Moto G Stylus 2026 Hadir dengan Stylus Berbasis AI, Cocok untuk Gambar!

17 hours ago 10

Techdaily.id – Motorola kembali meramaikan pasar smartphone dengan menghadirkan generasi terbaru dari lini stylus-nya, yakni Moto G Stylus (2026). Perangkat ini membawa sejumlah peningkatan, terutama pada stylus yang kini jauh lebih canggih, meski secara keseluruhan desain dan spesifikasinya masih mirip dengan versi sebelumnya.

Bocoran Keunggulan Moto G Stylus 2026

Kehadiran ponsel ini menarik perhatian karena menawarkan pengalaman menulis dan menggambar yang lebih mudah, sekaligus menyasar pengguna yang butuh perangkat produktivitas tanpa harus membeli smartphone flagship mahal. Berikut sejumlah keunggulan yang ditawarkannya:

Stylus Lebih Canggih dengan Dukungan AI

Peningkatan paling terasa ada pada stylus yang kini beralih ke tipe aktif. Berbeda dari generasi sebelumnya yang masih pasif, stylus baru ini sudah mendukung sensitivitas tekanan dan kemiringan (tilt), sehingga memberikan sensasi lebih realistis seperti menulis di atas kertas.

Motorola juga menambahkan berbagai fitur berbasis AI untuk menunjang produktivitas. Salah satu yang menarik adalah fitur yang bisa mengubah sketsa sederhana menjadi gambar yang lebih rapi. Selain itu, pengguna juga bisa menulis soal matematika langsung di layar dan mendapatkan hasilnya tanpa harus membuka aplikasi lain.

Beberapa fitur lain yang ikut melengkapi stylus ini antara lain:

  • Quick Clip untuk menyalin teks ke catatan
  • Drag & Drop untuk memindahkan gambar dengan mudah
  • Hover to Magnify untuk memperbesar tampilan
  • Circle to Search yang terintegrasi dengan layanan Google

Dari sisi daya tahan, stylus ini diklaim mampu bertahan hingga 100 jam dalam kondisi siaga dan sekitar 4 jam penggunaan aktif. Pengisian dayanya pun cukup cepat, hanya sekitar 15 menit hingga penuh.

Layar Lebih Cerah dan Desain Tetap Premium

Masuk ke bagian layar, Moto G Stylus (2026) dibekali panel AMOLED 6,7 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahannya bahkan disebut mencapai 5.000 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Motorola juga mempertahankan desain khas dengan finishing belakang menyerupai kulit, memberikan kesan premium di kelas menengah. Selain itu, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan terhadap air, debu, hingga semprotan bertekanan tinggi.

moto g stylus 2026 1

Performa Stabil untuk Kebutuhan Harian

Untuk urusan dapur pacu, ponsel ini ditenagai chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 256 GB. Kombinasi ini cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari, multitasking, hingga penggunaan aplikasi produktivitas.

Sistem operasinya sudah menggunakan Android 16 dengan dukungan fitur AI dari Google, termasuk integrasi Gemini yang semakin mempermudah berbagai aktivitas pengguna.

Kamera dan Fitur Tambahan

Di sektor fotografi, Motorola menyematkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 700C yang sudah dilengkapi OIS untuk hasil foto lebih stabil. Ada juga kamera ultrawide sekaligus makro 13 MP, serta kamera depan 32 MP untuk kebutuhan selfie dan video call.

Fitur berbasis AI juga hadir untuk mendukung fotografi, seperti:

  • Photo Enhancement Engine
  • Super Zoom
  • Action Shot
  • Signature Style

Ponsel ini juga mampu merekam video hingga resolusi 4K.

Baca Juga: Meluncur 25 Februari, Ini Bocoran Keunggulan yang Ditawarkan Motorola Razr 60!

Baterai Lebih Besar, Pengisian Lebih Cepat

Motorola sedikit meningkatkan kapasitas baterai menjadi 5.200 mAh. Dengan kapasitas ini, perangkat diklaim mampu bertahan hingga hampir dua hari penggunaan normal.

Untuk pengisian daya, tersedia fast charging 68W serta dukungan wireless charging 15W, yang membuat proses pengisian jadi lebih praktis.

Harga dan Ketersediaan

Di pasar global, Moto G Stylus (2026) dibanderol sekitar 499,99 dolar AS atau setara Rp 8 jutaan. Harga ini memang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, yang kemungkinan dipengaruhi peningkatan pada stylus dan fitur tambahan lainnya.

Penjualan perdana dijadwalkan mulai 16 April 2026 di Amerika Serikat. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai ketersediaannya di Indonesia.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |