Samsung Perkuat Inovasi Audio Lewat Ekosistem Galaxy Buds

3 hours ago 6

Selular.ID – Samsung Electronics Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong evolusi pengalaman audio seiring musik dan podcast semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Dalam pernyataan resminya pada 9 Februari 2026, Samsung menyebut kebutuhan pengguna kini tidak hanya berfokus pada konten yang didengarkan, tetapi juga pada kualitas dan kenyamanan pengalaman audio yang dirasakan saat beraktivitas.

Samsung melihat tren konsumsi audio di Indonesia terus berkembang, seiring meningkatnya penggunaan layanan streaming musik dan podcast dalam aktivitas harian, mulai dari bekerja, bepergian, hingga berolahraga.

Kondisi tersebut ikut mendorong permintaan perangkat audio nirkabel, khususnya kategori true wireless stereo (TWS) yang semakin diminati karena praktis, tidak membutuhkan kabel, serta terhubung melalui Bluetooth.

Samsung juga menyoroti perubahan desain smartphone modern yang sebagian besar sudah tidak lagi menyediakan audio jack 3,5 mm, sehingga perangkat TWS menjadi kebutuhan yang semakin relevan bagi pengguna yang ingin tetap menikmati pengalaman audio personal.

“Musik dan podcast kini menjadi bagian dari cara masyarakat Indonesia beraktivitas dan mengekspresikan diri. Seiring itu, ekspektasi terhadap pengalaman audio pun berkembang. Melalui ekosistem Galaxy yang semakin terintegrasi, Samsung terus menghadirkan inovasi audio yang lebih imersif dan relevan dengan kebutuhan pengguna,” kata Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.

Dalam pengembangan produk audio, Samsung menempatkan fitur seperti Active Noise Cancelling (ANC) atau peredam kebisingan aktif sebagai salah satu elemen utama. Fitur ini berfungsi mengurangi suara latar di sekitar pengguna sehingga pengalaman mendengarkan musik atau podcast terasa lebih fokus, terutama ketika digunakan di ruang publik atau saat bepergian.

Selain ANC, Samsung juga menekankan pentingnya integrasi antar perangkat dalam satu ekosistem. Perusahaan menyebut pendekatan ini memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman audio yang lebih mulus karena perangkat TWS dapat terhubung dengan smartphone, tablet, hingga perangkat wearable Galaxy dalam satu sistem yang saling terintegrasi.

Memasuki pasar TWS, Samsung menghadirkan sejumlah lini produk yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Galaxy Buds2 Series dan Galaxy Buds3 Series. Samsung menyebut pengembangan tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin menuntut kualitas suara jernih, desain nyaman, dan fitur adaptif.

Pada Agustus 2021, Samsung merilis Galaxy Buds2, disusul Galaxy Buds2 Pro pada Agustus 2022. Galaxy Buds2 Series hadir dengan desain yang lebih ergonomis dan ringkas serta bobot lebih ringan dibanding generasi sebelumnya. Samsung juga menyematkan peningkatan fitur ANC serta teknologi two-way dynamic speaker, yang menggabungkan dua driver audio untuk menghasilkan detail suara lebih seimbang.

Untuk varian Galaxy Buds2 Pro, Samsung turut membawa fitur tambahan Neck Stretch Reminder, yang dirancang sebagai pengingat agar pengguna menjaga postur tubuh, khususnya saat duduk dalam waktu lama. Fitur ini menjadi bagian dari pendekatan Samsung dalam menghubungkan perangkat audio dengan aspek gaya hidup dan kesehatan.

Pengembangan berikutnya hadir melalui Galaxy Buds3 dan Galaxy Buds3 Pro yang dirilis pada Juli 2024. Pada generasi ini, Samsung memperkenalkan fitur Adaptive EQ dan Adaptive ANC, yang memungkinkan perangkat menyesuaikan kualitas suara serta tingkat peredaman kebisingan secara otomatis sesuai kondisi penggunaan.

Samsung juga menambahkan integrasi dengan Gemini AI, asisten berbasis kecerdasan buatan yang dapat membantu pengguna menjalankan perintah tertentu melalui perangkat yang terhubung. Integrasi AI ini menjadi bagian dari tren industri perangkat audio global, di mana TWS mulai diposisikan sebagai perangkat pintar, bukan sekadar aksesori pendengar musik.

Galaxy Buds3 Series juga membawa elemen desain yang disebut Samsung sebagai Blade Lights, yaitu aksen lampu yang tidak hanya berfungsi estetis, tetapi juga mendukung kontrol yang lebih intuitif. Samsung menyatakan fitur tersebut dapat membantu pengguna mengatur volume atau memutar konten secara lebih praktis.

Rangkaian produk ini kemudian diperluas lewat kehadiran Galaxy Buds3 FE yang dirilis pada September 2025. Samsung menempatkan perangkat ini sebagai opsi yang lebih terjangkau, namun tetap membawa fitur premium seperti ANC serta integrasi Gemini AI. Dengan strategi tersebut, Samsung berupaya menghadirkan pengalaman audio inovatif ke segmen konsumen yang lebih luas.

Samsung menegaskan bahwa kekuatan Galaxy Buds tidak hanya terletak pada perangkat itu sendiri, tetapi juga pada pengalaman lintas perangkat yang ditawarkan ekosistem Galaxy. Dalam ekosistem ini, perangkat TWS dapat mendukung aktivitas produktivitas, komunikasi, hiburan, hingga eksplorasi kreativitas pengguna.

Ke depan, Samsung menyebut pihaknya akan terus mengembangkan teknologi audio agar perangkat TWS semakin adaptif dan intuitif, tanpa mengorbankan kualitas suara. Samsung menilai perangkat TWS kini dituntut untuk mampu menyesuaikan kebutuhan pengguna secara otomatis, termasuk dalam mendukung komunikasi yang lebih nyaman dan pengalaman mendengarkan yang lebih personal.

Melalui pengembangan berkelanjutan di lini Galaxy Buds, Samsung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi audio yang relevan dengan pola konsumsi masyarakat modern, seiring audio semakin menempati posisi penting dalam gaya hidup digital.

Baca Juga: Galaxy Buds Core: TWS 35 Jam dengan Harga Terjangkau Rp799 Ribuan

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |