Belum Juga Masuk Indonesia, Samsung Hentikan Produksi Galaxy Z TriFold

15 hours ago 10

Selular.ID – Samsung dilaporkan akan segera menghentikan produksi smartphone lipat tiga pertamanya, Samsung Galaxy Z TriFold, setelah siklus produksi awal perangkat tersebut selesai.

Informasi ini muncul dari laporan industri yang menyebutkan bahwa perangkat dengan desain lipat tiga itu sejak awal memang diproduksi dalam jumlah terbatas sebagai proyek teknologi eksperimental untuk menguji respons pasar terhadap form factor baru.

Galaxy Z TriFold diperkenalkan pada Desember 2025 sebagai perangkat foldable dengan dua engsel dan tiga panel layar yang dapat dibuka hingga menyerupai tablet berukuran sekitar 10 inci.

Samsung memposisikannya sebagai perangkat premium yang menampilkan evolusi teknologi layar fleksibel yang telah dikembangkan perusahaan selama lebih dari satu dekade.

Keputusan untuk menghentikan produksi generasi pertama ini disebut tidak terkait dengan kegagalan produk, melainkan bagian dari strategi Samsung untuk menjadikan TriFold sebagai proyek demonstrasi teknologi.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengevaluasi aspek desain, daya tahan mekanisme lipatan, serta respons konsumen sebelum melangkah ke pengembangan generasi berikutnya.

Galaxy Z TriFold merupakan eksperimen paling ambisius Samsung dalam lini perangkat layar lipat.

Perangkat ini menggunakan mekanisme dua engsel yang memungkinkan layar dilipat ke dalam dalam dua tahap.

Saat dibuka penuh, perangkat berubah dari ukuran smartphone menjadi layar besar yang dirancang untuk multitasking, seperti menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan atau memanfaatkan fitur produktivitas berbasis layar lebar.

Samsung sebelumnya menjelaskan bahwa TriFold memanfaatkan pengalaman perusahaan dalam mengembangkan teknologi foldable sejak peluncuran seri Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Desainnya menggunakan rangka titanium serta sistem engsel khusus yang dirancang untuk menopang struktur layar fleksibel yang lebih kompleks dibandingkan perangkat lipat konvensional.

Perangkat ini juga dilengkapi panel layar dengan tingkat kecerahan tinggi dan teknologi optimasi visual untuk menyesuaikan kontras serta warna di berbagai kondisi pencahayaan.

Meski mendapat perhatian besar dari industri teknologi, Galaxy Z TriFold sejak awal diproduksi dalam jumlah terbatas.

Laporan industri sebelumnya menyebutkan produksi awal perangkat ini berada pada kisaran puluhan ribu unit secara global.

Strategi produksi terbatas tersebut bertujuan mengurangi risiko teknis sekaligus memungkinkan Samsung memantau adopsi pasar terhadap kategori perangkat baru.

Dalam strategi produk Samsung, perangkat ini juga tidak dirancang untuk langsung menjadi lini utama.

Seri Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip tetap menjadi portofolio foldable utama perusahaan yang diproduksi secara massal.

Sementara itu, TriFold lebih berfungsi sebagai platform inovasi untuk menguji desain multi-lipat yang lebih kompleks.

Pendekatan serupa pernah dilakukan Samsung ketika pertama kali memperkenalkan smartphone layar lipat pada 2019 melalui Galaxy Fold.

Pada tahap awal, perusahaan merilis perangkat tersebut secara terbatas sambil mengumpulkan masukan pengguna dan meningkatkan ketahanan perangkat sebelum memperluas produksi pada generasi berikutnya.

Selain faktor produksi, distribusi Galaxy Z TriFold juga terbatas di beberapa pasar tertentu. Perangkat ini pertama kali tersedia di Korea Selatan sebelum diperluas ke sejumlah wilayah seperti Amerika Serikat, China, Taiwan, Singapura, dan Uni Emirat Arab.

Tidak semua pasar global mendapatkan akses ke perangkat ini karena kategori produk tersebut masih dianggap baru dan membutuhkan pendekatan distribusi yang lebih selektif.

Di Indonesia sendiri, Samsung belum membawa Galaxy Z TriFold ke pasar domestik.

Perusahaan menyatakan masih memantau respons pasar global terhadap perangkat tersebut serta mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesiapan ekosistem dan regulasi perangkat.

Meski generasi pertama akan dihentikan produksinya, langkah ini tidak berarti Samsung meninggalkan konsep smartphone lipat tiga.

Banyak analis industri melihat proyek TriFold sebagai bagian dari roadmap jangka panjang Samsung dalam mengembangkan kategori perangkat multi-fold yang lebih matang di masa depan.

Dengan pengalaman teknis yang diperoleh dari produksi terbatas Galaxy Z TriFold, Samsung diperkirakan akan menggunakan data tersebut untuk meningkatkan desain engsel, efisiensi produksi panel fleksibel, serta optimasi perangkat lunak untuk layar multi-panel.

Evaluasi tersebut menjadi dasar penting sebelum teknologi lipat tiga dapat diproduksi secara lebih luas seperti lini Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip.

Baca Juga: Galaxy Z TriFold Tahan 144.000 Lipatan dalam Uji Ketahanan Ekstrem

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |