DP3AKB Papua Tengah Awali Aktivitas dari Kantor Baru dengan Ibadah Syukur

7 hours ago 6

Nabire, 3 Februari 2026 – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Papua Tengah resmi mengawali aktivitas kerja dari kantor barunya dengan menggelar ibadah syukur, Selasa (3/2/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor DP3AKB yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Karang Mulia, Kecamatan Nabire Kota, Kabupaten Nabire.

Ibadah syukur tersebut dihadiri Staf Ahli II Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, yang mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua Tengah Ham Nawipa, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Papua Tengah Dr. drg. Jhon Tebai, M.Kes, serta sejumlah pimpinan OPD dan tamu undangan lainnya.

Kepala DP3AKB Papua Tengah, Agustinus Bagubau, menyampaikan rasa syukur atas tersedianya kantor baru yang dinilai sangat representatif dan menunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Saya bersyukur karena Tuhan menyediakan tempat yang sangat baik dan sempurna bagi DP3AKB. Setelah bersama staf meninjau beberapa lokasi, akhirnya kami bisa berkantor di tempat ini,” ujar Agustinus.

Ia juga mengapresiasi kehadiran para senior di bidang kesehatan dan pemerintahan yang menurutnya menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara di Provinsi Papua Tengah.

Agustinus mengungkapkan, DP3AKB tidak hanya menempati satu gedung, tetapi juga mendapatkan gedung pendukung di sebelahnya yang telah diserahkan untuk menunjang pelayanan dan pelaksanaan program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta keluarga berencana.

Dalam kesempatan tersebut, Agustinus secara tegas menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Papua Tengah. Ia menegaskan, DP3AKB tengah menyiapkan sejumlah program strategis untuk menjawab persoalan tersebut.

Salah satu terobosan yang sedang disiapkan adalah pembentukan sahabat pemerhati perempuan dan anak di tingkat kampung.

“Kami menyusun strategi agar di setiap kampung ada sahabat pemerhati yang bisa mendampingi, mengambil data, dan melakukan pendekatan sesuai kelompok umur serta kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Agustinus berharap Gubernur Papua Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat memberikan dukungan penuh terhadap program-program strategis DP3AKB, mengingat persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan penanganan lintas sektor dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan OPD terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) agar penanganan kasus perempuan dan anak, termasuk anak terlantar, dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.

“DP3AKB tidak bisa berdiri sendiri. Kita harus berdiri bersama agar pelayanan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak benar-benar maksimal,” tegasnya.

Ibadah syukur ini sekaligus menjadi penanda resmi dimulainya aktivitas pelayanan DP3AKB Provinsi Papua Tengah dari kantor baru, dengan harapan lahirnya semangat baru dalam melindungi dan memberdayakan perempuan serta anak di Papua Tengah.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |