Galaxy A07 dan A57 Dongkrak Penjualan Samsung di Pasar Offline

17 hours ago 12

Selular.ID – Penjualan smartphone Samsung di pusat perdagangan ponsel ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat, terpantau masih mendominasi pasar ritel offline pada akhir Mei 2026.

Sejumlah pedagang menyebutkan, penjualan Samsung relatif lebih konsisten dibanding sejumlah merek Android lain di pasar ritel offline saat ini.

Seri Samsung Galaxy A menjadi salah satu produk dengan perputaran tercepat, bahkan beberapa model mengalami kekosongan stok dalam sepekan terakhir akibat tingginya permintaan konsumen.

Pantauan Selular.ID di ITC Roxy Mas Jakarta Pusat menunjukkan lini Samsung Galaxy A07 menjadi salah satu perangkat yang paling banyak dicari pembeli di segmen harga entry-level hingga menengah.

Varian Samsung Galaxy A07 RAM 4GB/64GB dibanderol mulai Rp1,6 jutaan, sementara versi RAM 4GB/128GB dan 6GB/128GB dijual hingga kisaran Rp2,5 jutaan, tergantung toko dan distribusi unit.

Dewi, karyawan Mahkota Cell di ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat, mengatakan permintaan terhadap Samsung Galaxy A07 meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, konsumen banyak mencari perangkat dengan harga terjangkau namun memiliki kapasitas memori besar dan dukungan jaringan yang lebih stabil.

“Samsung Galaxy A07 lagi kosong sejak beberapa hari terakhir. Banyak yang cari karena harganya masih masuk dan memorinya besar,” ujar Dewi kepada Selular.ID di ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat.

Selain Galaxy A07 versi reguler, model Samsung Galaxy A07 5G juga menjadi salah satu perangkat yang cukup dicari konsumen. Varian RAM 6GB/128GB dijual di kisaran Rp2,8 jutaan.

Kehadiran konektivitas 5G di segmen harga menengah bawah dinilai mulai menjadi faktor pertimbangan konsumen yang ingin perangkat lebih siap untuk penggunaan jangka panjang.

Tidak hanya seri entry-level, lini menengah Samsung juga masih menunjukkan penjualan yang stabil di pasar offline.

Samsung Galaxy A57 5G RAM 8GB/256GB dijual sekitar Rp6,55 juta, sementara varian RAM 12GB/256GB dipasarkan di kisaran Rp7,3 jutaan.

Rulli, Manager Prima Cell ITC Roxy Mas, mengatakan penjualan Samsung relatif lebih konsisten dibanding sejumlah merek Android lain di pasar ritel offline saat ini.

Menurutnya, konsumen masih menempatkan Samsung sebagai pilihan utama karena faktor kepercayaan merek, jaringan layanan purna jual, serta ketersediaan produk yang luas di pasar nasional.

“Kalau dibanding brand lain, Samsung lebih stabil. Seri Galaxy A masih jalan terus penjualannya, terutama untuk kelas Rp2 juta sampai Rp3 jutaan,” kata Rulli.

Kondisi tersebut memperlihatkan pasar smartphone Indonesia masih didominasi perangkat kelas menengah dan entry-level.

Di tengah tekanan daya beli dan kompetisi harga yang semakin ketat, konsumen cenderung memilih perangkat dengan kombinasi harga terjangkau.

Kapasitas RAM besar, serta dukungan fitur yang dianggap cukup untuk kebutuhan harian seperti media sosial, komunikasi, hingga gaming ringan.

Tren ini juga memperlihatkan strategi Samsung di pasar Indonesia masih bertumpu pada lini Galaxy A sebagai tulang punggung penjualan volume.

Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung secara agresif menghadirkan fitur yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat premium ke kelas harga lebih rendah, termasuk refresh rate tinggi, baterai besar, dan dukungan jaringan 5G.

Di pasar offline seperti ITC Roxy Mas, faktor ketersediaan stok dan perputaran unit masih menjadi indikator penting untuk membaca tren permintaan konsumen.

Pedagang menilai perangkat dengan harga di bawah Rp3 juta tetap menjadi segmen paling aktif, terutama menjelang pertengahan tahun ketika aktivitas belanja perangkat baru mulai meningkat.

Sejumlah penjual juga menyebut konsumen saat ini lebih memperhatikan kapasitas penyimpanan dan RAM dibanding desain perangkat semata.

Hal tersebut terlihat dari tingginya minat terhadap varian memori besar meski berada di kelas harga terjangkau.

Dominasi Samsung di kanal offline turut menunjukkan bahwa pasar ritel fisik masih memiliki peran penting di industri smartphone Indonesia.

Baca Juga:Smartphone Entry Level Samsung Galaxy A07 5G Andalkan Baterai 6000mAh

Meski penjualan online terus tumbuh, banyak konsumen tetap memilih membeli perangkat langsung di toko untuk memastikan kondisi unit, membandingkan harga, hingga mendapatkan layanan aktivasi dan konsultasi produk secara langsung.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |