OpenAI dan Samsung Perluas Kemitraan AI Skala Global

15 hours ago 11

Selular.ID – OpenAI dan Samsung Electronics memperluas kerja sama kecerdasan buatan (AI) melalui implementasi ChatGPT Enterprise dan Codex untuk karyawan Samsung di Korea Selatan serta divisi Device eXperience (DX) Samsung di berbagai negara.

Langkah yang diumumkan pada 22 Juni 2026 ini disebut sebagai salah satu kesepakatan enterprise terbesar yang pernah ditandatangani OpenAI untuk penerapan AI di lingkungan korporasi global.

Implementasi tersebut mencakup ribuan karyawan yang bekerja di berbagai fungsi bisnis Samsung Electronics, mulai dari pengembangan perangkat lunak, pemasaran, manufaktur, hingga pengembangan produk.

Melalui kerja sama ini, Samsung berupaya mempercepat adopsi AI generatif di lingkungan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.

Kesepakatan terbaru ini menandai babak baru hubungan antara OpenAI dan Samsung Electronics.

Sebelumnya, pada 2023 Samsung sempat membatasi penggunaan layanan AI generatif setelah terjadi insiden kebocoran data internal yang melibatkan penggunaan ChatGPT.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Sejak akhir 2025, perusahaan mulai mengubah pendekatan terhadap AI dengan membangun kerangka tata kelola yang lebih ketat untuk memastikan penggunaan teknologi tersebut tetap aman bagi kebutuhan perusahaan.

ChatGPT Enterprise menjadi platform utama yang akan digunakan Samsung untuk berbagai kebutuhan kerja berbasis AI. Berbeda dengan versi konsumen, layanan enterprise menawarkan fitur keamanan tambahan, kontrol data yang lebih ketat, serta kemampuan integrasi ke dalam alur kerja perusahaan.

Selain ChatGPT Enterprise, Samsung juga mengadopsi Codex, sistem berbasis AI yang dirancang untuk membantu proses pengembangan perangkat lunak.

Teknologi ini mampu membantu penulisan kode, analisis program, hingga otomatisasi berbagai tugas teknis yang sebelumnya dilakukan secara manual oleh pengembang.

Menariknya, Samsung tidak hanya menyiapkan Codex untuk tim teknis, tetapi juga untuk sejumlah fungsi nonteknis yang membutuhkan dukungan otomatisasi berbasis AI.

Keputusan Samsung memperluas penggunaan teknologi OpenAI juga tidak terlepas dari hubungan yang sudah terjalin sebelumnya.

Pada Oktober 2025, Samsung Electronics bersama Samsung SDS, Samsung C&T, dan Samsung Heavy Industries menandatangani nota kesepahaman strategis dengan OpenAI untuk mempercepat pembangunan infrastruktur AI global.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan pusat data AI, layanan enterprise berbasis AI, hingga penyediaan teknologi semikonduktor untuk mendukung proyek infrastruktur AI OpenAI.

Dalam kemitraan tersebut, Samsung Electronics berperan sebagai mitra strategis untuk penyediaan solusi memori canggih yang dibutuhkan OpenAI.

Samsung menyatakan akan mendukung kebutuhan memori berperforma tinggi dan hemat energi yang digunakan dalam proyek Stargate, inisiatif OpenAI untuk membangun infrastruktur komputasi AI dalam skala besar.

Sementara itu, Samsung SDS menjalin kerja sama dengan OpenAI untuk pengembangan layanan AI enterprise dan pengoperasian pusat data AI.

Perusahaan juga berperan dalam mendukung implementasi solusi OpenAI bagi pelanggan korporasi di Korea Selatan.

Bagi OpenAI, kerja sama dengan Samsung Electronics menunjukkan semakin luasnya penggunaan AI generatif di kalangan perusahaan global.

Jika sebelumnya teknologi AI banyak digunakan dalam tahap eksperimen atau proyek terbatas, implementasi di Samsung memperlihatkan pergeseran menuju penggunaan dalam skala organisasi yang lebih besar dan terintegrasi ke berbagai fungsi bisnis.

Samsung sendiri merupakan salah satu produsen teknologi terbesar di dunia dengan aktivitas bisnis yang mencakup smartphone, televisi, peralatan rumah tangga, semikonduktor, hingga layanan digital.

Adopsi ChatGPT Enterprise dan Codex dalam skala luas berpotensi menjadikan AI sebagai bagian dari proses kerja harian di berbagai unit bisnis perusahaan tersebut.

Perluasan kemitraan antara OpenAI dan Samsung Electronics juga memperlihatkan bagaimana hubungan antara pengembang model AI dan perusahaan teknologi global kini berkembang melampaui penggunaan perangkat lunak.

Kolaborasi keduanya mencakup pemanfaatan AI di lingkungan kerja, pengembangan layanan enterprise, hingga pembangunan infrastruktur komputasi yang menjadi fondasi pengembangan AI generasi berikutnya.

Seluruh inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi kedua perusahaan dalam mendukung kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat di tingkat global.

Baca Juga: OpenAI Kembangkan Smartphone, Samsung hingga iPhone Dapat Saingan Baru

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |