Galaxy AI Kembangkan Kapabilitas Multi-Agent, Hadirkan Lebih Banyak Kebebasan dan Fleksibilitas bagi Pengguna

22 hours ago 11

TechDaily.idSamsung hari ini mengumumkan kelanjutan pengembangan Galaxy AI yang memperkuat visi perusahaan dalam membangun ekosistem multi-agent yang kaya, terbuka, dan terintegrasi.

Sesuai visi Samsung dalam memfokuskan AI untuk membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih sederhana, Galaxy AI dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai hal dengan lebih banyak kebebasan, fleksibilitas, dan kendali.

Temuan terbaru menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang menggunakan lebih dari satu agen AI berdasarkan kebutuhannya, seiring bertambahnya peran AI di keseharian. Hampir 8 dari 10 pengguna kini mengandalkan lebih dari dua jenis agen AI.

Menanggapi perubahan ini, Samsung terus mengembangkan Galaxy AI demi menghadirkan berbagai pilihan agen AI terintegrasi agar pengguna bisa memilih fungsi AI yang paling sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan kebiasaan mereka.

Galaxy AI sendiri dibuat untuk menghadirkan AI yang benar-benar terintegrasi di dalam sistem operasi perangkat. Alih-alih berjalan di dalam aplikasi terpisah, Galaxy AI beroperasi di seluruh sistem perangkat dengan memahami konteks dari pengguna, sehingga interaksi terasa lebih natural dan relevan.

Pendekatan Galaxy AI ini membuat pengguna tak perlu berpindah-pindah aplikasi atau mengulang-ulang perintah, karena Galaxy AI dapat bekerja di background. Dengan pendekatan tersebut, Samsung menghadirkan pengalaman dari layanan pendukung seperti Perplexity dengan tetap menjaga semuanya terintegrasi secara mulus di dalam ekosistem Galaxy.

Galaxy S Ultra

“Kami berkomitmen untuk membangun ekosistem AI yang terintegrasi, terbuka, dan inklusif, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan, fleksibilitas, dan kontrol untuk menyelesaikan berbagai hal yang kompleks dengan cepat dan mudah,” ujar Won-Joon Choi, President, Chief Operating Officer (COO) sekaligus Head of the R&D Office, Mobile eXperience (MX) Business, Samsung Electronics. “Galaxy AI berperan dalam menyatukan berbagai AI dalam satu pengalaman yang natural dan kohesif.”

Tren Asisten Digital Smartphone 2026 Makin Pintar, Natural, dan Paham Konteks

Masih ingat masa-masa di mana nyuruh asisten suara di HP rasanya kayak ngomong sama robot yang kurang tidur? Dulu, salah pelafalan sedikit saja, si asisten langsung menjawab, “Maaf, saya tidak mengerti maksud Anda”, atau malah membuka halaman pencarian Google secara random. Bikin emosi, kan?

Namun, lupakan semua pengalaman buruk itu. Memasuki kuartal pertama tahun 2026, lanskap smartphone global telah berubah total. Berkat integrasi Large Language Models (LLM) tingkat lanjut yang kini tertanam langsung di dalam cip ponsel, asisten digital bukan lagi sekadar fitur pajangan untuk memasang alarm atau mengecek cuaca.

Kini, mereka telah berevolusi menjadi asisten pribadi virtual sesungguhnya yang proaktif, cerdas, dan yang paling penting: bisa diajak ngobrol layaknya manusia normal!

1. Evolusi Terbesar: Paham “Konteks Layar” (On-Screen Awareness)

Perubahan paling revolusioner dari asisten digital generasi 2026—baik itu di ekosistem Android maupun iOS—adalah kemampuannya “melihat” apa yang sedang ada di layar HP kamu.

Sebagai contoh, kalau kamu lagi asyik scrolling TikTok atau Instagram dan melihat video resep makanan yang kelihatan enak, kamu nggak perlu lagi repot-repot mencatat bahan-bahannya. Kamu cukup panggil asisten digitalmu dan bilang, “Catat bahan-bahan masakan yang ada di video ini, masukin ke aplikasi Notes, dan buatin daftar belanjanya.” Dalam hitungan detik, asisten akan mengekstrak informasi dari video tersebut dan menyusunnya rapi di aplikasi catatanmu. Fitur Context Awareness ini sukses memangkas waktu multitasking secara drastis.

2. Dua Titan yang Mendominasi: Gemini vs Apple Intelligence

Tahun 2026 adalah panggung utama bagi dua raksasa teknologi untuk memamerkan “otak” AI mereka:

  • Gemini di Android: Google kini telah menggantikan Google Assistant lawas dengan Gemini secara menyeluruh di OS Android 16. Keunggulan utama Gemini adalah integrasi silang aplikasinya yang luar biasa. Kamu bisa menyuruh Gemini, “Tolong rangkum semua email dari bos gue minggu ini, terus buatin draf balasan kalau gue udah ngerjain tugasnya, dan jadwalin meeting di Calendar buat hari Jumat.” Gemini akan mengerjakan ketiga tugas beda aplikasi itu dalam satu tarikan napas perintah.
  • Apple Intelligence & Siri Reborn: Di kubu sebelahnya, Siri yang dulu sering diledek karena “kurang pintar” kini sudah glow-up maksimal berkat Apple Intelligence. Siri di iOS terbaru punya memori kontekstual yang kuat. Kalau kamu tanya, “Jam berapa pesawat nyokap mendarat?”, Siri akan otomatis mencari data tiket di email atau iMessage nyokap kamu tanpa perlu kamu kasih tahu detail penerbangannya secara spesifik.

3. Ngobrol Natural Tanpa Jeda (Conversational UI)

Satu hal yang bikin user experience asisten digital tahun ini terasa sangat futuristik adalah gaya bicaranya. Asisten AI di HP sekarang sudah mendukung full conversational UI (antarmuka percakapan).

Kamu bisa menginterupsi asisten saat dia sedang bicara. Misalnya, saat asisten membacakan rute navigasi, kamu bisa langsung memotongnya, “Eh tunggu, cariin rute yang lewatin kedai kopi dong, gue ngantuk nih.” Si asisten akan langsung beradaptasi secara real-time tanpa memintamu mengulang perintah dari awal. Intonasinya pun sudah sangat menyerupai manusia, lengkap dengan jeda napas buatan yang membuatnya terdengar natural.

4. NPU Bikin Privasi Makin Aman, Proses Makin Ngebut

Dulu, salah satu ketakutan terbesar menggunakan asisten AI adalah soal privasi. Orang takut suara dan data pribadi mereka dikirim dan disimpan di server perusahaan raksasa (Cloud).

Namun, di tahun 2026, hampir semua ponsel kelas menengah ke atas (mid-range hingga flagship) sudah dibekali cip NPU (Neural Processing Unit) generasi terbaru yang sangat powerful. Fungsinya? Untuk memproses data AI langsung di dalam HP kamu (On-Device AI), tanpa perlu koneksi internet!

Jadi, saat kamu menyuruh asisten untuk merangkum dokumen kerja yang sangat rahasia, prosesnya murni terjadi di dalam cip HP kamu sendiri. Data kamu tidak akan pernah terbang ke internet, sehingga privasi terjamin 100%, sekaligus bikin respons asisten jadi jauh lebih cepat alias tanpa loading.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |