Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas

14 hours ago 11

Kasatreskrim Polres Bireuen, AKP Dedi Miswar S.Sos MH, Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution, dan Kapolsek Peudada Iptu Supratman beserta di lokasi sepeda motor ditemukan, pasca kecelakaan jatuh ke parit di jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Minggu (19/4).

BIREUEN|METRO ACEH-Akibat kecelakaan lalulintas di ruas jalan negara, dua pelajar asal Simpang Mamplam meninggal dunia, Minggu (19/4) dini hari. Insiden maut ini, terjadi di kawasan Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, peristiwa naas itu terjadi saat kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Supra, tiba-tiba terjatuh ke parit di sisi ruas jalan Medan-Banda Aceh. Insiden tragis ini, menyebabkan Masjidil Aqsa (17) warga Gampong Ulee Kareung dan temannya Amirul Mukminin (17) warga Gampong Cureh Baroh meninggal dunia.

Korban Masjidil Aqsa merupakan anak ke tujuh dari pasangan M Nasir Taleb, (56) nelayan, dan Musyidah (51) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Gampong Ule Kareueng, Kecamatan Simpang Mamplam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Murayidah kepada awak media ini ditemui di RSUD dr Fauziah mengatakan kejadian diketahui setelah diberitahu oleh anaknya sehingga Mursyidah dan suaminya sedang berada di Kabupaten Aceh Tengah langsung pulang melihat jenazah puteranya di rumah sakit.

Kakak korban Lina Maulida (29) warga Gampong Ule Kareung kepada Metro Aceh dirumah sakit mengatakan, Sabtu malam pukul 21.30 WIB, adiknya Masjidil Aqsa ada pulang kerumah mengambil lauk untuk makan dan dibawa pulang kerumah, dia mengatakan kepada adiknya Sintia bahwa dia mau pergi bersama kawan.

Kemudian, Habibi (35) keluarga korban ditanyai Metro Aceh di RSUD dr Fauziah memastikan bahwa satu korban lagi bernama Amirul Mukminin (17) santri, alamat Gampong Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, orangtua Syamsudin (40) dan ibunya sudah almarhummah.

Dia tidak mengetahui korban pergi kemana semalam. Namun, hari Sabtu (18/4) pukul 12.00 WIB pulang dari dayah di Gampong Cureh Tunong korban ada pulang kerumahnya, saat itu korban memakai kain sarung dan baju yang pakai saat kejadian tersebut, ujarnya saat lagi memastikan korban benar saudaranya.

Kronologis Kejadian

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK MMed.Kom dikonfirmasi Metro Aceh melalui Kapolsek Peudada Iptu Supratman menjelaskan belum mengetahui kronologis kejadian. Anggota piket Polsek Peudada, Minggu (19/4) dinihari, menerima informasi dari warga bahwa ada sepeda motor kecelakaan dan korban jatuh ke dalam parit dipinggir sawah di pinggir jalan Banda Aceh-Medan Gampong Meunasah Baroh.

Anggota Polsek dan Koramil langsung ke lokasi dan dibantu warga lalu membawa korban ke Puskesmas Peudada menggunakan dua mobil ambulance. Akibat luka parah satu korban meninggal di Puskesmas.

Sedangkan satu korban di evakuasi ke IGD RSUD dr Fauziah juga diperoleh informasi selanjutnya telah meninggal dunia, untuk penyebab kejadiannya itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan Satlantas Polres Bireuen juga sudah turun ke lokasi pasca kejadian, jelas Kapolsek.

Supir ambulan Puskesmas Peudada,
Muttaqin (41) ditanyai awak media ini mengatakan, Minggu dinihari menerima informasi dari warga bahwa ada korban kecelakaan, ratusan meter ke timur Puskesmas Peudada.

Selanjutnya dia bersama Marhadi (45) juga supir, langsung membawa dua unit mobil ambulan ke lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke IGD Puskesmas. Satu korban luka berat saat itu belum diketahui identitas meninggal dunia dan satu lagi juga luka berat di rujuk ke RSUD dr Fauziah, jelasnya.

Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution yang ditanyai Metro Aceh di Polsek Peudada juga mengatakan sepeda motor yang ditumpanggi kedua korban mengalami kecelakaan tunggal dan ditemukan jatuh ke dalam parit untuk penyebab masih dalam penyelidikan, pasca kejadian anggota Satlantas langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Kasatreskrim Polres Bireuen, AKP Dedy Miswar S.Sos MH juga ditemui di Polsek Peudada, Minggu (19/4) pagi,*Jika kita lihat kondisi sepertinya kedua korban mengalami kecelakaan tunggal, tapi masih terus kami dalami penyebab kecelakaan tersebut,” ujar Dedi yang juga bersama-sama anggota turun ke TKP. (Rahmat Hidayat)

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |