81 Tahun RRI, Pemprov Papua Tengah Tekankan Pentingnya Informasi Akurat dan Tepercaya

3 hours ago 6

Nabire,  Memasuki usia 81 tahun, Radio Republik Indonesia (RRI) diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai media publik yang menghadirkan informasi akurat sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Harapan tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RRI yang digelar di Aula LPP RRI Nabire, Jumat (11/9/2026).

Peringatan tersebut dirangkaikan dengan penyulutan Obor Tri Prasetya RRI dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, pimpinan daerah, keluarga besar LPP RRI Nabire, serta sejumlah tamu undangan.

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Marten Ukago, S.E., M.Si., hadir mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa sekaligus membacakan sambutan gubernur.

Pemprov Apresiasi 81 Tahun Pengabdian RRI

Dalam sambutannya, Marten menyampaikan penghargaan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap perjalanan panjang RRI sebagai lembaga penyiaran publik.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-81 kepada seluruh keluarga besar Radio Republik Indonesia, khususnya LPP RRI Nabire,” ujar Marten.

Menurutnya, perjalanan selama lebih dari delapan dekade menunjukkan bahwa RRI memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

RRI dinilai tidak hanya menjalankan fungsi penyiaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi, menghadirkan hiburan, serta menjaga ruang komunikasi publik.

Tema HUT ke-81 RRI tahun ini, “Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, dinilai relevan dengan tantangan dunia informasi saat ini.

Informasi Akurat Jadi Tantangan Era Digital

Perkembangan teknologi digital telah membuat arus informasi bergerak semakin cepat. Masyarakat dapat memperoleh berita melalui berbagai platform dalam waktu singkat.

Namun, derasnya informasi juga menghadirkan persoalan berupa penyebaran informasi palsu dan konten yang belum terverifikasi.

Karena itu, pemerintah menilai media publik seperti RRI memiliki tanggung jawab besar untuk menyediakan informasi yang dapat dipercaya.

“Masyarakat membutuhkan informasi yang cepat, benar, berimbang dan dapat dipercaya,” kata Marten saat membacakan sambutan gubernur.

Menurutnya, RRI dapat mengambil peran dalam menjaga kualitas ruang publik dengan menghadirkan informasi yang membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah maupun perkembangan pembangunan.

Di tengah banyaknya sumber informasi, aspek kredibilitas menjadi salah satu modal utama media dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat.

RRI Diminta Angkat Suara Warga Papua Tengah

Khusus untuk Papua Tengah, peran RRI dinilai semakin penting karena karakteristik wilayah yang luas dengan kondisi geografis yang beragam.

Masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan, pesisir, pegunungan hingga wilayah pedalaman memiliki kebutuhan informasi yang berbeda.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap RRI dapat menjadi penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat di berbagai wilayah tersebut.

Namun, peran itu diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui pemberitaan mengenai aktivitas pemerintahan.

RRI juga didorong memperbanyak cerita mengenai kehidupan dan keberhasilan masyarakat di tingkat kampung.

“Angkat cerita tentang pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, budaya, pariwisata, pertanian, perikanan, generasi muda serta keberhasilan masyarakat di kampung-kampung,” demikian pesan Gubernur Papua Tengah yang disampaikan Marten.

Dengan pendekatan tersebut, pemberitaan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai perkembangan Papua Tengah sekaligus memperkenalkan potensi masyarakat di berbagai daerah.

Kritik dan Aspirasi Masyarakat Diharapkan Mendapat Ruang

Selain menyampaikan informasi, RRI juga diharapkan memberikan ruang yang sehat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun gagasan.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyatakan terbuka terhadap kritik yang disampaikan secara konstruktif dan berdasarkan data.

Menurut pemerintah, kritik yang disampaikan secara objektif dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, hubungan antara pemerintah daerah dan RRI diharapkan terus berkembang dalam koridor profesionalisme dan independensi jurnalistik.

Kerja sama tersebut, kata Marten, tidak boleh menghilangkan fungsi RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang memiliki tanggung jawab kepada masyarakat.

Transformasi Digital Perlu Diperkuat

Memasuki era digital, RRI juga dituntut terus menyesuaikan diri dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Generasi muda kini tidak hanya memperoleh informasi melalui radio konvensional, tetapi juga melalui berbagai platform digital.

Karena itu, transformasi digital dinilai penting agar RRI tetap dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.

“Di usia 81 tahun ini, RRI harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Transformasi digital harus diperkuat agar RRI tetap dekat dengan generasi muda dan mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform,” ujar Marten.

Meski teknologi terus berkembang, ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik tetap menjadi fondasi utama.

Obor Tri Prasetya Jadi Simbol Pengabdian

Sementara itu, Kepala LPP RRI Nabire Surya S. Thalib, S.AP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung peringatan HUT ke-81 RRI.

Ia juga memberikan penghargaan kepada keluarga pegawai RRI yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pelayanan publik.

Menurut Surya, prosesi penyulutan Obor Tri Prasetya memiliki makna khusus bagi keluarga besar RRI. Momentum tersebut menjadi pengingat terhadap nilai pengabdian dan komitmen RRI dalam menjalankan tugasnya.

Dalam rangkaian acara, Marten Ukago juga mewakili Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam prosesi pemberian kue ulang tahun kepada salah satu pegawai RRI Nabire.

Peringatan HUT ke-81 RRI sendiri dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dengan mengusung tema “Suara Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dari Nabire, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap RRI terus berkembang sebagai media publik yang profesional, independen, adaptif terhadap teknologi, serta semakin dekat dengan masyarakat.

“Semoga RRI ke depan semakin baik dan semakin maju serta terus menyuarakan kepentingan masyarakat, demi Tanah Papua, lebih khusus masyarakat di Nabire dan Provinsi Papua Tengah,” harap Marten.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |