Tinggalkan Eropa, OnePlus 15 Jadi Smartphone Terakhir

7 hours ago 6

Selular.ID – OnePlus resmi menghentikan peluncuran produk baru di Eropa dan Amerika Utara mulai Juli 2026, sementara OnePlus 15 menjadi salah satu perangkat terakhir yang dipasarkan di kawasan tersebut.

Menjelang berakhirnya kiprah OnePlus di Eropa, perusahaan masih menawarkan paket promosi untuk konsumen, termasuk aksesori pengisian daya nirkabel AIRVOOC 50W secara gratis pada sejumlah penawaran.

Keputusan tersebut diumumkan OnePlus pada 16 Juli 2026. Perusahaan menyatakan tidak akan lagi meluncurkan produk baru di Eropa dan Amerika Utara, tetapi memastikan hak konsumen yang sudah memiliki perangkat OnePlus tetap terlindungi, termasuk layanan purnajual dan pembaruan perangkat lunak.

Langkah ini merupakan bagian dari penyesuaian strategi global OnePlus dan perusahaan induknya, Oppo. Di Eropa, Oppo tetap mempertahankan bisnisnya dan akan melanjutkan pemasaran produk sendiri. Sementara itu, OnePlus menghentikan peluncuran perangkat baru di kawasan tersebut.

OnePlus 15 Jadi Produk Terakhir

OnePlus 15 menjadi bagian penting dalam fase terakhir bisnis OnePlus di pasar Eropa.

Smartphone flagship tersebut membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar LTPO 1.5K berukuran 6,78 inci dengan refresh rate hingga 165Hz, serta baterai Silicon NanoStack berkapasitas 7.300mAh.

Tonton juga:

Video Rekomendasi Untuk Anda

Untuk pengisian daya, OnePlus 15 mendukung pengisian kabel 120W SUPERVOOC dan pengisian nirkabel 50W AIRVOOC.

OnePlus mengklaim pengisian melalui SUPERVOOC dapat membawa baterai dari 1 persen hingga penuh dalam sekitar 39 menit pada kondisi pengujian laboratorium perusahaan.

Pengisian AIRVOOC 50W diklaim mampu mencapai 50 persen dalam waktu sekitar 39 menit.

AIRVOOC merupakan teknologi pengisian nirkabel milik OnePlus. Pada pengisi daya resmi 50W, perangkat menggunakan kombinasi protokol SUPERVOOC/PD dan membutuhkan adaptor serta kabel yang mendukung daya tertentu untuk mencapai output maksimum 50W.

Promosi aksesori tersebut menjadi salah satu cara OnePlus menawarkan nilai tambahan bagi konsumen di tengah berakhirnya ekspansi produk baru di Eropa.

OnePlus sebelumnya juga menggunakan charger AIRVOOC 50W sebagai bagian dari paket promosi OnePlus 15 di sejumlah pasar.

Namun, penawaran aksesori tidak berarti OnePlus akan melanjutkan peluncuran smartphone generasi berikutnya di Eropa. Perusahaan telah menyatakan bahwa produk baru tidak lagi akan diluncurkan di Eropa dan Amerika Utara.

Dukungan Perangkat Tetap Berjalan

Bagi konsumen yang sudah membeli perangkat OnePlus di Eropa, keputusan keluar dari pasar tidak langsung menghentikan dukungan. OnePlus menyatakan pembaruan perangkat lunak, layanan purnajual, dan hak konsumen tetap dijamin.

Oppo juga mengambil peran lebih besar dalam dukungan perangkat OnePlus. Dalam beberapa bulan setelah keputusan tersebut, perangkat OnePlus yang memenuhi syarat akan beralih dari OxygenOS ke ColorOS untuk pembaruan perangkat lunak berikutnya.

Pengguna tetap dapat memperoleh pembaruan yang menjadi bagian dari komitmen dukungan perangkat mereka.

Perubahan tersebut berkaitan erat dengan hubungan teknis dan bisnis OnePlus dengan Oppo. Kedua perusahaan selama ini berbagi sejumlah teknologi, rantai pasok, serta pengembangan perangkat lunak.

Setelah OnePlus menghentikan peluncuran baru di Eropa dan Amerika Utara, Oppo akan tetap menjalankan bisnis smartphone di Eropa.

Oppo juga menyatakan Eropa tetap menjadi kawasan strategis bagi bisnisnya. Karena itu, keluarnya OnePlus dari kawasan tersebut tidak berarti grup Oppo secara keseluruhan meninggalkan pasar Eropa.

Strategi merek justru bergeser dengan memberikan ruang lebih besar kepada Oppo untuk menjalankan portofolio produknya sendiri.

OnePlus 15 Bawa Spesifikasi Flagship

OnePlus 15 diperkenalkan sebagai smartphone flagship dengan fokus pada performa, layar, baterai, dan pengisian daya.

Perangkat menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan layar dengan refresh rate dinamis hingga 165Hz.

OnePlus juga membekali perangkat dengan sistem pendingin Cryo-Velocity serta tiga kamera belakang beresolusi 50MP.

Baterai 7.300mAh menjadi salah satu komponen utama perangkat.

OnePlus menggunakan teknologi Silicon NanoStack yang diklaim mempertahankan lebih dari 80 persen kapasitas baterai setelah empat tahun penggunaan berdasarkan pengujian perusahaan.

Klaim tersebut tetap bergantung pada kondisi penggunaan dan lingkungan perangkat.

Pengisian nirkabel 50W membutuhkan aksesori AIRVOOC yang kompatibel.

OnePlus menjelaskan bahwa charger AIRVOOC 50W dapat digunakan pada perangkat yang mendukung protokol AIRVOOC maupun Qi, meski kecepatan pengisian bergantung pada kemampuan perangkat yang digunakan.

Charger tersebut juga memiliki perlindungan terhadap tegangan berlebih, arus berlebih, suhu berlebih, tegangan rendah, muatan elektrostatis, serta benda asing.

Di sisi perangkat lunak, OnePlus 15 diluncurkan dengan OxygenOS 16 berbasis Android 16. Perangkat juga membawa fitur AI melalui ekosistem OxygenOS, termasuk integrasi Gemini dan sejumlah kemampuan personalisasi serta produktivitas.

Akhir Ekspansi OnePlus di Eropa

Keputusan OnePlus menghentikan peluncuran produk baru di Eropa menandai perubahan besar setelah lebih dari satu dekade perusahaan membangun pasar di luar China.

OnePlus mulai dikenal secara global melalui pendekatan flagship dengan harga kompetitif sebelum memperluas portofolionya ke berbagai segmen, termasuk seri Nord.

Pada Juli 2026, OnePlus mengonfirmasi bahwa strategi tersebut berubah. Perusahaan tidak lagi meluncurkan produk baru di Eropa dan Amerika Utara, tetapi tetap memenuhi kewajiban dukungan terhadap perangkat yang telah beredar.

Bagi konsumen Eropa, OnePlus 15 menjadi salah satu produk terakhir yang dapat diperoleh melalui kanal resmi OnePlus sebelum perusahaan menghentikan peluncuran generasi baru di kawasan tersebut.

Sementara itu, penawaran seperti charger AIRVOOC 50W gratis menjadi bagian dari promosi yang masih tersedia selama masa penjualan dan persediaan produk atau aksesori masih ada.

Perubahan ini juga memperjelas pembagian peran antara OnePlus dan Oppo di Eropa. OnePlus menghentikan ekspansi produk baru, sedangkan Oppo tetap mempertahankan kehadiran komersialnya.

Dukungan terhadap perangkat OnePlus yang telah terjual tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan, termasuk pembaruan perangkat lunak dan layanan purnajual.

Baca Juga: Efisiensi Biaya, OnePlus Nord CE 6 Lite Bakal Gunakan Chipset MediaTek

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |