Samsung Exynos 2700 Siap Produksi H2 2026: Era Baru Chipset 2nm untuk Galaxy S27 Series

18 hours ago 11

TechDaily.id – Samsung mempersiapkan Exynos 2700. Chip itu siap diproduksi pada H2 2026 dan siap menjadi era baru chipset 2nm untuk Galaxy S27 series.

Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan kabar terbaru dari raksasa elektronik asal Korea Selatan, Samsung. Setelah melalui berbagai dinamika persaingan yang ketat di pasar prosesor mobile, Samsung tampaknya siap melakukan comeback besar-besaran.

Berdasarkan laporan terbaru, Samsung dijadwalkan akan memulai produksi massal chipset andalan masa depan mereka, Exynos 2700, pada paruh kedua tahun 2026 (H2 2026), sebagaimana dikutip dari Gizmo China.

Langkah ini bukan sekadar pembaruan rutin tahunan. Exynos 2700 digadang-gadang akan menjadi titik balik strategi mobile Samsung, dengan target adopsi yang jauh lebih agresif pada lini flagship mereka berikutnya, yakni seri Galaxy S27.

Informasi yang bersumber dari laporan The Korea Economic Daily dan Kiwoom Securities ini memberikan sinyal kuat bahwa Samsung Foundry semakin percaya diri dengan teknologi fabrikasi terbaru mereka.

Bagi para penggemar teknologi dan pengguna setia Samsung, kabar ini membawa angin segar sekaligus rasa penasaran: Apakah Exynos 2700 akhirnya mampu menandingi atau bahkan mengungguli dominasi Qualcomm Snapdragon? Mari kita bedah lebih dalam detail teknis dan strategi di balik peluncuran ini.

Revolusi Fabrikasi: Teknologi 2nm Generasi Kedua (SF2P)

Kunci utama dari performa Exynos 2700 terletak pada “dapur” pembuatannya. Chipset ini dilaporkan akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm generasi kedua dari Samsung Foundry, yang dikenal dengan kode SF2P (Samsung Foundry 2nm Performance).

Transisi ke node 2nm adalah lompatan teknologi yang signifikan. Teknologi ini menggunakan struktur transistor Gate-All-Around (GAA) yang lebih canggih dibandingkan struktur FinFET tradisional. Dengan teknologi ini, Samsung menjanjikan efisiensi daya yang jauh lebih baik dan peningkatan performa komputasi yang masif.

Menariknya, laporan analis Park Yoo-ak menyebutkan bahwa tingkat keberhasilan produksi awal (initial yields) untuk proses SF2P ini telah mencapai angka sekitar 50%. Angka ini tergolong positif untuk sebuah teknologi yang masih dalam tahap pengembangan menuju produksi massal, menandakan bahwa Samsung telah menemukan solusi atas tantangan stabilitas produksi yang sempat menghantui generasi sebelumnya.

chipset exynos 2600 banner

Target Ambisius: Menguasai 50% Jantung Galaxy S27

Salah satu poin paling mengejutkan dari bocoran ini adalah target pangsa pasar internal Samsung. Exynos 2700 diproyeksikan akan menagai sekitar 50% dari total unit seri Galaxy S27 yang akan dirilis.

Ini adalah peningkatan yang sangat tajam jika dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagai perbandingan, chipset Exynos 2600 saat ini hanya digunakan pada sekitar 25% dari lini Galaxy S26, sementara varian tertingginya, Galaxy S26 Ultra, secara eksklusif menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 di seluruh pasar global.

Jika target 50% ini terealisasi, artinya Samsung akan mengurangi ketergantungannya pada Qualcomm secara signifikan. Strategi ini memiliki dua tujuan utama: kemandirian teknologi dan efisiensi biaya. Dengan memproduksi otak smartphone mereka sendiri, Samsung dapat mengontrol integrasi hardware dan software dengan lebih presisi, mirip dengan strategi yang dilakukan Apple dengan chip A-series mereka.

Bocoran Spesifikasi: Konfigurasi 10-Core yang Unik

Meskipun desain akhir baru diselesaikan pada tahun 2025, beberapa bocoran hasil uji coba (benchmark) awal telah memberikan gambaran mengenai keganasan spesifikasi Exynos 2700. Chipset ini dikabarkan akan mengusung arsitektur CPU 10-core dengan konfigurasi klaster yang sangat unik, yaitu 4+1+4+1.

Klaster Unik: Berbeda dengan konfigurasi standar (seperti 1+3+4), desain 4+1+4+1 ini kemungkinan besar dirancang untuk menyeimbangkan beban kerja berat (seperti gaming dan rendering video) dengan efisiensi daya untuk tugas sehari-hari.

GPU AMD Xclipse 970: Kolaborasi Samsung dengan AMD terus berlanjut. Exynos 2700 akan dibekali GPU baru berbasis arsitektur RDNA milik AMD, yakni Xclipse 970. Diharapkan GPU ini akan membawa fitur-fitur gaming kelas PC, seperti Ray Tracing yang lebih matang, ke dalam genggaman tangan.

Walaupun hasil tes awal menunjukkan kecepatan clock yang masih rendah, hal ini wajar mengingat chip tersebut masih dalam fase rekayasa (engineering phase). Performa final saat produksi massal diprediksi akan jauh lebih tinggi.

Exynos 2500

Dampak Ekonomi dan Strategi Bisnis

Langkah agresif Samsung dengan Exynos 2700 tidak hanya soal gengsi teknologi, tetapi juga soal profitabilitas perusahaan. Kiwoom Securities memprediksi bahwa divisi non-memori Samsung (yang mencakup bisnis prosesor) akan mencatat kenaikan pendapatan sebesar 21% secara year-over-year (YoY) menjadi 36,4 triliun won (sekitar $24,8 miliar) pada tahun depan.

Selain itu, laba operasional divisi ini juga diprediksi menyentuh angka 1,8 triliun won ($1,22 miliar). Dengan meningkatnya penggunaan Exynos di perangkat flagship mereka sendiri, Samsung tidak perlu membayar lisensi mahal atau membeli chip dalam jumlah besar dari pihak ketiga seperti Qualcomm, yang otomatis akan meningkatkan margin keuntungan penjualan Galaxy S27 series.

Samsung juga dikabarkan telah meminta para mitranya untuk mulai mempromosikan proses SF2P, sebuah indikasi kuat bahwa mereka sangat percaya diri dengan kesiapan produksi chip ini.

Rencana produksi Exynos 2700 pada paruh kedua 2026 adalah pertaruhan besar sekaligus harapan baru bagi Samsung. Dengan bekal teknologi 2nm SF2P, kolaborasi GPU dengan AMD, dan arsitektur CPU 10-core yang inovatif, Samsung memiliki semua ramuan yang dibutuhkan untuk kembali merajai pasar chipset mobile.

Bagi konsumen, persaingan ini adalah kabar baik. Kembalinya Exynos yang kompetitif berarti Qualcomm tidak bisa lagi memonopoli pasar performa, yang pada akhirnya akan mendorong inovasi lebih cepat dan harga yang lebih kompetitif. Kita tunggu saja apakah Galaxy S27 dengan Exynos 2700 nanti mampu membuktikan klaim-klaim hebat ini.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |