalu disebabkan oleh head unit mobil, tetapi sering diperburuk oleh konfigurasi aplikasi musik, kualitas kabel, atau metode koneksi antara ponsel dan sistem hiburan kendaraan.

Langkah pertama yang perlu diperiksa adalah pengaturan audio pada aplikasi pemutaran musik seperti Spotify atau layanan sejenis yang terhubung melalui Android Auto. Fitur seperti Volume Normalization — yang menyesuaikan level suara agar konsisten antar lagu — bisa menurunkan kualitas keluaran suara jika aktif.

Selain itu, equalizer internal pada aplikasi atau perangkat terkadang mengubah karakter suara secara tidak diinginkan jika tidak dikonfigurasi dengan tepat. Menonaktifkan pengaturan tersebut dapat membantu menghasilkan audio lebih jernih.

Sebaiknya pengguna untuk memeriksa perangkat keras koneksi antara ponsel dan head unit mobil. Jika menggunakan koneksi berkabel, kabel USB-C yang berkualitas baik dan mendukung data transfer cepat lebih disarankan dibanding kabel murah yang hanya berfungsi untuk charging.

Kabel yang buruk bisa menyebabkan koneksi tidak stabil, yang pada gilirannya berdampak pada sinyal audio yang dikirim ke sistem mobil.

Pengguna yang memakai Android Auto nirkabel (wireless) untuk mempertimbangkan kualitas adapter nirkabel yang digunakan. Tidak semua adaptor menyediakan koneksi yang stabil antara ponsel dan head unit; koneksi yang buruk ini dapat menimbulkan distorsi audio atau putus-nyambungnya suara.

Perbandingan ulasan adaptor Android Auto nirkabel terkini bisa membantu pengguna memilih perangkat yang lebih andal jika opsi ini dipilih.

Selain itu, pengaturan dan opsi pengembang pada ponsel Android dapat berperan dalam kualitas audio. Dalam beberapa kasus, mengakses Developer Options pada sistem Android dan menyesuaikan profil Bluetooth — termasuk versi AVRCP (Bluetooth Audio/Video Remote Control Profile) — dapat membantu mengurangi gangguan audio saat menggunakan Android Auto secara nirkabel.

Langkah ini melibatkan membuka Settings > About Phone dan mengetuk Build Number beberapa kali untuk mengaktifkan opsi tersebut terlebih dahulu.

Selain itu, sumber independen menyebutkan bahwa stabilitas koneksi data atau sinyal seluler juga memengaruhi pengalaman audio jika pengguna sedang streaming musik secara online.

Mengunduh lagu untuk didengarkan secara offline sebelum perjalanan membantu mengurangi ketergantungan pada kualitas jaringan selama perjalanan, sehingga audio tidak terganggu oleh variasi sinyal internet.

Beberapa sumber teknis lainnya menyarankan pemeriksaan lebih lanjut terhadap konfigurasi perangkat lunak ponsel. Misalnya, mematikan teknologi audio tambahan seperti Dolby Atmos pada ponsel Android dapat memperbaiki kualitas suara Android Auto dalam beberapa situasi, karena fitur semacam itu tidak sepenuhnya kompatibel dengan sistem Android Auto dan terkadang menyebabkan distorsi.

Pakar juga menekankan pentingnya pembaruan software Android Auto, aplikasi musik, serta sistem operasi ponsel untuk menciptakan kompatibilitas terbaik antar perangkat. Versi aplikasi atau sistem yang sudah usang sering kali menyebabkan kesalahan pemrosesan audio atau fitur yang tidak bekerja sempurna saat terhubung ke head unit kendaraan.

Lebih jauh, profesional audio dan komunitas pengguna Android Auto menyarankan agar pengguna melakukan pemeriksaan berkala terhadap pengaturan sumber audio pada head unit mobil.

Beberapa unit hiburan mobil memungkinkan pemilihan sumber audio secara manual; memastikan bahwa sumber yang aktif adalah Android Auto memastikan tidak terjadi konflik sinyal suara dari sumber lain seperti radio, CD, atau USB lain yang terhubung.

Meskipun Android Auto terus diperbarui dengan fitur-fitur baru, seperti integrasi asisten AI Gemini oleh Google untuk kemudahan akses di antarmuka kendaraan, kualitas isi audio tetap bergantung pada kombinasi pengaturan perangkat lunak ponsel, kompatibilitas perangkat keras, dan kualitas koneksi data atau kabel.

Panduan empiris ini bisa menjadi rujukan penting bagi pengguna Android Auto yang mengalami isu audio. Bagi pembaca yang memprioritaskan pengalaman hiburan berkualitas saat berkendara, langkah-langkah di atas menawarkan pendekatan sistematis untuk memaksimalkan kualitas suara tanpa harus mengubah head unit atau melakukan instalasi perangkat audio tambahan.

Tren penggunaan sistem infotainment berbasis Android Auto diprediksi akan terus meningkat di pasar otomotif global, termasuk Indonesia, seiring adopsi smartphone connected cars.

Oleh karena itu, kemampuan pengguna menyesuaikan pengaturan audio secara mandiri diperkirakan menjadi aspek penting dalam pengalaman berkendara digital yang lebih imersif dan bebas masalah.

Baca Juga: Google Bawa Fitur Casting ke Android Auto, Media Player Juga Dirombak

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |