Paniai, Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun, S.IP., S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri di Kabupaten Paniai mewakili Bupati Paniai yang berhalangan hadir. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta sinergi seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan Dana Desa yang baru saja disalurkan kepada para kepala kampung.
Apel gabungan tersebut berlangsung dengan dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Paniai Soleman Boma, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pabung 1703/Deiyai Mayor Czi. Jarman Dabang yang mewakili Dandim 1703/Deiyai, para Pejabat Utama (PJU) Polres Paniai, serta jajaran ASN, TNI, dan Polri di wilayah Kabupaten Paniai.
Kapolres Tekankan Integritas Aparatur
Dalam amanatnya, AKBP Roycke H. F. Betaubun mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila setiap unsur pemerintahan mengedepankan integritas, disiplin, serta kerja sama yang baik.

Ia juga mengajak seluruh ASN, TNI, dan Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi faktor penting untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dana Desa Harus Dikelola Transparan
Dalam apel tersebut, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap Dana Desa yang baru saja disalurkan oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kepada para kepala kampung.
Kapolres mengimbau agar seluruh penerima dana mengelola anggaran tersebut secara bijaksana, transparan, dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang digunakan harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Setiap penggunaan anggaran harus dipertanggungjawabkan melalui administrasi yang tertib dan pelaporan yang akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegas Kapolres dalam amanatnya.
Menurutnya, tata kelola keuangan desa yang baik akan mempercepat pembangunan kampung sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Polres Paniai Siap Awasi Pengelolaan Anggaran
Selain memberikan imbauan, Kapolres juga menegaskan komitmen Polres Paniai dalam mengawal pengelolaan Dana Desa. Pengawasan tersebut bertujuan mencegah terjadinya penyimpangan anggaran sejak dini.
Kapolres menyampaikan bahwa kepolisian tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan.
Ia menegaskan bahwa Polres Paniai akan bertindak profesional apabila menemukan indikasi penyalahgunaan wewenang, penyimpangan anggaran, maupun tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana Desa.
“Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan wewenang, penyimpangan maupun tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran tersebut, Polres Paniai akan melakukan proses hukum secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pihak yang mengelola Dana Desa agar mengutamakan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan program pembangunan.
Sinergi ASN, TNI, dan Polri Diperkuat
Apel gabungan ini juga menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Ketiga unsur tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Paniai.
Melalui kerja sama yang kuat, pemerintah daerah berharap berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, termasuk pengelolaan Dana Desa yang menjadi salah satu sumber pendanaan utama bagi pembangunan kampung.
Sinergi lintas instansi juga dinilai mampu meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan anggaran sekaligus mendorong pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Dorong Pemerintahan Bersih dan Akuntabel
Pengelolaan Dana Desa menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan di daerah karena anggaran tersebut langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga pelayanan dasar.
Oleh sebab itu, pemerintah bersama aparat penegak hukum terus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah praktik korupsi sekaligus memastikan seluruh program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui apel gabungan ini, seluruh unsur pemerintah, TNI, dan Polri berkomitmen memperkuat integritas, meningkatkan koordinasi, serta menjaga pengelolaan Dana Desa agar tetap sesuai aturan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan Kabupaten Paniai yang maju, transparan, dan sejahtera.
[Nabire.Net]

23 hours ago
10

















































