Dua Korban Sandera Ditemukan, MRP Dorong Pencarian Sandera Perempuan Lainnya

3 hours ago 2
(Dua Korban Sandera Ditemukan, MRP Dorong Pencarian Sandera Perempuan Lainnya) (Dua Korban Sandera Ditemukan, MRP Dorong Pencarian Sandera Perempuan Lainnya)

Mimika, Upaya pencarian terhadap sembilan perempuan yang dilaporkan menjadi korban penyanderaan di wilayah Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terus mendapat perhatian. Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan aparat keamanan dalam proses pencarian serta evakuasi korban.

Dalam perkembangan pencarian, dua korban telah ditemukan di wilayah Bela. Salah seorang ditemukan dalam kondisi hidup dan kemudian berhasil dievakuasi ke Timika, sementara satu korban lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Laporan sebelumnya menyebut korban selamat yang dievakuasi adalah Demerina Uamang, yang ditemukan bersama seorang korban lain yang telah meninggal.

Agustinus menyampaikan penghargaan kepada masyarakat yang ikut melakukan pencarian di tengah kondisi medan yang sulit. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam membantu menemukan korban.

Korban Selamat Dievakuasi ke Timika

Demerina Uamang berhasil dievakuasi dari Kampung Bela 1, Distrik Alama, menuju Timika pada 14 September 2026. Proses tersebut melibatkan tim gabungan aparat keamanan dan tokoh masyarakat, termasuk dukungan Ketua MRP Papua Tengah.

Laporan kepolisian yang dikutip sejumlah media menyebut Demerina ditemukan pada 7 September setelah informasi mengenai keberadaan seorang warga diterima dari pihak kampung. Setelah dilakukan identifikasi, korban dipastikan merupakan salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya dilaporkan diculik di Distrik Jila.

Proses evakuasi sempat menghadapi kendala kondisi cuaca. Setelah keadaan memungkinkan, korban diterbangkan menuju Timika untuk mendapatkan penanganan medis.

MRP Dorong Kerja Sama Berlanjut

Agustinus menilai komunikasi antara masyarakat dan aparat perlu terus diperkuat untuk mendukung pencarian korban lainnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Mimika yang menurutnya terlibat dalam koordinasi proses penyelamatan.

“Harapan saya, TNI, Polri dan masyarakat, baik dari Nduga maupun Amungme, harus berkolaborasi dan bekerja sama dengan baik untuk mencari perempuan-perempuan lain yang masih disandera,” ujar Agustinus.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks upaya pencarian korban yang hingga kini belum ditemukan. Berdasarkan laporan yang tersedia setelah evakuasi Demerina, masih terdapat tujuh korban lain yang belum diketahui keberadaannya secara pasti.

Kondisi Medan Jadi Tantangan

Kasus ini bermula dari insiden di Distrik Jila pada Agustus 2026 yang kemudian memicu pencarian terhadap sembilan perempuan. Upaya menemukan para korban berlangsung di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dan akses terbatas.

Agustinus berharap keterlibatan masyarakat adat dari wilayah terkait bersama aparat dapat terus berjalan dengan mengutamakan keselamatan warga dan korban.

Ia menegaskan bahwa MRP Papua Tengah memberikan penghargaan terhadap masyarakat maupun aparat yang telah terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

Pencarian Korban Masih Berlanjut

Dengan ditemukannya satu korban dalam keadaan selamat dan satu lainnya meninggal dunia, perhatian kini tertuju pada keberadaan tujuh perempuan lainnya yang masih belum ditemukan.

Pencarian dan penanganan kasus tersebut masih membutuhkan koordinasi berbagai pihak. Aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat diharapkan terus berkomunikasi untuk memperoleh informasi mengenai keberadaan para korban dan memastikan proses penyelamatan berlangsung dengan memperhatikan keselamatan.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |