Techdaily.id – Motorola akhirnya resmi memboyong HP lipat book-style pertamanya, Motorola Razr Fold, ke pasar Indonesia lewat acara peluncuran di Jakarta pada Rabu (15/7/2026). Kehadiran ponsel ini langsung menarik perhatian berkat spesifikasi kelas atas yang dibawanya.
Langkah ini juga sejalan dengan performa bisnis Motorola yang sedang naik daun dalam 10 kuartal terakhir, di mana mereka mencatatkan pertumbuhan penjualan unit yang sangat pesat. Lewat lini sebelumnya seperti Motorola Edge, mereka sukses membuktikan kalau HP premium dengan fitur lengkap dan desain ciamik tidak harus dijual dengan harga yang bikin kantong bolong. Nah, lewat Razr Fold ini, Motorola ingin membawa standar baru: sebuah ponsel lipat yang hadir tanpa cela.
Performa Kencang Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Terbesar di Kelasnya
Masuk ke bagian dapur pacu, Motorola Razr Fold dipersenjatai dengan prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5. Otak kencang ini dipadukan dengan pilihan RAM 12 GB atau 16 GB, serta memori internal hingga kapasitas 1 TB. Berkat spesifikasi gahar ini, segala macam pemrosesan fitur kecerdasan buatan langsung di dalam perangkat, seperti asisten pintar Gemini, Perplexity, hingga Copilot, bisa berjalan sangat cepat dan mulus.
Untuk menemani aktivitas seharian penuh, Motorola membenamkan baterai raksasa berkapasitas 6.000 mAh. Angka ini sekaligus memecahkan rekor sebagai baterai terbesar untuk kategori HP lipat saat ini. Baterai jumbo tersebut diklaim sanggup bertahan hingga 48 jam penggunaan, lengkap dengan dukungan pengisian daya cepat 80W TurboPower dan pengisian daya tanpa kabel (wireless charging) 50W.

Untuk pasar Indonesia, Razr Fold hadir dalam pilihan warna premium Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White dengan material bertekstur yang nyaman digenggam di bagian bodi belakangnya.
Selain urusan estetik, Motorola juga serius membereskan masalah klasik HP lipat: durabilitas engsel. Razr Fold dirancang untuk jadi salah satu ponsel lipat paling tangguh di kelasnya. Rahasianya ada pada penggunaan engsel teardrop yang terbuat dari material baja tahan karat serta bahan Titanium. Kombinasi material kokoh ini berfungsi memastikan setiap proses membuka dan menutup ponsel bisa dilakukan dengan sangat mulus. Meski bodinya tergolong sangat tipis, yakni hanya 4,55 mm saat dibuka, HP ini sudah mengantongi sertifikasi IP49 yang membuatnya tahan debu dan cipratan air.
Layar Lebar yang Lega untuk Multitasking dan Bisa Jadi Laptop Mini
Saat dibuka, Anda akan langsung disambut oleh layar utama LTPO OLED berukuran 8,09 inci yang sangat luas. Menariknya, layar dalam ini punya tingkat kecerahan maksimal hingga 6.200 nits, sementara layar luarnya berukuran 6,6 inci dengan kecepatan visual 165 Hz. Kedua layar ini juga sudah mendukung Dolby Vision, jadi buat dipakai nonton film atau video dijamin bakal terasa sangat sinematik dan memanjakan mata.
Product and Portfolio Head Motorola Indonesia, Zulfahmi menceritakan bagaimana ponsel ini didesain untuk memudahkan produktivitas sehari-hari tanpa bikin ribet. Misalnya, kalau mau membagi layar jadi dua aplikasi secara instan, Anda cukup mengusap tiga jari saja di atas layar.
Selain itu, ada juga fitur jendela melayang yang membuat Anda bisa membuka aplikasi secara berdampingan layaknya menggunakan HP biasa, atau membiarkan jendela aplikasi kecil melayang bebas di layar. Pengalaman serba praktis ini makin lengkap berkat adanya mode laptop. Jadi, saat ponsel ini ditaruh di meja dalam kondisi setengah terlipat, aplikasi seperti YouTube atau HBO akan otomatis bergeser ke layar atas, sementara layar bagian bawah langsung berubah fungsi menjadi panel kontrol navigasi.

Kamera Utama 50 MP
Salah satu ganjalan terbesar orang saat ingin beralih ke HP lipat biasanya adalah kualitas kameranya yang dinilai kurang maksimal dibanding HP biasa. Motorola ingin mendobrak stigma tersebut dengan menghadirkan kamera kualitas nomor satu di kelas ponsel lipat.
Sistem tiga kamera belakang pada Razr Fold menggunakan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA yang sudah dilengkapi penstabil gambar fisik (OIS). Kamera ini ditemani oleh kamera ultra-wide 50 MP yang sudah mendukung pengambilan foto makro, serta kamera telefoto periskop 50 MP yang menawarkan zoom optik hingga 3x murni. Sistem telefoto ini juga memiliki kemampuan jangkauan hingga 6 kali jarak pengambilan gambar dari kameranya sendiri serta mendukung fitur pembesaran gambar digital hingga 100x zoom.
Bagi Anda yang gemar berswafoto atau sering melakukan panggilan video, Motorola juga menyematkan kamera depan beresolusi 32 MP pada layar luar serta kamera depan 20 MP pada layar bagian dalam.
Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 2026: HP Ringkas Kamera Telefoto, Siap Masuk Indonesia?
Stylus Moto Pen Ultra Dijual Terpisah
Bagi Anda yang senang corat-coret atau mencatat langsung di layar lebar, Razr Fold ini sudah mendukung penuh penggunaan pena stylus.
Namun, berbeda dengan beberapa negara lain, untuk pasar Indonesia Motorola memutuskan untuk not include alias tidak memasukkan pena stylus ke dalam kotak penjualan. Alasan di balik keputusan ini cukup masuk akal: pengguna stylus biasanya adalah kelompok konsumen yang sangat spesifik dan loyal, sehingga menjualnya secara terpisah dinilai lebih memudahkan untuk urusan perawatan serta pemilihan aksesoris yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna.
Harga Resmi dan Promo Pre-order
Di pasar Indonesia, Motorola Razr Fold dibanderol dengan harga resmi Rp 29.999.000. Kabar baiknya, selama masa pemesanan awal (pre-order) dari tanggal 13 sampai 20 Juli 2026, Anda bisa meminangnya dengan harga spesial Rp 25.499.000 lewat Shopee, Erafone, atau Digiplus.
Selain potongan harga, pembeli di masa promo ini juga bakal dimanjakan dengan bonus melimpah senilai total Rp 10,7 juta. Bonus tersebut meliputi jam pintar Moto Watch, TWS Moto Buds Loop, cashback langsung, hingga layanan purna jual premium berupa antar-jemput gratis saat perangkat butuh diservis (Free Pick Up & Return Service).

















































