Dogiyai, Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Brimob Polda Papua dan Brimob Polda Papua Barat melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia kendaraan pada Selasa (28/7/2026) dini hari. Operasi tersebut difokuskan untuk menekan peredaran senjata tajam dan minuman keras yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 02.30 hingga 06.15 WIT itu dipusatkan di depan Markas Polres Dogiyai. Seluruh rangkaian operasi berjalan aman, tertib, dan tidak menemui hambatan berarti dari para pengendara yang diperiksa.
Razia diawali apel dan pengarahan personel
Operasi dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Wakapolres Dogiyai, AKP Amron Sitorus, dengan melibatkan unsur pejabat utama Polres serta personel Brimob dari Papua dan Papua Barat.
Turut mengikuti kegiatan tersebut antara lain Kabag Ops AKP Harsyad Sabbe Rety, Kabag SDM IPTU Bambang Triyatwoko, Kasat Intel IPTU Jamiludin, Kasat Lantas IPDA Dodi Sugiarto, Danton Brimob Papua IPDA M. Saleh, serta Danton Brimob Papua Barat IPDA Purwito.
Secara keseluruhan, operasi didukung sekitar 30 personel Polres Dogiyai, satu peleton BKO Brimob Papua Barat, dan satu regu BKO Brimob Papua.
Sebelum pemeriksaan dimulai, seluruh personel menerima arahan mengenai prosedur pemeriksaan agar pelaksanaan razia tetap mengedepankan pendekatan yang humanis sekaligus tegas sesuai standar operasional.
Pemeriksaan kendaraan lintas
Sekitar pukul 02.45 WIT, petugas mulai menghentikan dan memeriksa kendaraan angkutan maupun mobil lintas yang melintasi jalur di depan Mapolres Dogiyai.
Fokus pemeriksaan diarahkan pada kemungkinan adanya senjata tajam maupun minuman keras yang dibawa oleh pengendara. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai tindak kriminal yang kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol maupun kepemilikan senjata tajam.
Kabag Ops Polres Dogiyai, AKP Harsyad Sabbe Rety, mengatakan bahwa operasi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Dogiyai.
“Razia ini kami lakukan sebagai bentuk pencegahan. Minuman keras dan senjata tajam sering menjadi pemicu terjadinya gangguan keamanan. Karena itu kami berupaya memastikan situasi tetap aman, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujarnya.
Polisi amankan tiga karton minuman keras
Hasil operasi menunjukkan adanya temuan minuman keras yang diangkut menggunakan kendaraan yang melintas.
Sekitar pukul 05.17 WIT, petugas berhasil mengamankan tiga karton minuman keras yang terdiri atas dua karton minuman jenis Vodka dan satu karton Whisky Rhobinson.
Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Dogiyai untuk dilakukan proses penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selama proses pemeriksaan berlangsung, situasi tetap kondusif. Tidak ditemukan adanya perlawanan maupun tindakan yang menghambat jalannya operasi dari para pengemudi kendaraan.
Upaya mencegah potensi kriminalitas
Razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Dogiyai dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Pelaksana Harian Wakapolres Dogiyai, AKP Amron Sitorus, menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai potensi tindak pidana.
Menurutnya, kepolisian berharap masyarakat, termasuk para sopir angkutan dan pengguna jalan, tidak membawa ataupun mengedarkan minuman keras maupun senjata tajam yang dapat mengganggu keamanan.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan untuk menekan potensi kriminalitas. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi Dogiyai tetap aman, damai, dan kondusif dengan tidak membawa miras maupun senjata tajam,” kata AKP Amron Sitorus.
Situasi tetap kondusif
Operasi gabungan berakhir pada pukul 06.15 WIT dengan seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing dalam keadaan lengkap. Hingga berakhirnya kegiatan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Dogiyai dilaporkan tetap aman serta kondusif.
Polres Dogiyai memastikan kegiatan KRYD akan terus menjadi salah satu strategi utama untuk mencegah peredaran barang-barang berbahaya sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku tindak kriminal, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman.
[Nabire.Net]

15 hours ago
6

















































