Fitur Audio Eraser Samsung Galaxy S26 Naik Level Dengan Audio Real-Time Berbasis AI

3 hours ago 8

Selular.ID – Samsung menghadirkan peningkatan signifikan pada fitur Audio Eraser di lini Galaxy S26 Series dengan kemampuan pemrosesan audio secara real-time.

Fitur ini memungkinkan pengguna menyaring kebisingan dan mengoptimalkan suara langsung saat konten diputar, termasuk pada layanan streaming dan media sosial.

Pembaruan ini menandai evolusi Audio Eraser yang sebelumnya diperkenalkan pada Galaxy S25 Series sebagai alat pengeditan audio untuk konten tersimpan.

Pada generasi berikutnya seperti Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7, fitur tersebut mulai mendukung penyesuaian saat pemutaran di aplikasi bawaan seperti Gallery dan Voice Recorder.

Dengan Galaxy S26 Series, Samsung memperluas kemampuan tersebut melalui integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pemisahan berbagai elemen suara secara instan.

Sistem ini mampu mengidentifikasi suara manusia, musik, serta kebisingan latar untuk kemudian diatur sesuai kebutuhan pengguna tanpa harus melalui proses pengeditan pascarekaman.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Pengembangan ini didukung oleh sound engine berbasis AI yang dirancang untuk melakukan pemrosesan audio secara dinamis.

Teknologi pemisahan suara bekerja dengan menganalisis spektrum frekuensi dalam audio, sehingga sistem dapat menekan suara yang tidak diinginkan sekaligus mempertahankan kejernihan elemen utama seperti dialog.

Hasilnya, pengguna dapat menikmati pengalaman audio yang lebih jelas, terutama saat menonton video di lingkungan bising.

Selain peningkatan dari sisi teknologi, Samsung juga menyederhanakan akses ke fitur ini. Audio Eraser kini dapat diaktifkan langsung melalui Quick Panel tanpa harus keluar dari konten yang sedang diputar.

Pengguna cukup menggeser layar dari sudut atas untuk mengakses kontrol, lalu menyesuaikan parameter audio secara langsung.

Fitur ini menyediakan opsi pengaturan lanjutan, termasuk kontrol “Strength” untuk menentukan tingkat pengurangan kebisingan.

Selain itu, terdapat mode “Voice Focus” yang dirancang untuk memperjelas suara percakapan dalam video. Kombinasi kedua fitur ini memberikan fleksibilitas lebih dalam mengatur kualitas audio sesuai preferensi pengguna.

Kemampuan real-time ini juga memperluas fungsi Audio Eraser dari sekadar alat pengeditan menjadi sistem pengelolaan audio aktif.

Pengguna tidak lagi perlu mengunduh atau menyimpan konten terlebih dahulu untuk melakukan penyesuaian suara. Hal ini relevan dengan pola konsumsi konten saat ini yang didominasi oleh platform over-the-top (OTT) dan media sosial berbasis streaming.

Dalam konteks industri, pengembangan fitur berbasis AI seperti Audio Eraser menunjukkan arah inovasi smartphone yang semakin berfokus pada pengalaman pengguna.

Tidak hanya pada performa perangkat keras, tetapi juga pada kemampuan perangkat lunak dalam memproses data secara cerdas dan real-time.

Samsung sendiri secara konsisten mengintegrasikan AI ke dalam berbagai fitur perangkat Galaxy, mulai dari kamera, pengolahan gambar, hingga audio.

Pendekatan ini mencerminkan strategi perusahaan dalam meningkatkan nilai tambah produk melalui diferensiasi berbasis teknologi.

Dengan hadirnya Audio Eraser real-time di Galaxy S26 Series, Samsung memperkuat posisi fitur audio sebagai bagian penting dari pengalaman multimedia di perangkat mobile.

Baca Juga:Samsung Galaxy S26 Ultra Andalkan Nightography untuk Video Konser Stabil

Implementasi ini juga menunjukkan bagaimana teknologi AI semakin berperan dalam menyederhanakan proses kompleks menjadi fungsi yang dapat diakses langsung oleh pengguna dalam aktivitas sehari-hari.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |