Penjualan HP Baru Minggu Pertama Ramadan Melambat, Hp Second Dicari

11 hours ago 12

Selular.ID – Aktivitas penjualan ponsel baru dipusat penjualan Hp di ITC Roxy Mas dan Roxy Square Jakarta Pusat terpantau melambat selama Ramadan 2026.

Sejumlah pedagang menyebut konsumen cenderung menahan belanja perangkat baru dan beralih ke ponsel bekas dengan harga lebih terjangkau, terutama di kisaran Rp500 ribuan.

Maul, Karyawan Master Cell di Roxy Square Jakarta Pusat, mengatakan permintaan ponsel baru turun dibanding periode sebelum Ramadan.

Namun di saat yang sama, penjualan ponsel second justru meningkat.

“Yang paling laris sekarang harga Rp500 ribuan. Konsumen cari yang m2urah dulu,” ujar Maul saat ditemui Selular.ID 26/2/2026.

Ia menjelaskan, model lama seperti perangkat Xiaomi generasi sebelumnya dan Oppo A3s masih diminati karena harga terjangkau dan ketersediaan unit cukup banyak.

Untuk kategori ponsel bekas, kenaikan harga disebut masih dalam batas wajar, berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung kondisi fisik, kesehatan bateraiserta kelengkapan aksesori.

Linda, karyawan Kautzar ITC Roxy Mas Jakarta Pusat, menambahkan seri Samsung seperti A07 banyak dicari, juga Poco C71 masih dicari pembeli.

Sementara untuk harga, seri-seri ponsel yang dicari pembeli harganya memang masih baik. Kendati sudah dirilis cukup lama, dan sudah ada yang seri terbarunnya harganya masih bagus.

“Hp second di harga Rp1 hingga Rp3 juta memang masih dominan penjuannya,”tutur Linda.

Kondisi Ramadan dinilai memengaruhi pola belanja konsumen. Sejumlah pedagang menyebut prioritas pengeluaran masyarakat bergeser ke kebutuhan pokok dan persiapan Idulfitri.

Hal ini berdampak langsung pada penjualan ponsel baru, khususnya di segmen entry-level dan menengah dengan rentang harga Rp2 juta hingga Rp3 juta yang sebelumnya menjadi penopang volume penjualan.

Segmen ponsel second menunjukkan karakter pasar yang berbeda. Harga unit second lebih fleksibel karena dipengaruhi kondisi barang dan negosiasi langsung antara penjual dan pembeli.

Pedagang menyebut stok ponsel bekas relatif stabil karena bersumber dari tukar tambah (trade-in) dan penjualan perorangan.

Penjualan HP Baru Minggu Pertama Ramadan Melambat, Hp Second DicariPenjualan HP Baru Minggu Pertama Ramadan Melambat, Hp Second Dicari

Arra, Karyawan Cahaya Phone ITC Roxy Mas Jakarta Pusat berpendapat sama, bahwa selama Ramadan, konsumen cenderung mencari perangkat yang masih layak pakai untuk kebutuhan dasar seperti komunikasi, media sosial, dan aplikasi pesan instan.

Spesifikasi tinggi bukan menjadi prioritas utama. Faktor harga menjadi pertimbangan dominan, sehingga unit lama dengan RAM dan penyimpanan terbatas tetap memiliki pasar.

Meski penjualan ponsel baru melambat, pedagang tidak melihat kondisi ini sebagai penurunan permanen.

Mereka menyebut pola musiman seperti ini kerap terjadi setiap Ramadan, sebelum kembali normal setelah periode Lebaran atau memasuki pertengahan tahun. Pergerakan harga dan volume penjualan sangat bergantung pada distribusi barang dari prinsipal serta momentum belanja masyarakat.

Sejauh ini tidak ada perubahan kebijakan resmi dari distributor atau merek terkait harga selama Ramadan.

Baca Juga:Tips Membeli Hp Second Secara Online

Penyesuaian yang terjadi di lapangan lebih disebabkan oleh mekanisme pasar ritel, terutama interaksi antara permintaan konsumen dan ketersediaan stok.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |