Saat MWC 2026 Pamerkan Teknologi 6G, Stan Google Justru Ramai Pengunjung Karena Hal Ini

18 hours ago 10

Selular.id – Di tengah lautan booth penuh jargon AI dan infrastruktur 6G, Google memilih pendekatan yang jauh lebih imut di Mobile World Congress 2026.

Android Avenue kembali hadir, lengkap dengan figur-figur Android mungil yang mencuri perhatian sekaligus mempromosikan ambisi besar perusahaan di ranah extended reality.

Di area antara Hall 2 dan Hall 3 Fira Barcelona, Google membangun instalasi besar tempat para figur Android tampak “membangun” logo Android.

Ada yang mengecat, ada yang memanjat scaffolding, ada yang bekerja seperti kru konstruksi mini.

Detailnya tidak main-main. Bahkan figur pembersih jendela ditempatkan di platform bermotor, bergerak naik turun seolah benar-benar membersihkan kaca.

Tradisi figur Android ini memang sudah menjadi ciri khas Google di MWC, tetapi tahun ini sorotan utamanya jelas bukan sekadar dekorasi.

Fokus terbesar ada di area Android XR, tempat Google memberikan demo langsung perangkat extended reality mereka.

Baca juga:

Pengunjung bisa mencoba Galaxy XR sekaligus prototipe kacamata Android XR buatan Google sendiri.

Perangkat ini sebelumnya sudah diperkenalkan di ajang Google I/O, namun MWC 2026 menjadi panggung dengan audiens yang lebih luas, menjadikannya demo publik terbesar sejauh ini.

Kacamata yang dipamerkan adalah model monocular, artinya tampilan visual hanya muncul di satu mata.

Secara neurologis, ini memang sedikit unik karena otak harus mengompensasi perbedaan visual antara kedua mata.

Namun pengalaman yang dilaporkan terasa intuitif dan cukup natural setelah beberapa menit penggunaan.

Layar yang ditampilkan disebut tajam dan jelas, dengan animasi antarmuka yang halus serta integrasi mendalam dengan layanan Google dan Gemini.

Interaksi melalui touchpad pada frame kacamata juga responsif, sementara speaker bawaan diklaim menghasilkan suara yang impresif meski perangkat tersebut belum merupakan versi final.

Secara desain, perangkat masih terasa sedikit ketat di wajah, tetapi konstruksinya solid dan terasa matang untuk tahap prototipe.

Dalam kategori kacamata pintar, impresinya disebut jauh lebih baik dibanding perangkat serupa yang sudah beredar.

Di luar area XR, Google juga menampilkan demo lain, termasuk generasi video berbasis Gemini. Namun antrean terpanjang tetap mengarah ke kacamata XR.

Kombinasi AI generatif dan tampilan langsung di depan mata jelas menjadi magnet.

MWC tahun ini menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya soal ponsel lipat atau chip generasi baru.

Extended reality mulai bergerak dari konsep futuristik menjadi pengalaman nyata yang bisa dicoba langsung.

Google tampaknya ingin memastikan Android tidak tertinggal dalam fase komputasi berikutnya, di mana layar tidak lagi berada di tangan, tetapi tepat di depan pandangan.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |