Top 10 India 2025: Smartphone 5G Murah dan Premium Melonjak

22 hours ago 10

Selular.ID – Pasar smartphone India pada tahun kalender 2025 tetap datar dengan pengiriman sekitar 152 juta unit, mencerminkan penurunan sekitar 1 % secara tahunan (year-on-year/YoY) dibanding 2024 meskipun terjadi pergeseran struktural yang signifikan dalam permintaan dan pola pembelian konsumen, menurut laporan riset pasar dari CyberMedia Research (CMR) dan Omdia yang dirilis awal Februari 2026.

Laporan menyatakan bahwa pertumbuhan volume yang stagnan terjadi bersamaan dengan perubahan permintaan menuju smartphone 5G berbiaya rendah dan model premium yang lebih mahal, menandai fase “reset struktural” dalam pasar terbesar kedua di dunia ini.

Permintaan smartphone 5G di segmen harga terjangkau melonjak lebih dari 1 900 %, sementara 5G secara keseluruhan menyumbang 88 % dari total pengiriman smartphone di India pada tahun 2025.

Dalam laporan CMR yang berfokus pada Calendar Year 2025 (CY2025), entitas riset ini menunjukkan bahwa lonjakan smartphone 5G entry-level (sekitar ₹6.000–₹8.000) menjadi faktor utama di balik restrukturisasi pasar, didorong oleh penurunan harga chipset 5G, perluasan jangkauan jaringan 5G nasional India, serta strategi harga agresif dari beberapa produsen.

“CY2025 adalah tahun recalibration, bukan kontraksi total,” ujar Menka Kumari, Senior Analyst di Industry Intelligence Group CMR. Pernyataan ini menegaskan bahwa pasar tidak runtuh, tetapi mengalami evolusi kebutuhan konsumen yang menuntut akses 5G yang lebih luas dan tetap mempertahankan daya tarik segmen premium.

Laporan lain dari Omdia menambahkan bahwa meskipun volume pengiriman keseluruhan menunjukkan penurunan yang terbatas, rata-rata harga jual (average selling price/ASP) naik sekitar 8 % menjadi sekitar $282 (sekitar ₹23.000), mencerminkan kecenderungan konsumen memilih perangkat dengan fitur lebih lengkap atau nilai jual yang lebih tinggi.

Dominasi Merek dan Dinamika Pasar

Dalam struktur pasar sepanjang 2025, vivo mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar dengan pangsa sekitar 19 %, diikuti oleh Samsung sekitar 16 %. OPPO dan Xiaomi masing-masing memegang 13 % pangsa pasar, sedangkan realme sekitar 10 %.

Laporan CMR juga menyoroti bahwa beberapa merek yang lebih kecil atau challenger seperti iQOO dan CMF mencatat pertumbuhan signifikan pada tahun tersebut, mencerminkan pergeseran preferensi konsumen yang semakin luas terhadap penawaran nilai baru di segmen 5G terjangkau.

Sementara itu, merek seperti Apple — meskipun tidak masuk dalam lima besar berdasarkan volume pengiriman — mencatat pertumbuhan pangsa pasar yang kuat (sekitar +25 % YoY) dengan kontribusi model-model seperti iPhone 16 dan iPhone 15 yang mendominasi pengiriman perusahaan di India, mencerminkan tren premiumisation di segmen nilai.

Faktor Penopang dan Tantangan

Perubahan struktural ini tak lepas dari sejumlah faktor yang saling terkait:

  • Expansi jaringan 5G nasional: Jaringan generasi kelima yang lebih luas menjadikan fitur 5G standar di banyak model bahkan di kelas entry-level, mendongkrak permintaan perangkat 5G murah.
  • Tekanan biaya komponen: Kenaikan biaya memori dan komponen lain turut menekan margin produksi, mendorong produsen mengatur ulang strategi harga dan fitur perangkat.
  • Perubahan preferensi konsumen: Konsumen India menunjukkan daya beli yang lebih selektif, memperpanjang siklus pergantian perangkat (replacement cycle) dan mendorong pergeseran ke model yang memberikan nilai lebih, baik dari segi kinerja 5G maupun fitur premium.

Implikasi dan Arah Perkembangan

Laporan CMR memperkirakan pasar India akan mengalami penurunan volume dalam kisaran satu digit pada 2026, seiring tekanan harga yang terus berlanjut dan perilaku konsumen yang lebih berhati-hari. Namun, pertumbuhan nilai pasar berpotensi berlanjut didorong oleh premiumisation dan adopsi teknologi 5G murah yang lebih merata.

Perubahan struktur ini menandai fase baru bagi industri smartphone di India, di mana efisiensi biaya, kemampuan teknologi 5G, dan pengalaman pengguna premium menjadi faktor penentu daya saing di tengah dinamika permintaan yang terus berevolusi.

Baca Juga: Top 5 Vendor Smartphone Dunia 2025: Pengiriman Naik 2,3% di Kuartal ke-4

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |