Selular.ID – Telkomsel memperkuat jaringan Hyper 5G dan 4G di Kota Singkawang dan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, untuk mendukung kelancaran perayaan Cap Go Meh 2026.
Operator seluler tersebut menyiapkan Compact Mobile BTS (COMBAT) Hyper 5G dan 4G, menghadirkan delapan BTS Hyper 5G baru, mengoperasikan 20 unit iMacro, serta mengoptimalkan lebih dari 470 BTS eksisting guna memastikan kualitas layanan tetap stabil selama puncak perayaan.
Penguatan jaringan dilakukan di sejumlah titik keramaian dan rute strategis, termasuk jalur Pontianak–Singkawang untuk menjaga continuity service atau kesinambungan layanan saat mobilitas masyarakat meningkat.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi dan data yang lazim terjadi saat perayaan budaya berskala besar, ketika masyarakat aktif berbagi konten melalui media sosial dan layanan digital.
Vice President Area Network Operations Pamasuka Telkomsel, Anky Arief Priyagung, menyatakan Cap Go Meh merupakan bagian penting dari kekayaan budaya yang mempererat kebersamaan dan toleransi antarwarga.
Ia menegaskan Telkomsel ingin memastikan pelanggan tetap nyaman dalam berkomunikasi, mengakses media sosial, serta mengabadikan momen selama perayaan berlangsung.
Di Singkawang, jaringan Hyper 5G Telkomsel kini dapat diakses di sejumlah lokasi strategis seperti kawasan Kantor Wali Kota, Pekong Tua, dan Stadion Kridasana. Sementara di Pontianak, BTS Hyper 5G baru menjangkau Jalan Diponegoro dan Jalan Gajah Mada.
Perluasan ini melengkapi cakupan 5G yang sebelumnya telah hadir sejak Oktober 2025 di GraPARI Telkomsel Jalan Gusti Sulung Lelanang, Taman Alun-Alun Kapuas, Bandar Udara Internasional Supadio, serta rute GraPARI hingga Bundaran Ahmad Yani 2.

Teknologi Hyper 5G yang diusung Telkomsel merujuk pada jaringan generasi kelima dengan peningkatan kapasitas dan latensi rendah, sehingga mendukung pengalaman video resolusi tinggi, siaran langsung (live streaming), hingga gim daring dengan respons lebih cepat.
Untuk memperkuat kapasitas di titik padat, Telkomsel juga mengerahkan COMBAT, yakni BTS bergerak yang ditempatkan sementara di lokasi tertentu, serta iMacro yang berfungsi menambah kapasitas jaringan di area dengan kepadatan trafik tinggi.
Telkomsel menyebut performa jaringannya turut diperkuat pengakuan independen. Berdasarkan laporan Opensignal Mobile Network Experience Report edisi Desember 2025, Telkomsel memimpin 11 dari 16 metrik pengalaman jaringan di Indonesia.
Beberapa kategori yang dimenangkan antara lain 5G Video Experience, 5G Games Experience, 5G Download Speed, 5G Upload Speed, 5G Coverage Experience, dan 5G Availability.
Laporan tersebut menjadi salah satu rujukan industri dalam mengukur pengalaman nyata pengguna jaringan seluler.
Antisipasi lonjakan trafik difokuskan pada titik-titik utama perayaan di Singkawang, seperti Panggung Kehormatan, Stadion Kridasana, Altar, Pekong Tua, Vihara Thai Pak Kung, kawasan wisata bazar kuliner, serta rute pawai.
Di Pontianak, penguatan dilakukan di Jalan Diponegoro, Jalan Gajah Mada, dan Yayasan Bhakti Suci. Seluruh lokasi tersebut diperkirakan menjadi pusat konsentrasi masyarakat dan wisatawan selama rangkaian Cap Go Meh 2026.

Selain penguatan jaringan, Telkomsel juga menghadirkan booth corner di Stadion Kridasana Singkawang sejak 15 Februari hingga 4 Maret 2026.
Fasilitas ini melayani berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari penukaran Poin Telkomsel dengan merchandise, pembelian Kartu Halo dan kartu perdana Simpati dengan pilihan nomor khusus, hingga registrasi promo Imlek untuk layanan IndiHome berupa bebas biaya pendaftaran sambungan baru (PSB).
Booth tersebut juga menyediakan pengalaman produk Orbit serta promo potongan harga hingga Rp50 ribu, disertai berbagai program promosi lainnya.
Pendekatan ini sejalan dengan strategi customer centricity Telkomsel, yang mengintegrasikan kesiapan infrastruktur jaringan dengan layanan langsung kepada pelanggan di lokasi acara.

Penguatan jaringan Hyper 5G dan 4G pada momentum Cap Go Meh 2026 menunjukkan strategi Telkomsel dalam mengaitkan ekspansi infrastruktur dengan agenda nasional dan daerah yang berpotensi meningkatkan trafik digital secara signifikan.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsistensi operator dalam menjaga kualitas layanan di kawasan dengan aktivitas budaya dan pariwisata yang tinggi, khususnya di Kalimantan Barat.
Baca Juga: ZTE dan Telkomsel Perluas Hyper 5G Makassar untuk Dongkrak Ekonomi Digital
















































