Alasan BCA Pertahankan m-BCA, Kembangkan Fitur myBCA

20 hours ago 10

Selular.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menegaskan tetap mempertahankan layanan m-BCA untuk melayani sekitar 43 juta rekening nasabah, sekaligus terus mengembangkan platform digital myBCA dengan fitur-fitur baru.

Fera Agustina, SVP Transaction Banking Product Development BCA menjelaskan bahwa pengelolaan puluhan juta rekening dengan latar belakang profesi dan pola transaksi yang beragam menuntut respons teknologi yang adaptif.

Menurut dia, BCA terus memantau perilaku transaksi nasabah untuk memastikan pengembangan fitur berjalan sesuai kebutuhan aktual.

“Kami terus mengamati perilaku transaksi nasabah dan mencoba menyelesaikannya dengan perkembangan teknologi,” ujar Fera.

BCA memilih mempertahankan m-BCA karena basis penggunanya yang sudah luas dan terbentuk selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, myBCA diposisikan sebagai platform yang lebih terintegrasi dan fleksibel untuk pengembangan fitur baru. Strategi dual-platform ini memungkinkan BCA menjaga stabilitas layanan sekaligus mendorong inovasi.

Dalam pembaruan terbaru, BCA menambahkan fitur Poket Rupiah dan layanan myBCA on Smartwatch.

Kedua fitur ini dirancang untuk memperluas akses layanan keuangan serta memudahkan pengelolaan dana dalam satu rekening.

myBCA on Smartwatch memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan langsung melalui jam pintar.

Layanan ini mendukung pembayaran menggunakan QRIS Bayar serta QRIS Tap, khusus bagi pengguna perangkat berbasis WearOS.

Selain itu, nasabah dapat mengecek saldo tanpa perlu membuka smartphone atau membawa kartu debit maupun kredit. Hingga saat ini, sekitar 90 ribu nasabah tercatat telah menggunakan myBCA on Smartwatch.

Fera menyebutkan bahwa pengembangan layanan berbasis smartwatch merupakan respons atas perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mengandalkan perangkat wearable.

“Aplikasi myBCA on Smartwatch memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan praktis melalui jam pintar. Kami berusaha untuk menjawab kebutuhan nasabah saat ini,” katanya.

Sementara itu, fitur Poket Rupiah menghadirkan konsep sub rekening dalam satu akun. Nasabah dapat membagi saldo hingga 20 kantong terpisah dalam mata uang rupiah tanpa biaya tambahan.

Fitur ini membantu pengguna memisahkan anggaran berdasarkan kebutuhan, seperti belanja bulanan, tabungan, dana darurat, atau pos pengeluaran lain.

Menurut Fera, fitur tersebut diminati berbagai segmen, mulai dari generasi muda hingga ibu rumah tangga dan pekerja profesional yang memerlukan pengelolaan anggaran lebih terstruktur.

Poket Rupiah juga dilengkapi fitur Money Lock yang dirancang untuk membantu nasabah menahan penggunaan dana tertentu agar tidak mudah digunakan untuk transaksi impulsif.

Strategi pengembangan myBCA sejalan dengan tren digitalisasi sektor perbankan nasional. Bank-bank besar di Indonesia berlomba memperkuat ekosistem aplikasi untuk meningkatkan engagement dan frekuensi transaksi nasabah.

Integrasi fitur pembayaran berbasis QRIS juga mendukung kebijakan digitalisasi sistem pembayaran yang didorong oleh regulator melalui standardisasi kode respons cepat nasional.

Dengan mempertahankan m-BCA sekaligus mengembangkan myBCA, BCA menempatkan transformasi digital sebagai proses bertahap, bukan migrasi mendadak.

Pendekatan ini memungkinkan nasabah tetap menggunakan platform yang familiar, sambil memperoleh opsi layanan baru yang lebih modern.

Ke depan, BCA menyatakan akan terus memperbarui fitur myBCA sesuai perkembangan perilaku transaksi dan kebutuhan nasabah.

Fokus pengembangan diarahkan pada kemudahan akses, keamanan transaksi, serta penguatan fungsi pengelolaan keuangan pribadi dalam satu aplikasi terintegrasi.

Baca Juga:Cara Praktis Menggunakan QRIS Tap BCA

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda media di Tangerang pada 26 Februari 2026 sebagai bagian dari strategi optimalisasi layanan perbankan digital perseroan.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |