Strategi Nubia Menangkan Pasar HP Gaming di Tengah Kelangkaan Chip Memori

6 hours ago 9

Selular.ID – Harga smartphone melonjak di tengah kelangkaan chip memori seperti RAM dan NAND pada tahun 2026 ini.

Hal tersebut tentu saja juga berdampak ke harga handphone (hp) gaming yang sangat membutuhkan chip memori RAM dan ROM dengan kapsitas besar.

Contoh saja sejumlah smartphone gaming produk dari vendor smartphone asal China, Nubia yang harganya naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Nubia Neo 5 Series yang merupakan handphone gaming terjangkau yang baru saja diluncurkan di Indonesia, harganya naik dibandingkan Neo series sebelum-sebelumnya.

Harga Nubia Neo 5 Series 5G yang merupakan varian paling bawah dan tertanam 8GB RAM serta 256GB ROM dibanderol dengan harga Rp5.699.000.

Baca juga:

Sementara untuk varian yang tertinggi yakni Nubia Neo 5 GT dengan RAM 12GB serta 256GB ROM mendapat banderol harga Rp6.999.000.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Jika dibandingkan series sebelumnya maka harganya melonjak dua kali lipat karena edisi sebelumnya yakni Nubia Neo 3 Series harganya berkisar dari Rp2jutaan hingga Rp3jutaan.

Meski harganya naik dua kali lipat, tetapi Nubia memiliki sejumlah strategi supaya produknya tetap diburu masyarakat di tanah air.

Strategi Nubia Menangkan Pasar Gaming

Strategi unik Nubia yang pertama tentu saja menambah sejumlah fitur andalan di dalam produk mereka.

Jadi, meski harga naik, para pengguna tidak akan merasa harga tersebut kemahalan karena ada sejumlah teknologi canggih yang ada di dalam produknya.

Misalnya saja di dalam Nubia Neo 5 Series sudah ada teknologi cooling fan internal atau pendingin ponsel.

Teknologi pendinginan aktif seperti ini biasanya hanya ditemukan pada smartphone gaming kelas atas.

Kini teknologi ini dihadirkan di nubia Neo Series yang notabenya merupakan smartphone yang terjangkau.

Tentu saja fungsi dari cooling fan internal ini untuk membantu menjaga suhu perangkat tetap rendah saat digunakan untuk bermain game dengan intensitas tinggi.

Nubia Neo 5 GT memiliki total area pendinginan seluas 29.508 mm², sedangkan nubia Neo 5 5G dilengkapi sistem pendinginan VC + Graphene seluas 20.000 mm².

Sistem pendinginan ini membantu mengurangi risiko overheat saat bermain game berat, menjaga performa game tetap lancar, serta meningkatkan kenyamanan bermain, terutama saat memainkan game FPS, MOBA, dan open-world dalam waktu yang lama.

Tidak hanya itu, sejumlah fitur andalan di handphone flagship Redmagic juga ada di produk Neo 5 Series.

Misalnya NeoTurbo Engine untuk optimasi gaming, 360° Game Antenna untuk koneksi internet yang lebih kuat dan stabil saat bermain game hingga AI Game Space 5.0 untuk peningkatan performa dan pengelolaan sumber daya.

Ekosistem Gaming yang Inklusif

Hal tersebut menunjukan Nubia membangun ekosistem smartphone gaming yang komprehensif melalui dua lini produk utama, yaitu nubia Neo Series dan REDMAGIC.

Keduanya masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan segmen gamer yang berbeda.

REDMAGIC merupakan lini gaming flagship nubia yang berfokus menghadirkan performa ekstrem dan teknologi gaming paling canggih tanpa kompromi, dengan positioning “Pro-Level Gaming, Built without Limit.”

Sementara nubia Neo Series dirancang untuk menghadirkan pengalaman gaming kelas profesional kepada lebih banyak pengguna, dengan performa yang stabil, fitur gaming esensial, serta harga yang lebih terjangkau, sesuai positioning “Pro-Level Gaming for Everyone.”

Melalui strategi dua merek ini, nubia ingin menciptakan ekosistem gaming yang inklusif, sehingga pengguna dari berbagai tingkat kemampuan dapat menikmati performa gaming yang optimal sesuai dengan kebutuhan dan gaya bermain mereka.

“Nubia Neo 5 Series dirancang bagi para gamer yang membutuhkan performa stabil, respons cepat, dan daya tahan baterai untuk bermain lebih lama,” ujar Zhuang Yongke, Country Manager nubia Indonesia.

“Kami menghadirkan teknologi gaming utama yang terinspirasi dari REDMAGIC ke dalam Neo Series agar lebih banyak pengguna dapat merasakan fitur gaming kelas profesional dengan akses yang lebih terjangkau,” sambungnya.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |