DP3AKB Papua Tengah Gelar Workshop UMKM untuk Perempuan Gereja dari Tiga Kabupaten

8 hours ago 5

Nabire, 1 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat dengan meningkatkan kapasitas perempuan gereja dalam mengelola Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM yang digelar di Aula DP3AKB Kabupaten Nabire, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini diikuti pimpinan organisasi perempuan gereja serta pelaku UMKM dari tiga kabupaten di Papua Tengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DP3AKB Provinsi Papua Tengah, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah Victor Fun, Agustinus Bagau, SKM., M.Kes., para narasumber, serta undangan lainnya.

Workshop secara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa.

Dalam sambutannya, Victor Fun menyampaikan apresiasi kepada DP3AKB Provinsi Papua Tengah atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan perempuan di bidang ekonomi.

Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.

“Kegiatan ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang adil, inklusif, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Victor.

Ia menjelaskan, perempuan memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan perekonomian keluarga melalui berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, perdagangan, pertanian, hingga usaha rumahan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti pengelolaan usaha, pencatatan keuangan, akses permodalan, pemasaran produk, pengemasan, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Melalui workshop ini, para peserta dibekali berbagai materi mengenai tata kelola UMKM, mulai dari penyusunan rencana bisnis, pengelolaan keuangan, perhitungan harga pokok produksi, penentuan harga jual, hingga strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan dunia usaha.

Victor juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) di Papua Tengah. Menurutnya, PUG merupakan pendekatan pembangunan yang memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan, akses, manfaat, dan peran yang setara dalam seluruh proses pembangunan.

Ia menambahkan, perempuan gereja memiliki posisi strategis karena gereja merupakan lembaga sosial yang memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, komunitas perempuan gereja diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.

Victor berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemberian materi, tetapi berlanjut melalui pendampingan kelompok usaha, penguatan legalitas UMKM, perluasan akses pemasaran, hingga kemudahan memperoleh pembiayaan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap sesi workshop secara aktif, berdiskusi, serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal mengembangkan usaha masing-masing.

Selain itu, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM agar mampu menjawab kebutuhan para pelaku usaha secara berkelanjutan.

Mengakhiri sambutannya, Victor Fun mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa secara resmi membuka Workshop Peningkatan Kapasitas Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM. Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kompetensi perempuan pelaku usaha, memperkuat ekonomi keluarga, serta mendukung terwujudnya pembangunan Papua Tengah yang mandiri, inklusif, dan berkeadilan.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |