(Kepala Suku Nduga Puji Bantuan Bibit Babi dari Pemerintah, Sebut Bukti Nyata Kepedulian Negara)
Nduga, Kepala Suku Nduga, Amison Murib, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas penyaluran bantuan usaha berupa bibit babi kepada masyarakat adat di Papua Tengah. Bantuan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam mendukung peningkatan kesejahteraan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat adat.
Amison mengatakan bantuan bibit babi yang diterima para kepala suku bukan sekadar bantuan sosial, melainkan modal usaha yang dapat dikembangkan untuk memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan. Menurutnya, program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat adat di Tanah Papua.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Pemerintah Pusat yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Papua Tengah melalui program pemberdayaan ekonomi tersebut.
“Bantuan usaha berupa bibit babi yang telah disalurkan hari ini adalah bentuk nyata kepedulian negara yang langsung menyentuh kehidupan ekonomi masyarakat adat. Kami berharap bantuan ini dapat terus berlangsung dan ditingkatkan ke depannya,” ujar Amison.
Program Dinilai Tepat Sasaran
Menurut Amison, penyaluran bibit babi kepada kepala suku merupakan langkah yang tepat karena para pemimpin adat memiliki peran penting dalam menggerakkan masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut mampu menjadi awal dari pengembangan usaha peternakan yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat di sekitarnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama keluarga akan memelihara bibit babi tersebut dengan penuh tanggung jawab agar berkembang biak dan memberikan hasil ekonomi dalam jangka panjang.
Meski demikian, Amison menilai keberhasilan program ini memerlukan dukungan lanjutan. Ia berharap pemerintah dapat melengkapi bantuan dengan penyediaan pakan ternak, obat-obatan, serta pendampingan teknis agar masyarakat memperoleh hasil yang maksimal.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi faktor penting agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada tahap penyaluran, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat secara berkelanjutan.
Harap Jangkau Lebih Banyak Masyarakat Adat
Selain mengapresiasi bantuan yang telah diterima, Amison berharap cakupan program dapat diperluas. Ia menginginkan bantuan usaha serupa tidak hanya diberikan kepada kepala suku, tetapi juga menjangkau masyarakat adat hingga tingkat kampung.
Dengan perluasan penerima manfaat, masyarakat dinilai akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha peternakan yang dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
Di berbagai wilayah Papua, peternakan babi memiliki nilai ekonomi dan budaya yang tinggi. Selain menjadi sumber penghasilan, ternak babi juga memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan adat sehingga pengembangan sektor ini dinilai mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus menjaga nilai-nilai budaya masyarakat setempat.
Ajak Kepala Suku Dukung Stabilitas Daerah
Pada akhir penyampaiannya, Amison mengajak seluruh kepala suku di Papua Tengah untuk terus membangun sinergi bersama pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif menjadi syarat utama agar berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan secara optimal.
Ia optimistis kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat adat akan memperkuat kesejahteraan masyarakat Papua Tengah. Kolaborasi tersebut juga diyakini mampu menciptakan suasana damai sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih mandiri melalui sektor ekonomi produktif.
Dengan dukungan pemerintah yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat adat, program bantuan usaha seperti penyaluran bibit babi diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di Papua Tengah.
[Nabire.Net]

17 hours ago
5

















































