Syarat Hasilkan Pendapatan di YouTube Berubah Lagi, Simak Caranya

9 hours ago 9

Selular.ID – YouTube akan memperbarui aturan Program Partner YouTube (YPP) bagi para kreator mulai 1 Februari 2027 mendatang.

Perubahan ini akan berdampak ke sistem pendapatan (adsense) di konten YouTube Shorts, Premium Lite dan juga konten YouTube secara keseluruhan.

Dalam blog resmi milik Google, Senin, (10/08), YouTube menargetkan dengan adanya perubahan ini, mereka bisa memberikan penghasilan yang lebih besar bagi para kreator.

“Hal ini dilangsungkan untuk memastikan YPP terus menjadi yang terdepan dalam ekonomi kreator dengan memberikan apresiasi yang lebih bermakna kepada kreator yang aktif berkontribusi. Kami pun memperkirakan akan memberikan penghasilan yang lebih besar kepada kreator pada 2027 dibandingkan dengan 2026,” tulis Google dalam blog tersebut.

Monetisasi untuk YouTube Shorts

Salah satu perubahan terbesar berlaku bagi kreator yang aktif dan mulai aktif di YouTube Shorts.

Mulai 1 Februari 2027 nanti, kreator harus mengumpulkan 10 juta qualified Shorts views dalam 90 hari terakhir untuk memenuhi syarat mendapatkan bagi hasil pendapatan iklan dan langganan dari Shorts.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Tapi tenang saja, bagi kreator yang belum mencapai angka tersebut, kalian tidak langsung dikeluarkan dari YPP tapi akan tetap memperoleh penghasilan dari konten video berdurasi panjang atau long-form.

Setelah itu, pendapatan dari konten Shorts akan kembali berjalan setelah channel memenuhi ambang batas 10 juta qualified views.

Untuk kreator yang masih berada di bawah jumlah tersebut tersebut, YouTube juga menyiapkan skema insentif baru.

Penghasilan tidak hanya akan bergantung pada iklan, tetapi juga dapat berasal dari pencapaian tertentu, seperti bonus YouTube Shopping, insentif kerja sama dengan brand, hingga peningkatan penghasilan ketika kreator memulai atau mempopulerkan sebuah tren.

Persyaratan Baru untuk Bergabung dengan YPP

YouTube juga akan memperbarui batas minimum bagi kreator baru yang ingin mendapatkan pendapatan dari iklan dan layanan Premium di YouTube.

Mulai Februari 2027 nanti, kreator baru harus memiliki minimal 8.000 qualified watch hours atau total orang menonton konten kalian dalam 365 hari terakhir, atau 20 juta qualified Shorts views dalam 90 hari terakhir.

Tapi, perubahan ini tidak berlaku bagi kreator yang sudah tergabung dalam YPP sebelumnya dan hanya berlaku untuk pengguna baru saja.

Sementara itu, persyaratan untuk produk Fan Funding dan Shopping tetap tidak berubah.

Baca juga:

Ekspansi YouTube Premium Lite dan Dampaknya pada Kreator

Bagi pengguna, YouTube juga akan memperluas layanan Premium Lite ke seluruh negara yang sudah menyediakan YouTube Premium.

Melalui Premium Lite ini, pengguna bisa menikmati sebagian besar konten YouTube tanpa gangguan iklan, dan bisa mendapatkan fitur pemutaran offline dan di latar belakang.

Kehadiran Premium Lite juga bisa menjadi ladang baru bagi para kreator dari pengguna yang berlangganan YouTube Lite.

Pasalnya, ouTube akan mengalokasikan 60 persen pendapatan bersih Premium Lite dan 30 persen pendapatan bersih Premium ke dana yang kemudian dibagikan kepada kreator berdasarkan jumlah tontonan dan tayangan member.

Pendapatan tersebut kemudian didistribusikan berdasarkan waktu tonton dan jumlah tayangan. Kreator mendapatkan bagi hasil sebesar 55 persen untuk video long-form dan 45 persen untuk Shorts.

Dengan perubahan ini, YouTube optimis kalau pendapatan yang diterima kreator pada 2027 mendatang akan lebih besar dibandingkan 2026.

“Dengan tambahan pelanggan ini, kreator bisa mendapatkan potensi penghasilan yang lebih tinggi. Ketika seorang pengguna berlangganan Premium, secara rata-rata partner memperoleh pendapatan yang lebih besar dibandingkan saat pengguna tersebut menonton iklan,” tutup Google dalam blog tersebut.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |