Demi Bansos Tepat Sasaran, TKSK Deiyai Validasi Data YAPI dan Lansia Hingga Lapangan

9 hours ago 6
(Demi Bansos Tepat Sasaran, TKSK Deiyai Validasi Data YAPI dan Lansia Hingga Lapangan) (Demi Bansos Tepat Sasaran, TKSK Deiyai Validasi Data YAPI dan Lansia Hingga Lapangan)

Deiyai, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kabupaten (TKSK) Deiyai melakukan penginputan data Yatim Piatu Anak Indonesia (YAPI) dan lanjut usia (lansia) melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Mobile (SIKSMo) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan memperbarui sekaligus memvalidasi data penerima bantuan sosial agar penyaluran program pemerintah semakin tepat sasaran.

Kegiatan penginputan dan verifikasi data berlangsung di Sekretariat LKS Enaimoo Lembah Kasih, Kabupaten Deiyai, pada Selasa (28/7/2026). Proses ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selalu akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Tim Penggerak TKSK Kabupaten Deiyai, Elipas Pakage, menjelaskan bahwa seluruh proses dilakukan berdasarkan data yang dikirim langsung oleh Kementerian Sosial RI. Setelah menerima daftar tersebut, tim kemudian turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan verifikasi terhadap calon penerima manfaat.

“Supaya penyaluran bantuan sosial tepat sasaran,” ujar Elipas Pakage.

Menurutnya, verifikasi saat ini baru menjangkau dua distrik dari total lima distrik yang ada di Kabupaten Deiyai, yakni Distrik Tigi dan Distrik Tigi Timur. Keterbatasan jarak dan akses menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pendataan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Nama-nama lansia dan YAPI dikirim langsung dari Kemensos RI. Tim TKSK turun ke lapangan untuk assessment dan verifikasi, memastikan warga benar-benar ada dan layak menerima bansos,” jelasnya.

Elipas menambahkan, dari total 67 kampung di Kabupaten Deiyai, data yang diterima dari Kementerian Sosial baru mencakup delapan kampung di setiap distrik. Pendataan ini telah berlangsung sejak 1 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 30 Juli 2026.

Proses verifikasi lapangan menjadi tahapan penting dalam memastikan data penerima bantuan tidak mengalami kesalahan, baik karena perubahan kondisi sosial masyarakat maupun kemungkinan adanya data yang sudah tidak sesuai. Melalui aplikasi SIKSMo, hasil verifikasi dapat langsung diperbarui ke dalam sistem sehingga mempermudah pemerintah dalam menyusun kebijakan penyaluran bantuan sosial.

Keakuratan data penerima manfaat dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan efektivitas berbagai program kesejahteraan sosial. Dengan data yang valid, bantuan bagi kelompok rentan seperti anak yatim piatu dan lansia diharapkan dapat diterima oleh mereka yang benar-benar memenuhi syarat.

Elipas berharap seluruh tahapan pendataan dapat berjalan sesuai rencana hingga seluruh distrik di Kabupaten Deiyai dapat terverifikasi.

“Semoga seluruh proses pendataan berjalan lancar, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Melalui pendataan berbasis SIKSMo ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai bersama Kementerian Sosial RI diharapkan mampu memperkuat akurasi basis data kesejahteraan sosial. Langkah tersebut sekaligus menjadi fondasi penting dalam mempercepat penyaluran berbagai program bantuan sosial sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat yang membutuhkan.

[Nabire.Net/Jeri Degei]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |