Nabire, Masyarakat Papua Tengah, khususnya warga Nabire, akan mendapat kesempatan mengikuti Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang diselenggarakan Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) Jakarta. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Bandara Lama Nabire pada 22 September 2026 dengan Pdt. Dr. (H.C.) Stephen Tong sebagai pembicara utama.
Mengangkat tema “Bertobatlah dan Hidup Suci”, kebaktian akan dimulai pada pukul 18.30 WIT hingga selesai. Panitia menargetkan sekitar 5.000 peserta menghadiri kegiatan tersebut.
Perwakilan STEMI Jakarta, Penatua dr. Suprijadi Handoko, mengatakan berbagai persiapan tengah dilakukan menjelang pelaksanaan kebaktian.
Persiapan tersebut mencakup pembangunan panggung, koordinasi dengan gereja dan organisasi gerejawi, komunikasi dengan pemerintah serta sekolah, hingga penyebarluasan informasi melalui brosur, poster dan selebaran di sejumlah wilayah Nabire.
Menurut Suprijadi, respons terhadap kegiatan tersebut juga datang dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga keagamaan.
“Selain ada respons dari individu gereja, ada Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah atau PGGPT, beberapa organisasi gereja, pemerintah serta anak-anak sekolah,” kata Suprijadi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, STEMI berharap masyarakat dapat mengetahui jadwal dan lokasi kegiatan sehingga pelaksanaan kebaktian dapat berlangsung dengan baik.
Targetkan 5.000 Peserta
Lapangan Bandara Lama Nabire dipilih sebagai lokasi kegiatan yang diperkirakan akan dihadiri ribuan warga.
Suprijadi menyebut jumlah peserta yang ditargetkan mencapai sekitar 5.000 orang. Para peserta nantinya akan mengikuti rangkaian pujian dan mendengarkan penyampaian firman Tuhan dari Stephen Tong.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelayanan keagamaan STEMI di tengah masyarakat Papua Tengah.
PGGPT Imbau Jemaat Hadir
Dukungan terhadap pelaksanaan kebaktian juga disampaikan Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah (PGGPT).
Melalui Pdt. Didi Naya, M.Th., PGGPT mengimbau warga jemaat dari berbagai denominasi gereja yang berada dalam persekutuan tersebut untuk menghadiri kegiatan di Lapangan Bandara Lama Nabire.
“Mewakili seluruh pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah, kami menyampaikan imbauan kepada seluruh warga jemaat se-Papua Tengah, lebih khususnya Nabire, berbagai denominasi yang bernaung di bawah Persekutuan Gereja-Gereja Papua Tengah untuk dapat hadir,” ujar Didi.
Menurutnya, kebaktian tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk melakukan refleksi kehidupan iman sekaligus memperkuat kehidupan rohani.
Dorong Pembaruan Kehidupan Rohani
Didi mengatakan tema “Bertobatlah dan Hidup Suci” memiliki pesan yang relevan bagi kehidupan umat Kristen. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong jemaat untuk memperbarui kehidupan iman dan menjalankan nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita mengalami pembaruan hidup dan juga kita hidup suci sesuai dengan tema yang diusung sehingga kita bisa lebih maksimal lagi dalam membangun Papua Tengah,” katanya.
Ia juga mengajak para pemimpin dan hamba Tuhan dari berbagai denominasi untuk turut menginformasikan kegiatan tersebut kepada jemaat masing-masing.
Bagi PGGPT, keterlibatan lintas denominasi menjadi salah satu bagian dari semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Stephen Tong Jadi Pembicara Utama
Kehadiran Stephen Tong menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan ini. Didi menilai perjalanan pelayanan Stephen Tong dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kehidupan pelayanan dan tanggung jawab mereka.
Ia berharap momentum tersebut tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kebaktian, tetapi memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Papua Tengah.
“Sehingga kita bisa menjadi berkat untuk Papua Tengah, kita bisa menjaga Papua tetap damai sejahtera, kita bisa membantu pemerintah bersama-sama dan bersinergi membangun Papua Tengah,” tutur Didi.
Diharapkan Jadi Momentum Kebersamaan
Selain aspek pembaruan iman, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang perjumpaan bagi umat Kristen dari berbagai denominasi di Nabire dan wilayah Papua Tengah.
Panitia dan PGGPT berharap masyarakat yang hadir dapat mengikuti kegiatan dengan tertib serta membawa pesan yang disampaikan dalam kebaktian ke dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat.
Kebaktian Pembaruan Iman Nasional akan berlangsung pada 22 September 2026 mulai pukul 18.30 WIT di Lapangan Bandara Lama Nabire. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui pihak penyelenggara dan gereja-gereja yang terlibat dalam koordinasi kegiatan.
[Nabire.Net/Musa Boma]

3 hours ago
3

















































