Selular.ID – ZTE Corporation bersama XLSMART menyelesaikan lebih dari 20.000 site Multi-Operator Core Network (MOCN) di seluruh Indonesia dalam waktu delapan bulan.
Pencapaian ini diumumkan di Jakarta pada 3 Maret 2026 dan disebut sebagai tolok ukur baru dalam penggelaran jaringan telekomunikasi skala besar di Indonesia.
Implementasi tersebut mencakup integrasi jaringan nasional berbasis skema MOCN, yakni model berbagi jaringan inti dan akses radio antar-operator untuk meningkatkan efisiensi spektrum dan infrastruktur.
Melalui pendekatan ini, ZTE dan XLSMART memperluas cakupan layanan sekaligus meningkatkan keandalan jaringan serta kapasitas data throughput, sejalan dengan kebutuhan konektivitas seluler yang terus tumbuh.
Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menyatakan bahwa implementasi MOCN dalam skala nasional membutuhkan teknologi yang andal serta eksekusi yang presisi.
Ia menegaskan kolaborasi antara kapabilitas operasional XLSMART dan solusi jaringan end-to-end dari ZTE memungkinkan percepatan implementasi tanpa mengurangi standar performa dan pengalaman pengguna.
Menurutnya, proyek ini telah menghadirkan peningkatan signifikan bagi pelanggan di berbagai wilayah dan menjadi fondasi bagi pengembangan jaringan seluler generasi berikutnya di Indonesia.
Secara teknis, ZTE bertanggung jawab atas implementasi dan optimisasi jaringan secara menyeluruh, mulai dari penggelaran site, integrasi sistem, hingga penyetelan performa jaringan di seluruh cakupan MOCN.
Proyek dengan skala lebih dari 20.000 site ini memerlukan koordinasi lintas wilayah, dukungan tim lokal, serta proses optimisasi berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil selama proses migrasi dan integrasi berlangsung.
Kebutuhan modernisasi jaringan skala besar tidak terlepas dari lonjakan trafik data di Indonesia. Pertumbuhan e-commerce, pembayaran digital, layanan cloud, dan streaming video mendorong operator meningkatkan kapasitas dan stabilitas jaringan.
Dalam konteks tersebut, implementasi MOCN dinilai mampu mempercepat ekspansi layanan tanpa harus membangun infrastruktur secara terpisah di setiap lokasi.
Sebagai contoh dampak performa jaringan, layanan yang terkait dengan platform Facebook tercatat mengalami peningkatan throughput yang signifikan setelah optimalisasi infrastruktur terintegrasi dilakukan.
Peningkatan throughput merujuk pada kemampuan jaringan mentransmisikan data dalam jumlah lebih besar per satuan waktu, yang berpengaruh langsung terhadap kecepatan akses dan stabilitas layanan bagi pengguna akhir.

Senior Vice President & President of Global Service ZTE, Sun Fangping, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan sinergi tim kedua perusahaan serta dukungan pelanggan dan ekosistem layanan digital-intelligent ZTE.
Ia menyebut integrasi jaringan dalam waktu delapan bulan menjadi salah satu implementasi tercepat untuk proyek dengan skala nasional serupa.
Ke depan, ZTE akan melanjutkan kolaborasi untuk membangun jaringan berperforma tinggi yang siap mendukung kebutuhan digital Indonesia.
Dengan pengalaman industri lebih dari 40 tahun, ZTE mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kapabilitas operasional berskala besar.
Perusahaan juga mengusung strategi “Connectivity + Computing Power” yang menggabungkan konektivitas jaringan dengan kemampuan komputasi guna mendukung operasional berbasis kecerdasan dan efisiensi energi.
Strategi ini diterapkan melalui dukungan teknis lokal untuk memastikan keberlanjutan operasional di Indonesia.
Bagi XLSMART, proyek ini menjadi bagian dari agenda peningkatan kualitas layanan nasional.
Integrasi MOCN tidak hanya memperluas cakupan, tetapi juga menciptakan fondasi arsitektur jaringan yang lebih siap untuk evolusi 5G.
Dengan struktur jaringan yang lebih efisien dan terintegrasi, operator memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengelola spektrum, kapasitas, serta pengembangan layanan baru.
Kedua perusahaan menyatakan akan memperluas kolaborasi pada pengembangan 5G, manajemen jaringan cerdas, dan operasional berbasis kecerdasan.
Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia sekaligus menyiapkan infrastruktur jaringan yang adaptif terhadap kebutuhan layanan generasi berikutnya.
Baca Juga: Perang BTS 5G: Segini Jumlah Menara Milik Telkomsel, Indosat dan XLSmart



















































